Analisis On-Chain: Kerugian yang Terealisasi Investor BTC Capai Rekor ATH Baru

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Sebagai akibat dari penurunan tajam harga BTC, indikator Realized Loss telah mencapai rekor ATH baru.

  • Selama 6 hari terakhir, investor telah mengalami kerugian sebesar US$19,121 miliar dalam Bitcoin.

  • Sementara itu, rasio Net Realized Profit/Loss saat ini berada pada titik terendahnya sepanjang masa.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Selama seminggu terakhir, investor Bitcoin (BTC) memutuskan untuk menjual koin mereka dengan catatan kerugian terbesar dalam sejarah. Be[In]Crypto menginvestigasi indikator on-chain, yang menunjukkan bahwa selama 6 hari terakhir, kondisi tersebut telah menimbulkan kerugian total sebesar US$19,121 miliar dalam Bitcoin.

Aksi penjualan besar-besaran pertama kali datang dari kondisi hilangnya titik support di area US$28.000, yang terjadi pada 12 Juni (lihat panah biru pada gambar). Sehari kemudian, candlestick merah yang sangat besar dengan ukuran badan yang panjang mencapai lebih dari -15% pun terbentuk.

Kondisi ini kemudian memicu aksi penurunan Bitcoin yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tepatnya di bawah puncak siklus tahun 2016-2017 sebelumnya, pada level US$20.000 saat 18 Juni (lihat panah oranye pada gambar).

Grafik BTC
Grafik BTC oleh Tradingview

Aksi penurunan dinamis ini terjadi pada volume yang relatif tinggi. Kondisi ini menandakan bahwa banyak koin yang telah berpindah tangan dalam kisaran level tersebut. Terlebih lagi, pergerakan itu juga terjadi setelah konsolidasi selama 33 hari di kisaran US$28.000-US$32.000. Area tersebut kini berpeluang untuk bertugas menjadi titik resistance.

Kerugian yang Terealisasi Capai Rekor ATH Baru

Realized Loss (Kerugian yang Terealisasi) merupakan sebuah indikator yang mewakili total kerugian (dinyatakan dalam USD) dari semua koin yang diperdagangkan yang nilainya pada saat pergerakan sebelumnya lebih tinggi dari nilainya saat ini.

Aksi pergerakan harga antara tanggal 13-18 Juni yang dijelaskan di atas mendorong terjadinya rasio kerugian yang terealisasi ke rekor tertingginya. Total kerugian yang investor derita ketika memutuskan untuk menjual koin mereka yaitu sebesar US$19,121 miliar selama periode 6 hari terakhir (area biru). Saat itu, investor membeli koin dengan harga yang lebih tinggi.

Grafik Kerugian yang Terealisasi BTC dari Glassnode
Grafik Realized Loss oleh Glassnode

Kondisi ini menunjukkan besaran kerugian, dalam ukuran USD, yang belum pernah investor dan trader Bitcoin alami sepanjang sejarah. Pergerakan ini dapat terlihat jelas pada grafik jangka panjang, yang mana kerugian yang terealisasi diwakili oleh moving average selama 7 hari.

Baru sebulan yang lalu, Be[In]Crypto menganalisis indikator on-chain yang sama, menunjukkan bahwa indikator Kerugian yang Terealisasi pada bulan Mei mungkin telah memberikan sinyal titik terendah yang akan terbentuk dalam harga Bitcoin (lingkaran hijau). Alasan untuk ini adalah peningkatan tajam dalam Kerugian yang Terealisasi selama penurunan BTC dari level harga US$38.000 menjadi US$29.000. Pada saat itu, indikator itu mendekati ATH sebelumnya, yang terbentuk selama penurunan serupa pada bulan Mei 2021 (lingkaran biru).

Grafik Realized Loss oleh Glassnode

Namun, kerugian yang terealisasi yang kita lihat hari ini berada pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada semua puncak kerugian yang pernah tercapai sebelumnya (garis merah). Moving average selama 7 hari dari indikator tersebut hari ini berada pada titik tertingginya sepanjang masa, yakni di angka US$2,831 miliar.

Pada saat yang sama, penting untuk kita ingat bahwa pembacaan Realized Loss yang sangat tinggi secara historis adalah sinyal dari titik bottom lokal atau makro (panah oranye). Oleh karena itulah, pergerakan tersebut biasanya diikuti oleh pantulan yang kuat.

Kita telah Kehilangan BTC Lebih Banyak Lagi

Dengan mengamati indikator Realized Loss dalam ukuran BTC, alih-alih USD, kita dapat melihat indikasi dari sudut yang berbeda. Dalam hal ini, ternyata ada suatu periode ketika investor memutuskan untuk menjual aset mereka dengan kerugian yang lebih tinggi per nilai aset terkait dalam Bitcoin pada saat itu.

Analis on-chain @SwellCycle mencuitkan sebuah grafik Realized Loss yang dinyatakan dalam BTC sejak tahun 2015. Pada grafik tersebut, ia menyoroti area (kuning) dari kerugian sangat tinggi yang para investor telah alami. Ternyata, penurunan paling parah yang terjadi pada tanggal 13 Juni, merupakan kerugian terealisasi yang tertinggi ke-3 dalam sejarah Bitcoin.

Sumber: Twitter

Realized Loss yang lebih besar juga berkorelasi dengan titik terendah Bitcoin pada bulan Desember 2018, yang terbentuk pada akhir bear market sebelumnya. Sebaliknya, kerugian besar yang terealisasi, terparah yang pernah tercatat dalam sejarah BTC, terjadi pada bulan Maret 2020 selama krisis COVID-19. Selanjutnya, Realized Loss yang sebanding dengan level saat ini terbentuk selama pasar bearish pada bulan Januari 2015.

Net Realized Profit/Loss Capai Rekor ATL

Ada satu lagi indikator yang cukup penting untuk disebutkan yang juga menunjukkan bahwa Kerugian yang Terealisasi hari ini berada pada level tertingginya dalam sejarah. Rasio Net Realized Profit/Loss dari semua koin yang ditransfer dihitung dengan selisih antara keuntungan yang terealisasi dan kerugian yang terealisasi.

Di sini sekali lagi, dalam perspektif jangka panjang, kita dapat melihat bahwa Net Realized Profit/Loss tidak pernah berada di area yang lebih rendah sebelumnya. Faktanya, saat ini, grafik telah mencapai titik terendah sepanjang masanya (ATL) sebesar US$2,199 miliar. Namun, perlu kita perhatikan sekali lagi bahwa rasio ini menyatakan kerugian yang terealisasi dalam ukuran USD.

Grafik Net Realized Profit/Loss oleh Glassnode

Mau baca analisis Bitcoin (BTC) terbaru dari Be[In]Crypto? Klik di sini!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

PhD dan asisten profesor di sebuah universitas internasional di Lublin, Polandia. Menghabiskan 10 tahun memelajari filosofi dari alam dan ilmu olah raga. Seorang penulis dari 4 buku dan 24 tulisan ilmiah. Sekarang, ia menggunakan pikirannya demi keuntungan komunitas kripto. Penggemar analisis teknikal, pejuang Bitcoin, dan pendukung kuat atas ide desentralisasi. Duc in altum!

Ikuti Penulis