Trusted

Apakah Harga Bitcoin Sudah Sentuh Titik Bottom? Analisis Ini Ungkap Jawaban

3 menit
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Metrik harga Bitcoin ungkap holder jangka pendek menjual dalam kondisi rugi, yang seringkali menjadi pendahulu market bottom lokal.
  • Klaster URPD beber konsentrasi koin yang berat di US$113.500–US$116.900, menjadikannya zona resistance yang menentukan.
  • Bertahan di atas US$107.000 menjaga narasi rebound tetap utuh, dengan US$113.000 sebagai breakout krusial pertama.
  • promo

Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di sekitar US$108.700, datar pada hari ini (31/8) tetapi masih turun lebih dari 6% dalam sebulan terakhir dan sekitar 5% dalam sepekan terakhir. Pergerakan harga Bitcoin yang lesu ini mencerminkan kehati-hatian pasar secara umum, namun di balik layar, sinyal on-chain menunjukkan bahwa narasi rebound makin menguat.

Kapitulasi holder jangka pendek, klaster harga yang terealisasi, dan level teknikal secara bersama-sama mengindikasikan pasar sedang bersiap untuk langkah menentukan berikutnya.

SOPR Holder Jangka Pendek Tunjukkan Weak Hand Keluar

Spent Output Profit Ratio (SOPR) berguna mengukur apakah koin yang bergerak di on-chain dijual dalam kondisi profit atau rugi. Bagi holder jangka pendek (yang biasanya paling reaktif), metrik ini memberikan tolok ukur sentimen secara hampir real-time.

Dengan harga Bitcoin yang turun dalam beberapa pekan terakhir, SOPR jangka pendek merosot ke 0,982 (pada 29 Agustus), level terendah dalam beberapa bulan. Ini berarti sebagian besar holder jangka pendek menjual dalam kondisi rugi, yang seringkali ditafsirkan sebagai kapitulasi oleh weak hand.

Secara historis, perilaku semacam ini membersihkan pasar dari spekulan jangka pendek, menciptakan kondisi bagi strong hand untuk masuk.

Bitcoin Short-Term Holders Hinting At Market Bottom
Holder Jangka Pendek Bitcoin Menunjukkan Potensi Dasar Pasar: Cryptoquant

Paralel bisa dilihat pada 17 April, ketika SOPR menyentuh 0,94, level terendah dalam setahun. Saat itu, Bitcoin membentuk bottom di US$84.800 sebelum rebound 31,6% ke US$111.600 setelah SOPR kembali naik di atas 1.

Pergerakan saat ini mencerminkan setelan serupa, maknanya kapitulasi terbaru ini bisa jadi ialah sinyal market bottom.

Pada waktu publikasi, metrik SOPR holder jangka pendek telah naik ke 0,99 namun masih berada di kisaran rendah beberapa minggu terakhir.

URPD Soroti Klaster Support dan Resistance Solid

UTXO Realized Price Distribution (URPD) memetakan di mana pasokan BTC terakhir kali berpindah, memberikan wawasan tentang support dan resistance. Setiap klaster merepresentasikan level harga di mana sejumlah besar Bitcoin dibeli, sehingga menciptakan penghalang alami.

Key BTC Price Clusters
Klaster Harga BTC Utama: Glassnode

Di sisi bawah, US$107.000 menjadi jangkar klaster yang kokoh sebanyak 286.255 BTC (1,44%), sementara US$108.200 (US$108.253,26 pada grafik) menahan 447.544 BTC (2,25%). Konsentrasi ini menjelaskan mengapa harga Bitcoin bertahan di zona US$108.000 meskipun tekanan jual terus bergulir.

Menariknya, level SOPR terendah terbaru bertepatan dengan Bitcoin yang diperdagangkan di dekat US$108.300 — hampir sama dengan klaster URPD di US$108.200 — memperkuat area ini sebagai zona potensial market bottom.

Di sisi atas, resistance terbentuk dengan cepat. US$113.200 (dekat dengan level kunci US$113.500) menahan 210.708 BTC (1,06%), dan US$114.400 menahan 220.562 BTC (1,11%). Hambatan paling signifikan berada di US$116.900, di mana 2,88% pasokan terakhir ditransaksikan — tembok terberat di wilayah ini. Bagi bull, merebut kembali zona ini penting untuk rebound yang berkelanjutan.

Level Harga Bitcoin yang Perlu Trader Pantau

Secara teknikal, swing low Bitcoin di US$107.300 terpantau masih menjadi level invalidasi kunci (dekat dengan jangkar URPD terendah di US$107.000). Penutupan harga di bawah level ini akan mengonfirmasi kelanjutan bearish dan melemahkan tesis market bottom.

Di sisi rebound, merebut kembali US$109.700 adalah tanda kekuatan pertama. Di atasnya, US$112.300 (Fib 0,5) dan US$113.500 (Fib 0,618) adalah zona breakout yang perlu dibalik oleh bull.

Menurut sinyal visual, US$113.500 adalah zona penolakan berulang bagi harga Bitcoin saat ini dan tetap menjadi level paling krusial untuk mengubah narasi.

Bitcoin Price Analysis:
Analisis Harga Bitcoin: TradingView

Untuk saat ini, ceritanya cukup jelas. Weak hand keluar (SOPR), strong hand bertahan di klaster kunci (URPD), dan harga berada di dekat support. Jika harga Bitcoin menembus di atas US$117.400, hal ini bisa mengonfirmasi kekuatan baru.

Namun, bila gagal bertahan di US$107.300, narasi akan kembali berpihak ke bearish.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga Bitcoin (BTC) ke depan? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

8cc2d6ab77601ebf870d553ee7c54db6.png
Ananda Banerjee
Ananda Banerjee adalah penulis teknis dan konten yang mengkhususkan diri di bidang web3, kripto, blockchain, AI, dan SaaS. Memegang gelar M.Tech di bidang Elektronika dan Komunikasi, Ananda telah menekuni karier pembuatan konten selama lebih dari 12 tahun. Ananda telah menjelajahi berbagai bidang khusus kripto, termasuk copywriting dan pembuatan konten YouTube. Karya-karyanya telah dipublikasikan di CoinSwitch, Hackernoon, dan Dzone. Saat ini, Ananda berkontribusi pada konten long-form yang...
BACA BIO LENGKAP
Disponsori
Disponsori