Harga Hyperliquid (HYPE) bergerak di kisaran US$38 setelah naik sekitar 70% dari akhir Februari hingga mencapai puncak US$43 pada 18 Maret, dan konsolidasi setelahnya nampaknya membentuk pola bull flag di chart harian.
Sementara itu, data dari dashboard Dune milik BeInCrypto menunjukkan Hyperliquid menjadi satu-satunya perpetual DEX utama yang berhasil meningkatkan pangsa pasarnya di 2026. Kekuatan fundamental ini memang belum berujung pada breakout, namun aksi beli spot dan posisi derivatif menunjukkan bahwa fase konsolidasi ini sepertinya tidak akan bertahan lama.
Satu-Satunya Perp DEX yang Tumbuh Pangsa Pasarnya, dan Dilirik oleh Pembeli Spot
Pangsa pasar Hyperliquid pada volume derivatif mingguan di antara protokol perpetual DEX teratas naik dari 36,4% pada minggu 5 Januari menjadi 44% di minggu yang berakhir pada 23 Maret, menurut dashboard Dune BeInCrypto. Ini berarti terjadi kenaikan pangsa pasar sekitar 21% sejak awal tahun.
Semua pesaing utama lainnya justru mengalami penurunan selama periode yang sama. Aster turun dari 30,3% menjadi 20,9%. edgeX cukup stabil di angka 26,6%, naik sedikit dari 20,8% namun masih tertinggal jauh dari Hyperliquid. Jupiter, dYdX, GMX, dan Drift semuanya tetap di bawah 3%. Konflik Iran dan perpindahan eksposur aset tradisional ke venue decentralized yang aktif 24 jam nampaknya semakin mempercepat dominasi Hyperliquid, sebab para trader mencari akses tanpa henti dalam kondisi geopolitik yang fluktuatif.
Para pembeli spot nampaknya memberikan respons. Data arus exchange dari Coinglass menunjukkan ada tiga hari berturut-turut arus keluar bersih untuk HYPE. Pada 21 Maret, US$2,94 juta keluar dari exchange, lalu US$2,31 juta di hari berikutnya. Pada 23 Maret, US$2,22 juta lagi keluar, sehingga total tiga hari menjadi US$7,47 juta. Laju arus keluar ini memang sedikit melambat, sekitar turun 24% dari hari pertama ke hari ketiga, namun arahnya tetap konsisten keluar.
Koleksi spot saat fase konsolidasi setelah reli 70% biasanya jadi pola posisi yang mengawali kenaikan lebih lanjut, bukan justru koreksi lebih dalam. Tapi apakah flag ini akan tembus atau tidak tergantung pada siapa pihak yang berada di sisi berlawanan.
Bahan Bakar Short Squeeze Meningkat saat Hidden Divergence Terbentuk
Peta likuidasi Bybit untuk HYPE/USDT dalam tujuh hari terakhir menunjukkan ketimpangan besar. Akumulasi leverage short yang terlikuidasi tercatat di angka US$32,75 juta, sementara leverage long hanya sekitar US$12,63 juta. Artinya, posisi short sekitar 160% lebih besar dibanding posisi long.
Ingin wawasan token kripto seperti ini setiap hari? Daftar ke Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Jika harga Hyperliquid menembus US$43, yaitu puncak sebelumnya, potensi terjadi likuidasi short secara massal akan sangat besar. Pemaksaan beli kembali ini berarti tekanan beli makin tinggi, sehingga dapat mempercepat breakout dari pola flag yang terlihat di chart harian.
Chart harian juga menampilkan adanya hidden bullish divergence. Antara 1 Februari hingga 23 Maret, harga HYPE membentuk higher low pada candle, sedangkan relative strength index (RSI) yang merupakan indikator momentum, justru membentuk lower low. Jika candle saat ini bertahan dan candle berikutnya ditutup di atas low sekarang, divergence tersebut terkonfirmasi.
Hidden bullish divergence ini menandakan tekanan jual melemah selama konsolidasi, sehingga potensi pergerakan naik lebih besar daripada breakdown.
Arus keluar spot, dominasi pangsa DEX, potensi short squeeze, dan terbentuknya hidden divergence semuanya mengarah ke satu peluang. Namun, level harga HYPE yang menentukan apakah potensi itu akan terealisasi.
Level Harga HYPE Kini Konfirmasi Langkah Selanjutnya Naik atau Turun
Harga HYPE berhasil bertahan di atas swing low saat ini di 36, yang merupakan level support penting, karena pembeli mulai masuk. Dengan bertahan di zona ini, struktur bull flag tetap valid. Hambatan berarti pertama ada di US$43, yaitu puncak pole.
Jika harga mampu ditutup harian di atas US$43, maka breakout flag akan semakin kuat. Setelah itu, peluang menuju US$50 dan US$54 (ekstensi 1,0) bisa terbuka. Jika pole 70% direplikasi dari level breakout, target proyeksi harga bisa mencapai sekitar US$65, tepat di titik ekstensi Fib 1,618.
Di sisi bawah, jika harga turun di bawah US$36, maka setup breakout akan melemah. Pola masih tetap secara teknis valid di atas US$33, namun jika harga harian ditutup di bawah US$33, maka seluruh flag akan terinvalidasi dan bias akan kembali bearish.
Saat ini, harga penutupan harian di atas US$43 adalah yang dibutuhkan para bull Hyperliquid untuk mengejar proyeksi breakout.