Volume trading perpetual real-world asset (RWA) turun 13,5% di bulan Agustus menjadi US$122 miliar, menandai penurunan bulanan pertama segmen ini sejak Januari 2026, menurut CryptoRank.
Koreksi ini memutus tren pertumbuhan selama enam bulan berturut-turut. Hal ini terjadi pada periode yang sama saat pasar aset kripto melangsungkan reli terluas pada tahun 2026, dengan 83% dari 100 aset teratas mencatatkan kenaikan harga.
Mengapa Trader Meninggalkan Pasar Aset Tertokenisasi
Perpetual real-world asset (RWA) memenuhi kekosongan pada semester pertama tahun 2026. Pasar aset kripto sendiri sepi. Fear and Greed Index berada di bawah 51 selama 217 hari berturut-turut hingga 20 Agustus, dan Bitcoin (BTC) menutup empat dari enam bulan pertama dengan harga lebih rendah.
Trader di perpetual decentralized exchange yang menginginkan aksi harga beralih ke saham, komoditas, dan indeks yang tertokenisasi. Permintaan itu tumbuh setiap bulannya, mengangkat volume dari US$23,1 miliar pada Januari menjadi rekor US$141 miliar di bulan Juli.
Bulan Agustus mengubah situasi ini. Bitcoin mencetak imbal hasil 25%, menjadi Agustus terkuat sejak 2017, sementara Ethereum (ETH) naik 32,5%. Breadth juga semakin meluas, dengan 70 dari 84 aset non-stablecoin di 100 besar berakhir lebih tinggi.
CryptoRank mengaitkan penurunan RWA secara langsung dengan perubahan tersebut.
“Begitu aset utama mulai menawarkan beta arah lagi, trader perp DEX tidak lagi membutuhkan real-world asset untuk mencarinya,” terang laporan tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Saham Tertokenisasi Kini Pimpin Kategori RWA
Komposisi pasar yang tersisa justru memperlihatkan cerita berbeda di balik angka utama. Saham publik kini menjadi kategori perpetual RWA terbesar.
Di Hyperliquid, saham tertokenisasi menyumbang 67% dari volume HIP-3 di bulan Agustus. Volume di segmen ini juga masih lebih dari lima kali lipat level Januari, jadi koreksi ini sekadar memangkas lonjakan tajam, bukan menghapusnya.
Exchange juga membaca permintaan yang sama. Listing exchange terpusat baru meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 199 pada Agustus dari 98 di Juli, dan CryptoRank mengaitkan sebagian kenaikan ini dengan saham tertokenisasi yang masuk ke bursa terpusat.
Bulan September kini akan menentukan arah selanjutnya. Jika volume RWA stabil sementara pasar aset kripto terus reli, penurunan Agustus sekadar rotasi. Jika tetap turun, berarti segmen ini hanya meminjam trader bukan membangunnya.
Langganan kanal YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi insight dari para ahli









