Pasar kripto membuka pekan ini dengan nada bearish, di mana Bitcoin merosot ke bawah level US$98.000 pada titik terendah intraday hari Senin (27/1). Tekanan jual ini juga menjalar ke altcoin, yang banyak di antaranya tengah mengalami koreksi dramatis. Beruntung, di balik tren turun ini, peluang baru mulai bermunculan.
BeInCrypto telah mengidentifikasi 3 altcoin yang patut dipantau, karena berpotensi menawarkan peluang menjanjikan bagi investor meski di tengah kondisi pasar yang menantang.
Celestia (TIA)
TIA turun 12% dalam 24 jam terakhir dan saat ini diperdagangkan di harga US$3,96. Meski terkoreksi, altcoin ini masih bertahan di atas level support krusial US$3,88, yang menjadi kunci untuk mencegah pelemahan lebih lanjut.
Celestia tengah mempersiapkan pengenalan blok 8 MB ke mainnet mereka, sebuah fitur yang sebelumnya telah diuji coba di Arabica testnet sejak Desember 2024. Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan throughput data secara signifikan, yang berpotensi menarik lebih banyak investasi besar serta meningkatkan kepercayaan pasar pada prospek jangka panjang altcoin ini.
Jika TIA berhasil memantul dari level support US$3,88, harganya dapat merangkak naik ke US$4,50. Mencapai level ini sangat penting dalam rangka membalikkan kerugian baru-baru ini serta menghidupkan kembali minat investor. Pada gilirannya, ini bisa membuka peluang untuk momentum kenaikan baru dalam beberapa hari mendatang.
Shiba Inu (SHIB)
Harga Shiba Inu ambruk 11% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di US$0,00001776. Adapun aksi turun ini telah menyeret meme coin ini kembali ke rentang konsolidasi di kitaran US$0,00001961 hingga US$0,00001676. Saat ini, kalangan investor memantau dengan cermat tanda-tanda pemulihan maupun potensi drop lebih lanjut.
Tren turun harga ini menghadirkan peluang bagi investor untuk membeli di harga rendah (buy the dip), dengan potensi pemulihan yang didukung oleh sentimen pasar yang positif. Jika kondisi pasar secara keseluruhan membaik, harga Shiba Inu bisa kembali naik menuju level resistance US$0,00001961, yang berpotensi menandai awal dari tren naik baru.
Akan tetapi, jika Shiba Inu tetap terjebak dalam rentang konsolidasi saat ini, maka upaya pemulihan bisa jadi tertunda. Stagnasi yang berkepanjangan akan membuat SHIB rentan tergelincir ke bawah US$0,00001676, yang dapat semakin mengikis kepercayaan investor dan memperlambat peluang rebound.
EigenLayer (EIGEN)
Salah satu altcoin utama yang patut masuk watchlist yakni EigenLayer. Harga EIGEN drop hampir 14% pada grafik harian dan kini diperdagangkan di US$2,41. Walau terpeleset, aset crypto ini masih berhasil bertahan di atas level support krusial US$2,35. Para investor terus memantau apakah EIGEN mampu mempertahankan level support ini di tengah volatilitas pasar yang sedang berlangsung.
EIGEN berisiko menguji rekor harga terendahnya (all-time low / ATL) di US$2,14 jika tren turun berlanjut. Namun, peluncuran Rewards V2 EigenLayer yang akan datang juga berpeluang mengubah sentimen pasar. Upgrade protokol ini bertujuan meningkatkan fleksibilitas serta efisiensi dalam ekosistem, menandai tonggak penting dalam tata kelola proyek ini.
Jika EIGEN kehilangan level support US$2,35, kemungkinan besar harga akan terjun bebas ke US$2,14, yang bakal menunda harapan akan rebound lebih lanjut. Tren turun ini akan membatalkan prospek bullish yang ada, meningkatkan kekhawatiran di kalangan investor. Beberapa hari ke depan akan menjadi momen penentu apakah EIGEN mampu stabil ataukah terus mengalami penurunan lebih lanjut.
Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin untuk masuk watchlist di pekan terakhir Januari 2025 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.