Venus Protocol, platform peminjaman terbesar di BNB Chain, telah membekukan aset jaminan di enam market tambahan setelah seorang penyerang memanfaatkan token THE milik THENA yang likuiditasnya rendah untuk menguras sekitar US$3,7 juta aset digital.
Peneliti keamanan mengidentifikasi alamat penyerang sebagai 0x1a35…6231, yang menerima 7.400 ETH dari crypto mixer Tornado Cash sebelum melakukan serangan tersebut.
Enam Pasar Dibekukan saat Venus Memburu Risiko Konsentrasi
Penyerang membangun posisi besar di THE sehingga membuat harga token itu naik dari sekitar US$0,27 menjadi hampir US$5, terang peneliti on-chain Weilin Li.
Aset jaminan yang melambung itu digunakan untuk meminjam sekitar 20 BTCB, 1,5 juta CAKE, dan 200 BNB sebelum likuidasi memicu penurunan harga kembali ke US$0,24.
Untuk menghindari batas suplai Venus, penyerang mentransfer token THE langsung ke kontrak vTHE, bukan melalui proses minting standar. Teknik ini dikenal sebagai celah pada platform peminjaman hasil fork Compound.
THENA menyatakan sistem keamanannya menemukan insiden tersebut sekitar pukul 12 siang UTC dan memastikan smart contract mereka tidak terganggu.
Venus mengonfirmasi adanya “aktivitas tidak biasa” di market THE dan CAKE.
Dalam tanggapannya, Venus menurunkan collateral factor menjadi nol pada Bitcoin Cash (BCH), Litecoin (LTC), Uniswap (UNI), Aave (AAVE), Filecoin (FIL), dan Trust Wallet Token (TWT).
Pembekuan ini menyasar market dengan kapitalisasi di bawah US$2 miliar, volume harian kurang dari US$100 juta, DEX TVL di bawah US$40 juta, serta konsentrasi jaminan oleh satu pengguna di atas 60%.
Venus menanggung utang macet dari sejumlah exploit sejak 2021, meliputi US$95 juta akibat manipulasi harga XVS dan US$14 juta karena kejatuhan Terra/LUNA. TVL Venus turun dari puncaknya di US$7 miliar menjadi sekitar US$1,47 miliar.