Monero (XMR) secara resmi mencatat rekor harga tertinggi baru setelah menyentuh US$598. Kapitalisasi pasarnya juga sudah melewati US$10 miliar untuk pertama kali. Banyak analis tetap optimistis dan percaya bahwa pergerakan naik ini baru saja dimulai.
Trader veteran Peter Brandt menambah semangat pasar dengan membandingkan perilaku harga XMR dengan pergerakan harga perak.
SponsoredMungkinkah Monero Menjadi “Perak” di Pasar Aset Kripto?
Pada 12 Januari, data harga dari BeInCrypto menunjukkan bahwa Monero (XMR) telah melonjak lebih dari 30% sejak Sabtu sebelumnya. Pada saat itu, XMR diperdagangkan di atas US$585 dengan kapitalisasi pasar melebihi US$10,7 miliar.
Volume perdagangan juga naik ke atas US$300 juta, yang menjadi level tertinggi selama sebulan terakhir. Pergerakan ini mendorong XMR melewati rekor tertinggi siklus sebelumnya di US$515. Beberapa analis percaya reli ini berpotensi berlanjut.
Sponsored Sponsored“Harga terus bergerak naik secara agresif. Saat ini harga menembus level resistance sebelumnya dengan momentum kuat dan koreksi minimal. Struktur tetap sangat bullish. Pembeli selalu masuk setiap ada penurunan harga, dan belum ada tanda-tanda distribusi yang jelas,” komentar analis 0xMarioNawfal .
Peter Brandt membandingkan aksi harga XMR dengan breakout historis perak. Ia menganalisis grafik bulanan XMR dan membandingkannya dengan grafik kuartalan perak.
Kedua aset ini pernah menunjukkan dua puncak besar di masa lalu yang membentuk garis tren resistance jangka panjang. Perak kemudian berhasil menembus garis tren tersebut dan membentuk ‘god candle’ yang sangat kuat.
Seperti biasanya, Brandt tidak memberi target harga pasti untuk XMR. Tapi, perbandingan ini menunjukkan bahwa candle besar serupa bisa saja muncul di grafik bulanan XMR jika berhasil menembus garis tren tersebut.
Dominasi XMR juga telah naik ke level tertinggi sejak 2023. Indikator ini mengukur pangsa pasar XMR terhadap total kapitalisasi pasar aset kripto.
Sponsored SponsoredHarga XMR sudah mencetak rekor tertinggi, sementara dominasi tetap relatif rendah. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa masih ada potensi kenaikan. Situasi ini juga mengindikasikan kemungkinan adanya rotasi modal dari altcoin lain ke XMR.
Monero Bisa Dapat Perhatian di Tengah Ketegangan Geopolitik
Monero punya beberapa alasan kuat untuk mengungguli pasar pada 2026. Laporan terbaru BeInCrypto menyoroti setidaknya tiga pendorong utama, seperti meningkatnya permintaan privasi seiring penegakan pajak yang makin ketat, serta pergeseran kepercayaan investor usai tim Zcash mengecewakan para holder-nya.
SponsoredKetegangan geopolitik juga bisa menjadi faktor pendorong yang kuat.
Tether baru-baru ini membekukan lebih dari US$182 juta USDT pada lima wallet Tron yang terkait dengan aktivitas keuangan ilegal. Laporan dari TRM Labs menyampaikan bahwa USDT berbasis Tron di gunakan dalam arus dana yang berhubungan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran. Lebih dari US$1 miliar mengalir lewat perusahaan yang terdaftar di Inggris.
Iran juga menggunakan lebih dari US$2 miliar aset kripto untuk mendanai kelompok milisi proksi dan menghindari sanksi.
Saat stablecoin dan altcoin non-privat bisa dipantau serta di bekukan, modal biasanya mencari jalur yang lebih aman. Di situasi seperti ini, Monero sepertinya akan menjadi pilihan utama.
Bagaimana pendapat Anda tentang potensi lonjakan harga XMR yang diprediksi akan meniru jejak komoditas perak ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!