UEA Perintahkan 50% Operasi Pemerintah Berjalan dengan Agentic AI pada 2028

  • Uni Emirat Arab akan mengalihkan setengah operasi federalnya ke AI otonom dalam dua tahun.
  • Sheikh Mohammed menyebut AI sebagai mitra eksekutif baru pemerintah.
  • Semua pegawai federal akan menerima pelatihan AI wajib.
Promo

UAE mengumumkan arahan untuk mengalihkan 50% sektor, layanan, dan operasional pemerintah federal ke Agentic AI dalam dua tahun, sehingga menempatkan diri sebagai negara pertama yang menerapkan sistem otonom dalam skala sebesar itu.

Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri, mengungkapkan kerangka kerja ini dalam rapat Kabinet pada 23 April di bawah arahan Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Disponsori
Disponsori

Apa yang Termasuk dalam Rencana Agentic AI UAE

Berbeda dari alat digital konvensional, sistem Agentic AI dapat menganalisis data, membuat keputusan, mengeksekusi proses berjenjang, dan meningkatkan kinerjanya secara mandiri tanpa perlu intervensi manusia secara terus-menerus.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

UAE berencana menjadikan sistem ini sebagai mitra operasional yang terintegrasi dalam seluruh alur kerja pemerintah federal, dan Sheikh Mohammed menyebut langkah ini sebagai perubahan mendasar dalam cara kerja pemerintah.

“AI akan menjadi mitra eksekutif pemerintah kami untuk mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan layanan, mendorong efisiensi operasional, bahkan mengevaluasi hasil dan memperkenalkan perbaikan secara real time,” tulis sebuah kutipan dalam pengumuman yang mencantumkan Wakil Presiden dan Perdana Menteri, Sheikh Mohammed.

Disponsori
Disponsori

Arahan ini mencakup pelatihan AI wajib bagi semua pegawai federal. Para menteri dan direktur jenderal akan dievaluasi kinerjanya berdasarkan kecepatan adopsi, kualitas implementasi, dan seberapa efektif mereka mendesain ulang operasional berbasis AI.

Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan akan mengawasi pelaksanaan program ini, dan sebuah satgas khusus yang dipimpin oleh Mohammad Al Gergawi, Menteri Urusan Kabinet, akan bertanggung jawab atas eksekusinya.

Satu Dekade Fondasi AI

Pengumuman ini dibangun di atas infrastruktur yang sudah ada di UAE. Pada 2017, negara ini menjadi yang pertama menunjuk Menteri Negara untuk Kecerdasan Buatan dan meluncurkan Strategi AI 2031.

Penunjukan tersebut dilandasi keyakinan bahwa AI akan menjadi revolusi besar berikutnya, dan UAE ingin memanfaatkan keunggulan sebagai negara pertama yang bergerak.

“Kecerdasan Buatan adalah revolusi besar berikutnya di zaman kita – tujuan kami adalah menjadi salah satu negara paling maju dalam bidang ini,” ujar Sheikh Mohammed pada saat itu.

UAE kemudian membentuk kementerian khusus untuk AI, ekonomi digital, dan kerja jarak jauh pada tahun 2020.

Negara lain juga mengejar tujuan serupa. Jaringan KrattAI di Estonia dan inisiatif Smart Nation dari Singapura sama-sama mengintegrasikan agen otonom dalam layanan publik.

namun, belum ada pemerintah lain yang menetapkan ruang lingkup maupun tenggat waktu sebanding untuk menerapkan Agentic AI ke separuh operasi federalnya.

Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi insight ahli


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori