Lihat lebih banyak

Analis Ini Beberkan Strategi Dapat 100 Airdrop dengan Modal Staking Altcoin, Simak Selengkapnya!

3 mins
Oleh Bary Rahma
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Seorang analis kripto, dengan nama pengguna X (Twitter) Rekt Fencer, berbagi panduan untuk staking altcoin di berbagai ekosistem. Ia menarget lebih dari 100 airdrop bernilai lebih dari US$1 juta.
  • Strategi ini meliputi staking di ekosistem Celestia, Injective, Cosmos, Pyth, Eigenlayer, Sui, Sei, dan Aptos, masing-masing dengan rekomendasi yang spesifik.
  • Walaupun strategi ini menjanjikan, tetap butuh pemahaman mendalam tentang ekosistem dan juga kesadaran akan risiko. Ini mengingat volatilitas pasar dan juga kompleksitas teknologi yang terlibat.
  • promo

Di pasar kripto, muncul sebuah strategi baru yang menjanjikan keuntungan signifikan bagi investor yang cerdik. Seorang analis terkenal baru-baru ini telah membagikan panduan komprehensif untuk staking sekelompok altcoin pilihan, yang berpotensi menghasilkan lebih dari 100 airdrop bagi mereka yang menjalankannya.

Walaupun strategi ini relatif baru dan belum sepenuhnya teruji, potensi yang ditawarkannya menjadikannya subjek menarik untuk diselidiki dan dipelajari oleh investor, baik dari segi kepraktisan maupun keuntungan potensialnya.

Daftar Altcoin dengan Janji Airdrop

Seorang analis kripto dengan nama pengguna X (Twitter) Rekt Fencer bermaksud mengambil keuntungan dari sejumlah ekosistem blockchain yang berpotensi memberikan lebih dari “100 airdrop bernilai lebih dari US$1 juta tahun ini”,

Khusus untuk ekosistem Celestia, Fencer merekomendasikan staking TIA melalui Keplr Wallet dan MilkyWay, dengan syarat minimum staking adalah 2 TIA. Strategi ini bertujuan untuk memanfaatkan pertumbuhan jaringan Celestia.

Airdrop TIA saat ini tengah menarik banyak perhatian. Sampai sekarang, sudah ada 4 airdrop yang terkonfirmasi: Dymension (DYM), MilkyWay (MILK), Movement (MOV), dan Doki (DOKI),” tegas Rekt Fencer.

Di sisi lain, untuk ekosistem Injective, strateginya adalah dengan menjalankan staking INJ melalui Keplr Wallet. Di samping itu, Fencer juga menyarankan pengguna untuk mendelegasikan token ke Black Panther dan Protokol Talis, serta terlibat dalam proyek-proyek seperti Helix dan Protokol Hydro. Pendekatan ini bertujuan untuk memanfaatkan platform trading yang kokoh dan penawaran yang beragam dari Injective.

“Injective naik 1.600% dan sukses besar tahun ini, mengungguli performa SOL, BNB, dan ATOM. Namun, ketika Anda melihat ekosistemnya, rasanya masih sangat awal, dan mayoritas proyeknya masih berada di testnet. Ini adalah waktu yang tepat bagi proyek-proyek ini untuk menerbitkan token mereka dan berpotensi menggelar airdrop,” ujar pengguna X lainnya, Pepesso.

Performa Harga Injective (INJ) | Sumber: TradingView
Performa Harga Injective (INJ) | Sumber: TradingView

Tak ketinggalan, ekosistem Cosmos juga menyediakan strategi yang lebih bervariasi. Strategi ini melibatkan staking beberapa token, termasuk ATOM, OSMO, TIA, JUNO, SEI, dan KUJI melalui Keplr Wallet. Pendekatan yang beragam ini berpotensi menghasilkan reward dari sejumlah sumber di dalam jaringan-jaringan Cosmos yang saling terhubung.

Sementara itu, bagi para penggemar ekosistem Pyth, Rekt Fencer menyarankan staking minimal 100 PYTH di dApp Pyth. Selain itu, dia juga merekomendasikan untuk berpartisipasi dalam trading di platform seperti Drift Protocol dan Parcl. Metode ini memanfaatkan umpan data pasar real-time Pyth dan daftar proyek ekosistemnya yang terus bertambah.

“Pyth mendominasi sebagai jaringan oracle terbesar dan paling cepat berkembang, memfasilitasi lebih dari 140 dApp. Tidak mengherankan jika dApp tanpa token yang didukung oleh teknologi PYTH akan menggunakan staking PYTH sebagai kriteria utama untuk airdrop mereka.”

Ada Lebih Banyak Airdrop yang Menanti

Untuk ekosistem EigenLayer, strategi yang direkomendasikan meliputi restaking ETH di Eigen Layer dan staking di platform seperti Kelp DAO dan Swell. Sementara untuk ekosistem Sui, strateginya mencakup staking lebih dari 50 SUI di berbagai platform, termasuk Scallop dan NAVI Protocol, serta terlibat dengan dApp seperti KriyaDEX. Pendekatan ini bertujuan untuk memanfaatkan kinerja yang tinggi dari deretan blockchain ini untuk meraih keuntungan yang signifikan.

Selanjutnya, untuk ekosistem Sei, Fencer merekomendasikan staking SEI di platform seperti Yaka Finance dan Kawa, serta melakukan trading di vDEX.ai. Terakhir, ia menyarankan untuk staking lebih dari 5 APT di platform seperti Amnis Finance dan Pontem Lumio dalam ekosistem Aptos. Strategi ini dirancang untuk mendapatkan keuntungan dari infrastruktur yang skalabel (scalable) dan ekosistem DeFi.

“Aptos Labs telah berhasil menggalang dana yang luar biasa sebesar US$350 juta dalam dua putaran pendanaan, menggaet investor-investor seperti a16z, Multicoin Capital, Coinbase, dan lainnya. Aptos baru saja mendistribusikan 3% dari token yang diperuntukkan bagi komunitas. Masih tersisa 480 juta token APT yang tersedia untuk diklaim oleh komunitas,” pungkas pengguna X lainnya, Ardizor.

Panduan yang Fencer sajikan memang sangat komprehensif, namun diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai ekosistem yang bersangkutan serta proses staking mereka. Maka dari itu, investor disarankan untuk melakukan riset yang menyeluruh dan mempertimbangkan risiko-risiko dari staking kripto, termasuk volatilitas pasar dan ketidakpastian teknologi.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, para penggemar kripto berpotensi mendulang banyak airdrop. Namun, perlu diingat bahwa kehati-hatian dan uji tuntas adalah kunci dalam menjalankan strategi yang menawarkan potensi reward tinggi namun juga berisiko tinggi ini.

Bagaimana pendapat Anda tentang 100 airdrop menggiurkan yang bisa diraih hanya modal staking altcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori