Kembali

Cara Membuat Crypto Bot Pertama Anda Secara Gratis — Tanpa Koding

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Harsh Notariya

22 Maret 2026 23.28 WIB
  • Vibe coding memungkinkan siapa saja membangun alat aset kripto kustom menggunakan AI tanpa keahlian pemrograman.
  • 30 menit saja yang dibutuhkan untuk melakukan deploy bot yang memantau 500 token dan mengirimkan alert Telegram.
  • Alur kerja yang sama dapat digunakan untuk pelacak whale, pemantau funding rate, dan pemindai sentimen.
Promo

Para trader yang sedang membuat alat AI mereka sendiri saat ini bukanlah seorang insinyur. Mereka hanyalah orang-orang yang memutuskan untuk mencoba. Jika kamu selama ini hanya melihat orang lain meluncurkan bot khusus, mengotomatisasi alur kerja, dan membicarakan vibe coding sambil kamu hanya scroll lewat saja, di sinilah semua itu bisa berubah.

Vibe coding menghilangkan jarak antara sebuah ide dan alat yang benar-benar bisa digunakan. Kamu cukup menjelaskan apa yang kamu inginkan ke AI, AI akan menulis kodenya, lalu kamu langsung bisa menjalankannya—tanpa perlu pusing sintaks, tutorial, atau kursus berbayar. Satu-satunya yang menghalangi kamu dari bot siap pakai pertama hanyalah waktu 30 menit.

Mari mulai dengan sesuatu yang simpel tapi bermanfaat. Sebuah bot alert harga aset kripto yang benar-benar berguna dalam alur kerja kamu.

Bot ini memantau 500 token tanpa henti dan akan langsung mengirim pesan ke Telegram milikmu kalau ada token yang bergerak 10% atau lebih dalam satu jam. Tapi, sebenarnya inti pembahasan di sini bukan soal botnya. Yang penting adalah alur kerja yang kamu pelajari saat membuatnya. Semua alat lain yang ingin kamu buat setelah ini—tracker whale, alert funding rate, pemantau sentimen—semuanya punya pola yang sama persis.

Ini adalah karya pertamamu. Segala kebutuhan lain akan menyusul kemudian.

Disponsori
Disponsori

Apa Saja yang Anda Butuhkan sebelum Memulai

Persiapannya hanya butuh empat hal:

  1. Sebuah komputer Mac atau Windows yang bisa tetap menyala,
  2. Akun Telegram di ponselmu,
  3. Python yang sudah terpasang di komputermu, dan
  4. Akses ke chatbot AI apa saja — Claude, ChatGPT, atau Gemini sama-sama bisa dipakai.

Python adalah bahasa pemrograman yang dipakai bot ini. Tapi, menariknya: kamu tidak perlu mempelajarinya.

Buka Terminal di Mac atau Command Prompt di Windows, ketik python3 --version (Mac) atau python --version (Windows), lalu tekan Enter. Kalau muncul nomor versi, berarti sudah siap. Kalau belum, kamu bisa minta bantuan chatbot AI milikmu untuk memasang Python di sistem operasimu, dan cukup ikuti instruksinya.

Tangkapan Layar Terminal MacBook | Sumber: BeInCrypto
Tangkapan Layar Terminal MacBook | Sumber: BeInCrypto

Langkah 1 — Buat Telegram Bot Anda

Buka Telegram dan cari @BotFather, alat resmi pembuat bot di Telegram. Kirim pesan /newbot.

BotFather akan meminta dua hal — nama tampilan (misalnya: Crypto Whale Alert) dan username (misalnya: my_crypto_alert_bot — harus berakhiran kata bot).

Alat BotFather Telegram | Sumber: BeInCrypto
Alat BotFather Telegram | Sumber: BeInCrypto

Setelah itu, BotFather akan membalas dengan kode panjang yang kira-kira seperti ini: 7123456789:AAHxyz-abc123def456. Ini adalah token bot kamu. Salin saja ke mana pun, bisa di catatan ponsel atau pesan ke dirimu sendiri—karena sebentar lagi akan dipakai.

Buka chat bot baru milikmu dan kirim pesan apa saja. Bot Telegram tidak bisa duluan men-chat kamu, jadi langkah ini wajib dilakukan supaya kamu bisa terima alert-nya.

Disponsori
Disponsori

Langkah 2 — Prompt AI Anda untuk Membangun Crypto Bot

Buka chatbot AI-mu dan jelaskan tepat apa yang diinginkan. Berikut contoh prompt yang bisa kamu pakai:

“Buatkan sistem alert harga aset kripto untuk saya. Sistem ini perlu memantau 500 token teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, mengirim notifikasi ke Telegram jika ada token yang bergerak 10% atau lebih dalam satu jam, menerapkan jeda dua jam per token untuk mencegah spam, dan berjalan otomatis di komputer saya secara gratis.”

Setelah menulis seluruh kodenya untuk kamu, biasanya AI langsung memberikan satu paket lengkap file. Di dalamnya ada:

  • deploy.md, panduan lengkap langkah demi langkah dalam bahasa sederhana
  • alert.py, skrip utama untuk mengambil harga dan mengirim notifikasi;
  • config.py, tempat menyimpan data Telegram dan pengaturan alert;
  • get_chat_id.py, skrip pembantu untuk mengambil chat ID Telegram kamu;
  • setup_mac.sh, skrip sekali klik untuk instalasi dan menjalankan bot;
  • com.crypto.whalealert.plist, file layanan latar belakang supaya bot langsung aktif setiap login;
  • requirements.txt, daftar library Python yang dibutuhkan bot ini;
Claude Menyiapkan Satu Set File untuk Membangun Bot Harga Kripto. Sumber: BeInCrypto
Claude Menyiapkan Satu Set File untuk Membangun Bot Harga Kripto | Sumber: BeInCrypto

Jika sesuatu tidak berjalan lancar, tempelkan pesan kesalahan ke dalam chat AI. AI akan menunjukkan dengan tepat bagian mana yang harus kamu perbaiki. Proses bolak-balik inilah yang menjadi inti dari alur debug.

Langkah 3 — Atur Kredensial Anda

Buat folder bernama crypto-alerts di komputermu, lalu pindahkan semua file yang sudah dihasilkan AI tadi ke dalam folder tersebut.

Buka file konfigurasi (config.py) dengan aplikasi teks apa saja. Cari dua kolom: satu untuk token bot Telegram-mu dan satu lagi untuk ID chat Telegram. Tempelkan token BotFather milikmu pada kolom pertama.

Untuk mendapatkan chat ID-mu, buka Telegram lalu cari @userinfobot. Mulailah chat dengan bot tersebut.

Bot itu akan langsung membalas dengan detail akunmu, termasuk chat ID. Salin nomor itu, tempelkan pada kolom kedua file konfigurasi, dan simpan.

Langkah 4 — Luncurkan Bot

Di Mac, buka Terminal dan jalankan dua baris berikut. Tekan enter setelah setiap baris.

Baris pertama memberi izin ke Mac-mu untuk menjalankan script tersebut. Baris kedua menjalankan script-nya. Kamu akan melihat proses pengecekan Python, instalasi yang dibutuhkan, lalu servisnya akan langsung berjalan.

Jika script berjalan sukses, kamu akan segera menerima pesan Telegram bertuliskan “Crypto Whale Alert is now running.” Inilah momennya. Kepuasan saat hasil karyamu akhirnya berjalan mulus.

Screenshot saja. Kamu layak mendapatkannya.

Pesan Telegram Crypto Whale Alert. Sumber: BeInCrypto
Pesan Telegram Crypto Whale Alert | Sumber: BeInCrypto

Setelah itu, bot akan mengecek harga setiap lima menit memakai CoinGecko API publik yang gratis. Setelah satu jam pengumpulan data awal, bot mulai membandingkan. Jika ada pergerakan krusial, dalam hitungan menit bot akan langsung mengirim alert ke HP-mu, menampilkan nama token, peringkat, arah, persentase perubahan, range harga, dan market cap.

Bot Alert Harga Kripto. Sumber: BeInCrypto
Bot Alert Harga Kripto | Sumber: BeInCrypto

Jika komputer-mu masuk mode sleep, maka alert pun akan terjeda. Di Mac, masuk ke System Settings, lalu Battery, dan matikan fitur sleep otomatis.

Di Windows, masuk ke Settings, pilih System, lalu Power, kemudian atur sleep ke mode “Never” ketika charger terpasang. Komputer desktop di kedua sistem biasanya memang tidak masuk sleep secara otomatis.

Namun, bagi trader yang ingin alert tetap berjalan 24 jam tanpa bergantung pada perangkat pribadi, Virtual Private Server (VPS) adalah solusi yang lebih bersih. Paket VPS paling dasar sekitar US$5 per bulan, mirip harga secangkir kopi, dan membuat bot berjalan tanpa henti tanpa peduli komputer pribadimu menyala atau tidak.

Apa yang Perlu Dibangun Selanjutnya

Bot alert harga ini merupakan pondasi, bukan batas akhir. Alur kerja coding vibe ini bisa kamu kembangkan menjadi alat trading yang lebih canggih hanya dengan mengganti prompt ke AI yang sama.

Contohnya, whale wallet tracker memantau pergerakan besar di alamat on-chain tertentu. Monitor funding rate memberi peringatan jika pasar futures perpetual mulai terlalu panas. Sementara pemindai sentimen sosial memantau jumlah penyebutan token di berbagai platform dan memperlihatkan lonjakan volume sebelum harga berubah.

Semuanya mengikuti pola yang sama: jelaskan masalahnya, terima kodenya, langsung jalankan dalam satu sesi.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, pernah mendorong trader aset kripto yang belum pernah ngoding untuk mencoba vibe coding, karena menurutnya industri ini tengah bergeser dari era eksekusi ke era penuh imajinasi.

Tapi penipu dan pihak jahat sering menyasar industri aset kripto. Aplikasi yang dibangun sepenuhnya dengan vibe coding sangat berpotensi memiliki celah keamanan.

Namun, jika hanya alert bot pribadi yang berjalan lokal tanpa menyimpan kredensial keuangan sensitif, resiko tetap rendah. Untuk aplikasi yang akan menghubungi exchange API key atau wallet, mintalah AI untuk mengaudit kode keamanan sebelum bot dijalankan.

Vibe coding itu bukan keahlian teknis, melainkan kebiasaan.

Bot inilah langkah pertamamu membangun kebiasaan tersebut. Trader yang akan memiliki alat kustom paling berguna dalam enam bulan ke depan adalah mereka yang mulai membangunnya hari ini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori