XRP telah mengalami koreksi setelah reli minggu lalu, namun struktur di balik harganya masih positif. Pola inverse head-and-shoulders klasik sedang terbentuk, dan potensi kenaikan proyeksinya tetap sekitar 34% apabila setup harga XRP selesai terbentuk seiring meningkatnya tekanan beli.
Meski begitu, perilaku on-chain menunjukkan bahwa tidak semua pembeli memiliki karakter yang sama. Beberapa akumulasi mendukung kemungkinan breakout, sementara pola pembelian lainnya justru meningkatkan risiko jangka pendek. Setup breakout nampaknya memungkinkan, namun kombinasi para pelaku pasar bisa menentukan apakah harga XRP mampu breakout secara mulus atau malah kembali tertahan.
SponsoredStruktur Chart Masih Mendukung Breakout Attempt
Penurunan harga XRP baru-baru ini sedang bergerak untuk membentuk bahu kanan dari pola inverse head-and-shoulders. Struktur ini terbentuk ketika tekanan jual melemah setelah mencapai titik rendah, dan pembeli perlahan-lahan kembali menguasai pasar. Selama harga tetap berada di atas US$1,77, polanya masih valid. Jika harga berhasil menembus neckline, target kenaikan bisa mencapai 34%, yakni mendekati US$3,34.
Pendorong teknikal utama juga sedang terbentuk saat ini. Rata-rata pergerakan eksponensial (exponential moving average/EMA) 20 hari mulai mendekati EMA 50 hari, membentuk golden crossover.
Exponential moving average (EMA) memberikan bobot lebih pada harga terbaru, sehingga lebih responsif terhadap perubahan tren dibandingkan dengan simple moving average.
Ketika rata-rata jangka pendek bergerak di atas yang lebih panjang, biasanya menandakan momentum yang makin kuat dan tren yang mulai stabil. Crossover ini terbentuk saat XRP konsolidasi, yang biasanya lebih mendukung kelanjutan tren dibanding breakdown.
Ingin insight token harian seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.
Data momentum juga memperkuat pandangan ini. MFI, atau Money Flow Index, yang melacak apakah dana mengalir masuk atau keluar dari suatu aset, terus naik bahkan saat harga turun sejak awal November.
Sponsored SponsoredHal ini menunjukkan bahwa setiap koreksi tetap menarik minat beli. Singkatnya, permintaan secara perlahan sudah terbangun di balik layar meski harga mengalami pullback.
Akumulasi Whale Mendukung Harga, tapi Timing Penting
Data on-chain menunjukkan bahwa ada dua kelompok holder besar (whale) yang aktif membeli XRP. Wallet yang memegang antara 1 juta hingga 10 juta XRP meningkatkan saldo dari sekitar 3,54 miliar token menjadi 3,55 miliar token setelah 5 Januari. Mungkin pertambahannya tampak kecil, tapi konsistensi adalah poin utamanya. Grup ini tetap menambah kepemilikan bahkan saat harga turun, menandakan keyakinan yang teguh.
Holder yang lebih besar, yakni yang memiliki 10 juta hingga 100 juta XRP, justru bertindak berbeda. Mereka mengurangi kepemilikan selama reli, kemungkinan besar untuk ambil keuntungan, namun mulai membeli lagi saat pola bahu kanan mulai terbentuk. Kepemilikan mereka meningkat dari sekitar 11,07 miliar XRP menjadi 11,13 miliar XRP, atau tambahan kira-kira 60 juta token. Pada harga saat ini, nilai akumulasi ulang itu setara dengan sekitar US$130 juta.
SponsoredWaktu mereka membeli juga penting. Holder besar kini tidak lagi mengejar kenaikan harga. Mereka justru membeli saat harga konsolidasi. Perilaku seperti ini biasanya memperkuat pola-pola struktural seperti inverse head-and-shoulders.
Risiko Harga XRP Datang dari Pembeli Jangka Pendek?
Risiko utama terhadap potensi breakout XRP sebenarnya bukan berasal dari pola whale, melainkan dari lonjakan partisipasi jangka pendek yang terlalu cepat.
Data HODL Waves (kelompok pemilik berdasarkan lama waktu kepemilikan) memperlihatkan bahwa holder sangat jangka pendek—yang memegang XRP satu hari hingga satu minggu—telah meningkatkan porsi suplai secara tajam sejak 30 Desember. Porsinya naik dari sekitar 0,6% menjadi sekitar 1,33% dari total suplai yang beredar. Holder seperti ini cenderung sangat responsif terhadap pergerakan harga. Mereka kerap membeli saat breakout dan segera menjual ketika harga terkoreksi, sehingga bisa memicu tekanan selama masa konsolidasi.
Perilaku ini bisa memperlambat breakout yang mulus. Saat holder jangka pendek mendominasi aktivitas, harga sering kali kesulitan untuk menembus resistance tanpa beberapa kali percobaan.
Dari sudut pandang harga, levelnya sudah jelas. XRP membutuhkan penutupan harian yang bersih di atas US$2,46 untuk menantang resistance, dan konfirmasi di atas US$2,54 akan memvalidasi breakout. Itu akan membuka jalan menuju US$3,19 dan kemungkinan ke US$3,34, sejalan dengan proyeksi naik 34%.
Di sisi bawah, penutupan harian di bawah US$2,13 akan melemahkan momentum dan menunda pergerakan. Di bawah level itu, support ada di sekitar US$1,95 dan US$1,77, di mana pola masih tetap bertahan meski semakin tertekan.
Setup XRP cukup kuat, dan akumulasi nyata memang sedang terjadi.
Tapi kualitas pembeli sama pentingnya dengan jumlahnya. Jika pembeli jangka panjang tetap aktif dan penjualan jangka pendek mulai mereda, breakout punya peluang untuk terjadi sepenuhnya.