Pelaku kejahatan menguras sekitar 11,7 juta XRP dari ribuan pengguna D’CENT App Wallet. Pencurian yang nilainya mendekati US$20 juta ini terjadi antara 15 hingga 20 September. XRPL.to merilis kronologi forensik on-chain terkait kasus ini.
Operasi ini berlangsung dalam enam gelombang terpisah. Serangan ini menghantam total 6.678 wallet yang kuncinya sudah dikuasai pelaku lebih dulu.
Bagaimana Serangan Sebenarnya Terjadi
Seseorang secara manual menguras delapan wallet, masing-masing berisi lebih dari 99.999 XRP, hanya dalam waktu satu jam pada 15 September. Setelah itu, sebuah script otomatis menyapu total 1.682 wallet pada hari yang sama.
Lima gelombang berikutnya terjadi hingga 20 September. Di setiap gelombang, pelaku selalu menggunakan script, alat manual, dan kunci curian yang sama.
Pelaku tidak hanya sekadar mentransfer dana. Mereka bahkan menghapus 5.001 akun sepenuhnya demi mengambil saldo cadangan yang tersisa, XRPL.to laporkan.
Menariknya, 2.470 dari wallet tersebut sebelumnya belum pernah terkena sweep. Fakta itu mengindikasikan pelaku kemungkinan mengantongi daftar kunci yang lebih luas daripada yang terlihat saat kasus berlangsung.
Follow kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung.
Dana hasil curian berpindah dengan sangat cepat. Sekitar 5,6 juta XRP masuk ke Ethereum melalui THORChain. Sisa dana lainnya dialirkan melalui exchange, termasuk Binance, dan juga layanan seperti unionchain.ai serta NEAR Intents.
Setiap sweep biasanya langsung sampai ke off-ramp hanya dalam hitungan jam, sehingga mempersempit peluang membekukan dana curian. Sampai 21 September, sekitar 1,3 juta XRP masih tersimpan di wallet pelaku.
Kenapa Pengguna D’CENT Sangat Berisiko?
D’CENT mengonfirmasi adanya transfer tidak normal yang menyerang App Wallet mereka pada 16 September. Pihak perusahaan menegaskan bahwa hardware wallet masih aman. D’CENT lalu meminta pengguna untuk segera memindahkan dana mereka, meski hingga kini belum ada kepastian soal penggantian kerugian.
Menariknya, tidak ada exploit pada XRP Ledger yang menyebabkan insiden ini. Setiap sweep dilakukan dengan tanda tangan sah dari private key wallet korban. Artinya, masalah terjadi karena kunci privat terekspos, bukan akibat celah pada jaringan.
Analisis tim XRPL.to menemukan operasi ini menggunakan script dan pola biaya yang sama di tiap gelombang serangan. Pola tersebut sangat mengindikasikan satu aktor yang terkoordinasi mengatur seluruh aksi. Peneliti keamanan kini menyarankan satu langkah penting.
Siapa saja yang pernah menggunakan D’CENT App Wallet sebaiknya segera memindahkan dana ke wallet baru. Cara pasti bagaimana kunci privat bocor sendiri masih belum terungkap hingga saat ini.
XRP diperdagangkan mendekati harga US$1,49 pada waktu publikasi. Angka tersebut berarti turun 6% dalam 24 jam terakhir menurut data BeInCrypto. Kapitalisasi pasar token ini ada di kisaran US$93,82 miliar, menempati urutan kelima di antara seluruh aset kripto.
Subscribe channel YouTube kami untuk menonton wawancara pemimpin industri dan jurnalis seputar insight ahli.









