Kembali

JPMorgan Berikan Target Harga Saham Nvidia yang Berani, tapi Pasar Nampaknya Tidak Tertarik

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Ananda Banerjee

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

27 Februari 2026 03.54 WIB
  • Pendapatan NVIDIA pada kuartal IV mencapai US$68,1 miliar, tapi pertumbuhan kuartal ke kuartal melambat dari 22% menjadi 14,5% sesuai proyeksi.
  • Institusi menggelontorkan US$113 miliar ke NVDA pada kuartal 4 namun sahamnya nyaris tidak bergerak sementara insider menjual saham senilai US$40 juta
  • Divergensi RSI bearish tersembunyi dan breakout gagal di US$195 membuat NVIDIA tetap terkunci dalam rentang US$169-US$199
Promo

Saham NVIDIA baru saja mencatatkan rekor pada kuartal IV dengan pendapatan US$68,1 miliar, pertumbuhan 73% dari tahun ke tahun, dan laba per saham sebesar US$1,62 yang melampaui estimasi. JPMorgan dan beberapa pihak lainnya langsung menaikkan target harganya dari US$250 ke US$265.

Tetapi pada 26 Februari, harga saham ini turun hampir 7% dari titik tertinggi sesi di US$197 ke bawah US$185. Hasil kinerjanya memang tidak terbantahkan. tapi pergerakan harga, arus uang, dan perilaku institusi justru menunjukan cerita yang berbeda. Setidaknya, untuk saat ini.

Angka-Angka Terlihat Sangat Kuat, Sampai Kamu Melihat Lebih Dekat

Angka kuartal IV NVIDIA berbicara sendiri. Pendapatan mencapai US$68,1 miliar, naik 73% dari tahun lalu. Segmen data center saja menghasilkan US$62,3 miliar, atau 91% dari total pendapatan. EPS (laba per saham) sebesar US$1,62 mengalahkan konsensus US$1,53—lebih tinggi hampir 6%.

Selain itu, proyeksi Q1 untuk tahun fiskal 2027 sebesar US$78 miliar jauh melampaui perkiraan Wall Street yang sebesar US$72,8 miliar—angka yang pentingnya tidak memasukkan pendapatan dari Cina.

Disponsori
Disponsori

Analis JPMorgan Harlan Sur pun menaikkan target harga Nvidia dari US$250 menjadi US$265.

Rekomendasi Awal untuk Saham NVIDIA
Rekomendasi Awal untuk Saham NVIDIA: TipRanks

Tetapi ada hal penting yang kebanyakan analis tidak soroti. Tingkat pertumbuhan kuartal per kuartal NVIDIA perlahan-lahan melambat. Kuartal III tumbuh 22% dibanding kuartal II. Kuartal IV naik 19,5% dibanding kuartal III.

Panduan Q1 menunjukkan pertumbuhan secara berurutan sekitar 14,5%. Pendapatan memang terus mencetak rekor baru, tetapi laju akselerasinya makin mereda. Untuk saham dengan harga yang didasarkan pada momentum pertumbuhan, perbedaan ini sangat penting. Mungkin saja pemain besar sudah melihat hal ini.

Ada juga pertanyaan: siapa sebenarnya penggerak utama pendapatan ini? Gene Munster dari Deepwater Asset Management memperkirakan sekitar 70% pendapatan Nvidia berasal hanya dari 8 perusahaan.

CFO Colette Kress menegaskan bahwa 5 hyperscaler teratas (penyedia cloud computing) menyumbang sedikit di atas 50% pendapatan data center. Konsentrasi pelanggan di level itu berarti penurunan belanja AI capex 10–15% saja dari beberapa pembeli besar dapat membuat pendapatan kuartalan menurun hingga miliaran dolar.

Juga penting diperhatikan, bahwa divisi asset management JPMorgan sendiri merupakan salah satu holder institusional besar Nvidia.

Kepemilikan JPMorgan
Kepemilikan JPMorgan: Fintel

Hal ini sudah biasa di Wall Street, namun investor ritel layak mengetahui latar belakang ini saat menilai seberapa optimistis kenaikan target harga tersebut.

Disponsori
Disponsori

Apa yang Dilihat Investor Ritel NVDA vs Apa yang Dilakukan Institusi

On-Balance Volume (OBV), indikator yang melacak akumulasi tekanan beli dan jual dengan menambah volume di hari naik dan menguranginya di hari turun, tampak menunjukan cerita positif di permukaan.

OBV tetap mencatatkan higher high selama konsolidasi 3 bulan NVIDIA, yang berarti tekanan beli dari ritel masih positif. namun demikian, OBV masih perlu menembus resistance garis tren naik untuk benar-benar mengonfirmasi kekuatan yang lebih luas secara umum.

NVIDIA OBV
NVIDIA OBV: TradingView

Filing 13F paling baru (laporan kuartalan yang harus diajukan oleh investor besar ke SEC untuk memperlihatkan posisi mereka) untuk Q4 2025 menunjukkan perubahan sentimen institusi secara drastis.

Arus uang institusional bersih melonjak ke sekitar US$149 miliar untuk pembelian dibanding US$36 miliar penjualan — arus masuk bersih sekitar US$113 miliar. Ini merupakan peningkatan besar dibanding Q3, saat institusi membeli US$38 miliar dan menjual US$34 miliar, dengan arus masuk bersih hanya US$4 miliar.

Arus Institusi NVIDIA Q4
Arus Institusi NVIDIA Q4: Market Beat

Meski ada gelombang dana institusi yang masuk ke NVDA pada kuartal IV, harga sahamnya hampir tidak bergerak — lebih banyak bergerak sideways sepanjang periode itu. Ini menunjukkan institusi sedang mengakumulasi saham, tapi pasokan dari orang dalam dan holder lama menyerap permintaan tersebut. Direktur NVIDIA, Mark Stevens, menjual sekitar US$40 juta saham pada bulan Desember.

Bank of America, meski sedikit menambah kepemilikan sahamnya, malah menutup sepenuhnya posisi call dan put options mereka — sehingga bertindak netral dalam arah pergerakan harga.

Institusi jelas sudah menentukan posisi. Tapi aksi lindung nilai dan harga yang datar meskipun ada arus dana besar menunjukkan mereka sedang mengantisipasi sesuatu. Bagian berikutnya akan membahas hal tersebut.

Risiko yang Bersembunyi di Grafik

Chaikin Money Flow (CMF), indikator yang mengukur apakah dana mengalir masuk atau keluar dari saham berdasarkan posisi penutupan harga dalam rentang harian dan diperhitungkan dengan volume, memperlihatkan sesuatu yang judul laporan keuangan tidak ungkapkan.

Sejak 5 Februari, saat bahu kanan pola inverse head and shoulders Nvidia terbentuk, CMF naik secara stabil bersamaan dengan harga saham. Kenaikannya terus berlanjut hingga breakout laporan keuangan pada 25 Februari ketika Nvidia sempat menyentuh US$197.

Kemudian pada 26 Februari, ketika harga saham berbalik tajam ke US$185, CMF langsung anjlok.

Penurunan mendadak itu menunjukkan bahwa dana yang masuk pada saat reli hanya berupa posisi spekulatif — bukan dana institusi yang betul-betul berkomitmen — dan langsung hilang begitu breakout gagal terjadi. Berdasarkan pembahasan sebelumnya, perlambatan pendapatan bisa jadi salah satu alasannya.

VWAP bulanan (Volume Weighted Average Price, yang memperkirakan di mana institusi membangun posisi mereka) juga menguatkan hal ini. NVIDIA terus bergerak di atas VWAP bulanannya sejak breakout pada 17 Februari.

Terakhir kali Nvidia turun di bawah VWAP bulanan itu adalah pada 30 Januari, yang kemudian disusul koreksi sekitar 8,5% di awal Februari.

Grafik Kunci Institusi
Grafik Kunci Institusi | Sumber: TradingView

Per 26 Februari, saham ini kembali turun di bawah garis tersebut. Artinya, pembeli institusi terbaru kini dalam posisi rugi, yang secara historis memicu aksi jual lebih lanjut karena stop loss mulai terpicu.

Breakdown teknikal ini punya latar belakang. Michael Burry hari ini menyoroti komitmen suplai Nvidia yang melonjak hingga setara dengan kondisi Cisco sebelum krisis dot-com — perusahaan yang akhirnya rugi miliaran dolar saat permintaan tidak sesuai ekspektasi.

CFO Kress mengakui bahwa Nvidia sudah mengunci inventaris “lebih jauh ke depan daripada biasanya.” Pihak bullish seperti Vivek Arya dari BofA berpendapat hal ini memperkuat dominasi Nvidia. Tapi CMF yang ambruk dan VWAP yang jebol pada hari yang sama mengisyaratkan pasar tidak mau menunggu kepastian siapa yang benar.

Level Harga Saham NVIDIA yang Menentukan Apa yang Terjadi Selanjutnya

Grafik, pergerakan dana, dan posisi institusi mengarah ke kesimpulan yang sama — US$195 adalah titik di mana keyakinan benar-benar diuji, level yang nanti juga ditunjukkan di grafik. Tapi sebelumnya, mari lihat dulu sisi risikonya.

Pada grafik harian, ada hidden bearish divergence yang muncul antara 10 November hingga 25 Februari. Selama periode itu, harga saham NVIDIA mencetak lower high, sementara Relative Strength Index (RSI) justru mencatat higher high.

Bearish Divergence
Bearish Divergence | Sumber: TradingView

Ini menandakan bahwa dorongan naik perlahan mulai pudar, meski saham terlihat tetap berada dalam kisarannya.

Sejak divergence di bulan November itu mulai berkembang, Nvidia terus bergerak di kisaran US$169 hingga US$199. Saham ini belum bisa breakout dari konsolidasi tersebut meski sudah beberapa kali mencoba — termasuk breakout pola inverse head-and-shoulders pada 25 Februari yang gagal dalam waktu kurang dari 24 jam.

Analisis Harga NVDA
Analisis Harga NVDA | Sumber: TradingView

Level Fibonacci extension dari pola ini sekarang menjadi acuan ke depan. Di sisi bawah, US$183 pada level 0,5 menjadi support terdekat. Jika tembus, US$180 di level 0,382 jadi titik kritis — tembus di bawahnya membuka potensi ke US$170 (rendah bahu kanan) dan US$169 (kepala). Jika itu terjadi, pola akan sepenuhnya tidak berlaku lagi.

Di sisi atas, neckline di US$195 tetap menjadi resistance utama sekaligus ujian keyakinan. Penutupan harian yang benar-benar kuat di atasnya — yang kemarin gagal dicapai NVIDIA — diperlukan untuk mengaktifkan kembali pola ini.

Hal itu bisa mendorong saham ke target yang diproyeksikan di US$226, sesuai hitungan dari kepala ke neckline.

Extension berikutnya di US$235 mendekatkan ke target JPMorgan di US$265. Jalurnya sudah ada di atas kertas.

Tapi, arus uang, hidden bearish divergence, dan penolakan 7% hari ini semuanya menegaskan bahwa pasar ini belum tertarik untuk membeli.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori