Harga XRP naik sekitar 1% dalam 24 jam terakhir, tapi pergerakan ini sendiri sebenarnya belum berarti banyak. Hal yang lebih penting adalah apa yang terjadi di balik layar.
Trader jangka pendek mulai keluar, sementara holder jangka menengah mulai masuk, dan arus exchange-traded fund (ETF) XRP juga diam-diam sudah kembali positif. Perubahan-perubahan ini bersama-sama sedang membentuk potensi efek domino, di mana satu pemicu teknikal kecil bisa memicu pergerakan jauh lebih besar. Bahkan, ada peluang XRP mendekati level yang pernah tercapai tahun lalu.
Keyakinan Mulai Gantikan Spekulasi saat Holder XRP Bergerak
Salah satu perubahan paling jelas terlihat pada HODL waves XRP. HODL Waves adalah metrik yang menunjukkan berapa lama koin sudah di-hold, sehingga membantu membedakan antara trader jangka pendek dan holder berkeyakinan jangka panjang.
SponsoredDalam sebulan terakhir, pasokan spekulatif turun drastis. Holder dalam grup 1 hari hingga 1 minggu turun dari sekitar 1,5% pasokan jadi 0,76% antara 9 Januari hingga 26 Januari.
Grup 1 minggu sampai 1 bulan turun dari 5,71% menjadi sekitar 2,07% dalam sebulan, dimulai 27 Desember. Sementara itu, holder jangka lebih panjang justru melakukan hal sebaliknya.
Ingin insight token seperti ini? Daftar untuk Newsletter Kripto Harian yang diedit oleh Harsh Notariya di sini.
Kelompok holder 6 bulan hingga 12 bulan naik dari 19,5% jadi 22,3%. Selain itu, grup 1 tahun hingga 2 tahun juga meningkat, dari 11,73% menjadi 11,92%.
Hal ini penting karena uang spekulatif biasanya keluar saat harga turun ke titik rendah, sementara holder berkeyakinan cenderung membangun posisi secara diam-diam. Arus ETF XRP, salah satu indikator keyakinan terbesar, mendukung pandangan ini. setelah mengalami arus keluar bersih minggu lalu, minggu ini justru mulai positif lagi, menandakan ada uang baru yang masuk.
Simpelnya, uang yang bergerak cepat keluar, dan uang yang sabar mulai masuk.
Grafik Harga Mengungkap Domino Setup, Bukan Breakout Instan
Pada chart harga, XRP sedang membentuk struktur inverse head-and-shoulders besar yang dimulai awal November. Sekilas, formasi ini seperti tidak masuk akal karena garis neckline berada jauh di atas harga saat ini.
Dari posisi sekarang, XRP perlu naik sekitar 31% hanya untuk mencapai neckline. Jika breakout terjadi, potensi kenaikannya sekitar 33%.
Itu memang terdengar jauh, tapi efek domino tidak mulai dari neckline. Pemicu utamanya adalah momentum. XRP baru-baru ini kehilangan EMA 20 harinya pada 17 Januari. Exponential moving average (EMA) ini memberi bobot lebih pada harga terbaru serta membantu memantau kekuatan tren jangka pendek.
Untuk merebut kembali EMA 20 hari, XRP hanya butuh kenaikan sekitar 3–4% dalam satu hari. Terakhir kali XRP berhasil kembali ke EMA ini, pada 2 Januari, harga reli hampir 26%. Dorongan seperti itu bisa mendorong XRP lebih cepat menyentuh neckline.
SponsoredDukungan momentum sudah mulai muncul lewat RSI. Relative Strength Index (RSI) mengukur apakah momentum harga sedang menguat atau melemah.
Antara akhir November hingga 25 Januari, harga XRP membentuk lower low, sementara RSI justru membentuk higher low. Bullish divergence seperti ini sering menandakan tekanan jual mulai berkurang, bahkan sebelum harga benar-benar naik.
Seperti inilah domino mulai bergerak:
RSI stabil → EMA reclaim terjadi → momentum mulai terbentuk → neckline mulai berperan → neckline pecah, mengaktifkan breakout.
Akumulasi Whale Mendukung Domino Harga Akhir XRP Menuju US$3,30
Holder besar nampaknya sedang mempersiapkan diri untuk urutan tersebut. Contohnya, wallet yang memegang antara 10 juta sampai 100 juta XRP meningkatkan saldo gabungan mereka dari sekitar 11,16 miliar menjadi 11,19 miliar token setelah 25 Januari.
Sponsored SponsoredPembelian ini pun dimulai tak lama setelah divergensi bullish terlihat, yang mengisyaratkan whale merespons perubahan momentum yang sama seperti di grafik. Akumulasi yang terjadi memang terbilang hati-hati, tidak agresif, tetapi tetap sesuai dengan tren keyakinan yang lebih luas.
Dari titik ini, level harga jadi sangat penting.
Harga XRP pertama-tama harus merebut kembali EMA 20 hari. Di atasnya, resistance ada di kisaran US$2,05 dan US$2,20. Jika menembus dan bertahan di atas US$2,52, neckline akan kembali jadi fokus utama.
Jika neckline pecah, efek domino akan selesai dan membuka jalan menuju US$3,30 (tepatnya US$3,34), yaitu proyeksi jarak 33% dari kepala ke neckline. Selain itu, level ini juga sempat dicapai XRP pada Oktober tahun lalu seperti yang disebut di level harga XRP.
Struktur akan melemah di bawah US$1,80 dan sepenuhnya tidak valid di bawah US$1,76.
Saat ini, XRP memang belum breakout. Tapi urutan menuju breakout itu sedang diam-diam terbentuk.