Lihat lebih banyak

Volatilitas Pasar dan Cara Memanfaatkannya dalam Trading Crypto

7 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Banyak yang percaya bahwa pasar crypto sangatlah volatil. Namun, pergerakan harga dalam pasar crypto itulah yang membawa peluang untuk mencari keuntungan dari trading crypto. Meskipun terdengar berisiko, volatilitas pasar crypto dapat berguna dalam meraih potensi profit dengan sejumlah analisis teknikal yang tepat. Bagaimana cara memanfaatkan volatility dalam pasar crypto? Baca terus ulasan ini.

Apa itu Volatilitas Pasar?

Volatilitas dalam trading merujuk pada ukuran fluktuasi harga aset keuangan, saham atau crypto selama periode waktu tertentu. Secara umum, volatilitas menggambarkan sejauh mana harga suatu aset dapat berubah dalam jangka waktu tertentu.

Untuk mengukur volatility, trader dapat menggunakan indikator statistik seperti deviasi standar atau rentang rata-rata sebenarnya (Average True Range). Semakin tinggi volatilitas, semakin besar kemungkinan perubahan harga yang signifikan dalam jangka waktu singkat, sementara volatilitas yang rendah menunjukkan pergerakan harga yang lebih stabil.

Volatilitas pasar adalah faktor penting dalam trading crypto karena dapat mempengaruhi risiko dan peluang. Ketika volatilitas tinggi, ada potensi untuk keuntungan besar, tetapi juga risiko kerugian yang lebih besar. Sebaliknya, volatilitas rendah mungkin menunjukkan peluang yang lebih terbatas tetapi juga risiko yang lebih rendah.

Para trader sering mempertimbangkan volatilitas saat mengembangkan strategi mereka. Beberapa strategi trading yang khusus untuk pasar yang volatil, sementara yang lain lebih cocok untuk pasar yang kurang volatil. Penting untuk memahami volatilitas saat melakukan analisis pasar dan mengelola risiko dengan tepat.

BELI CRYPTO

Cara Memanfaatkan Volatilitas Pasar Crypto

Volatilitas pada pasar kripto dapat memberikan peluang profit bagi trader. Pasar kripto umumnya terkenal karena volatilitasnya yang tinggi, yang berarti harga aset kripto dapat berfluktuasi secara signifikan dalam waktu singkat.
Terdapat beberapa cara memanfaatkan volatilitas untuk mencari profit dalam trading crypto, seperti trading harian, swing trading, hingga menggunakan strategi breakout.

Pertama-tama, volatilitas yang tinggi memungkinkan trader untuk memanfaatkan pergerakan harga yang cepat dalam waktu singkat. Dalam day trading, trader membuka dan menutup posisi pada hari yang sama dengan mengambil keuntungan dari fluktuasi harga yang signifikan.

Kemudian, dalam swing trading, trader mencoba mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga jangka menengah. Mereka mencari peluang saat harga aset bergerak naik atau turun secara signifikan dan mengambil posisi yang sesuai. Volatilitas yang tinggi dapat memberikan lebih banyak peluang untuk memasuki dan keluar dari posisi dengan keuntungan.

Lalu, dalam strategi breakout, volatility dapat berguna bagi trader untuk mencari momen ketika harga melewati tingkat support atau resistance yang signifikan. Penembusan harga yang kuat sering terjadi selama periode volatilitas tinggi, dan trader dapat mengambil posisi untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang cepat.

Namun, perlu mengingat bahwa volatilitas juga bisa menjadi bumerang jika tidak bersama dengan pengelolaan yang baik, karena ini meningkatkan risiko trading. Penting untuk melakukan manajemen risiko yang baik, termasuk penggunaan stop loss dan pengendalian ukuran posisi, serta mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan analisis teknikal lainnya dalam trading crypto.

BACA JUGA

Jenis-jenis Indikator Volatilitas Pasar

Ada beberapa indikator volatilitas yang dapat berguna dalam trading crypto. Berikut ini beberapa contoh indikator volatilitas yang umum:

Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah indikator yang menggunakan deviasi standar untuk mengukur volatilitas. Indikator ini terdiri dari tiga garis: garis tengah yang merupakan moving average, dan dua garis luar yang berada pada jarak deviasi standar tertentu di atas dan di bawah garis tengah. Ketika volatilitas meningkat, jarak antara dua garis luar akan melebar, dan sebaliknya.

Bollinger Band untuk melihat volatilitas pasar dalam trading crypto. Sumber: TradingView
Bollinger Band untuk melihat volatilitas pasar dalam trading crypto. Sumber: TradingView

Average True Range (ATR)

Average True Range adalah indikator yang mengukur volatilitas berdasarkan rentang pergerakan harga dalam periode waktu tertentu. Indikator ini memberikan gambaran tentang fluktuasi harga aktual yang terjadi. Semakin tinggi nilai ATR, semakin tinggi volatilitasnya.

Average True Range (ATR) untuk melihat volatility dalam trading crypto. Sumber: TradingView
Average True Range (ATR) untuk melihat volatility dalam trading crypto. Sumber: TradingView

Volatility Index (VIX)

VIX adalah indikator volatilitas yang sering digunakan dalam pasar saham, tetapi juga dapat memberikan pemahaman tentang volatilitas pasar kripto secara keseluruhan. Indeks ini mengukur harapan volatilitas pasar berdasarkan harga opsi yang diperdagangkan. Nilai VIX yang tinggi menunjukkan volatilitas yang lebih tinggi dan sebaliknya.

Relative Volatility Index untuk analisis teknikal di pasar crypto. Sumber: TradingView
Relative Volatility Index untuk analisis teknikal di pasar crypto. Sumber: TradingView

Standard Deviation

Indikator deviasi standar dapat digunakan untuk mengukur volatilitas harga dalam periode waktu tertentu. Deviasi standar menghitung sejauh mana harga rata-rata bergerak dari nilai rata-rata. Semakin tinggi deviasi standar, semakin tinggi volatilitasnya.

Selain indikator ini, terdapat juga indikator volatilitas lainnya yang dapat digunakan dalam trading kripto, seperti indikator Bitcoin Volatility Index atau Ethereum Volatility Index. Pemilihan indikator volatilitas tergantung pada preferensi pribadi dan strategi trading yang digunakan. Trader juga dapat mengkombinasikannya dengan indikator lainnya seperti pola candlestick untuk melengkapi analisis teknikal dan membuat trading crypto yang lebih terinformasi.

Mulai Analisis Teknikal

Faktor Pendorong Volatilitas Pasar dan Harga Crypto

Ada beberapa faktor yang dapat mendorong volatility dalam pasar kripto. Berikut adalah beberapa faktor yang umumnya mempengaruhi:

  • Likuiditas Pasar: Pasar kripto yang memiliki likuiditas rendah cenderung lebih rentan terhadap fluktuasi harga yang besar. Ketika likuiditas rendah, pesanan jual atau beli yang signifikan dapat memiliki dampak yang lebih besar pada harga, menyebabkan pergerakan harga yang tajam dan volatilitas yang tinggi.
  • Berita dan Pengumuman: Berita dan pengumuman terkait dengan cryptocurrency, regulasi, proyek blockchain, atau kejadian lainnya dapat mempengaruhi volatilitas pasar. Pengumuman terkait perkembangan teknologi, kemitraan, peluncuran produk baru, atau bahkan berita negatif seperti kebocoran keamanan atau peraturan yang ketat dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dan meningkatkan volatilitas.
  • Spekulasi dan Sentimen Pasar: Pasar kripto cenderung dipengaruhi oleh spekulasi dan sentimen pasar. Ketika para trader dan investor memiliki pandangan yang berbeda tentang arah pasar, hal ini dapat menyebabkan fluktuasi harga yang besar dan meningkatkan volatilitas. Sentimen pasar, baik itu optimisme atau pesimisme yang luas terhadap pasar kripto secara keseluruhan, juga dapat mempengaruhi volatilitasnya.
  • Volume Perdagangan: Volume perdagangan yang tinggi dapat memicu volatilitas yang lebih tinggi. Ketika ada peningkatan aktivitas perdagangan yang signifikan, misalnya, ketika ada minat beli atau jual yang besar dari para trader atau investor, hal ini dapat menciptakan pergerakan harga yang lebih besar dan volatilitas yang meningkat.
  • Manipulasi Pasar: Pasar kripto masih rentan terhadap manipulasi pasar yang dapat mempengaruhi volatilitas. Aksi harga yang disengaja atau upaya manipulasi oleh pemain besar atau kelompok tertentu dapat menyebabkan fluktuasi harga yang tidak wajar dan volatilitas yang tinggi.

Ingatlah bahwa pasar kripto memiliki karakteristik yang unik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi volatilitas bisa berbeda dengan pasar tradisional. Kombinasi dari faktor-faktor di atas dapat menyebabkan volatilitas yang tinggi dalam pasar kripto. Penting bagi trader untuk memahami faktor-faktor ini dan mengikuti berita dan peristiwa terkini yang dapat mempengaruhi volatilitas pasar.

Kelemahan Indikator Volatilitas

Meskipun indikator volatilitas dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pergerakan harga dan volatilitas pasar kripto, mereka juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu trader perhatikan. Berikut adalah beberapa kelemahan umum dari indikator volatilitas:

  • Lagging Indicator: Banyak indikator menggunakan data historis untuk menghitung volatilitas saat ini. Ini berarti indikator tersebut sering kali memberikan sinyal yang terlambat, karena mereka bereaksi terhadap pergerakan harga yang sudah terjadi di masa lalu. Indikator Ini dapat membuat trader melewatkan peluang atau memberikan sinyal yang tidak relevan.
  • Terlalu Sensitif terhadap Pergerakan Kecil: Beberapa indikator volatilitas dapat memberikan sinyal yang berlebihan atau palsu karena mereka terlalu sensitif terhadap pergerakan harga kecil. Hal ini dapat menyebabkan banyak sinyal palsu atau membingungkan trader dalam mengambil keputusan trading yang tepat.
  • Tidak Menggambarkan Fundamental: Indikator volatilitas hanya menggambarkan pergerakan harga dan fluktuasi pasar. Mereka tidak mempertimbangkan faktor-faktor fundamental seperti berita, pengumuman, kebijakan regulasi, atau perkembangan proyek yang mungkin berdampak pada volatilitas pasar kripto.
  • Tidak Menjamin Arah Pergerakan Harga: Indikator volatilitas hanya memberikan informasi tentang volatilitas dan fluktuasi harga, bukan arah pergerakan harga, apakah naik atau turun. Trader masih perlu menggabungkan indikator volatilitas dengan analisis teknikal dan strategi trading yang tepat untuk membuat keputusan trading yang baik.
  • Tidak Cocok untuk Semua Pasar: Indikator volatilitas mungkin tidak cocok untuk semua kondisi pasar. Misalnya, dalam pasar dengan volatilitas rendah atau saat pasar sedang konsolidasi atau mendatar (sideways), indikator volatilitas mungkin tidak memberikan sinyal yang berguna atau akurat.

MULAI TRADING

Kesimpulan

Volatility ibarat sebuah pedang bermata dua dalam pasar crypto. Di satu sisi, indikator volatilitas dapat memberikan wawasan yang berharga dan potensi meraih profit. Di sisi lain, pergerakan harga yang cepat bisa meningkatkan risiko apalagi bagi trader pemula. Penting untuk memahami keterbatasan mereka dan menggunakan mereka sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan trading yang lebih luas. Kombinasi dengan analisis teknikal dan fundamental lainnya dan pemahaman yang baik tentang pasar kripto secara keseluruhan adalah kunci untuk kesuksesan trading.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa arti volatilitas?

Faktor apa saja yang mempengaruhi volatilitas crypto?

Apakah volatilitas sama dengan risiko?

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.

foto-profil-hanum.png
Hanum Dewi
Hanum Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik. Melengkapi kemampuan menulisnya, dia juga selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru di industri cryptocurrency, DeFi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori