Reli Emas 18% Menghadapi Krisis Volume, Rival Kuat, dan Dinding Opsi Jual

  • Harga emas reli 18% dari level terendah Maret, namun volume terus menurun.
  • Rasio emas-perak mengalami breakdown, menandakan perak mengungguli seiring meningkatnya selera risiko.
  • Rasio volume put-call GLD naik dua kali lipat dari 0,32 menjadi 0,70 saat harga emas sedang naik.
Promo

Harga emas (XAU/USD) saat ini diperdagangkan di US$4.824, naik 18% dari level terendah pada 23 Maret di US$4.097. Logam mulia ini sedang bergerak menuju garis tren atas dari channel turun yang sejak 29 Januari menahan harga.

Meski begitu, reli ini menyimpan tiga masalah utama di balik permukaan. Volume perdagangan justru menurun saat harga mendekati resistance. Rasio emas-perak juga sedang breakdown. Selain itu, trader opsi di ETF emas terbesar sedang membangun posisi bearish di tengah kenaikan harga.

Disponsori
Disponsori

Emas Naik 18% di Tengah Penurunan Volume Saat Perak Jadi Pemimpin

Harga emas telah bergerak di dalam channel turun pada grafik harian sejak mencapai puncak dekat US$5.600 pada 29 Januari. Support channel ini diuji pada 23 Maret saat harga emas menyentuh US$4.097.

Sejak saat itu, harga naik 18% mengarah ke garis tren atas. Tetapi, profil volume memperlihatkan cerita yang berbeda. Dari 24 Maret sampai 16 April, mayoritas candle kenaikan justru tercatat dengan volume yang makin mengecil. Pada sesi perdagangan terbaru, volume hanya 159,11 ribu kontrak saja pada saat publikasi. Jika pergerakan ini diikuti dana besar, volume biasanya justru membesar saat mendekati resistance, bukan menyusut.

Divergensi Volume Harga Emas
Divergensi Volume Harga Emas: TradingView

Ingin dapatkan insight seperti ini? Daftar Newsletter Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Di sisi lain, rasio emas-perak juga memperkuat sinyal melemahnya emas. Rasio ini mengukur berapa ons perak yang dibutuhkan untuk menukar 1 ons emas. Saat ini nilainya di 59,95. Pola yang terbentuk adalah inverted cup di grafik harian, dan rasio ini telah turun melewati level Fibonacci 0,618 di 60,58.

Disponsori
Disponsori

Penurunan rasio menandakan perak mengungguli emas. Biasanya hal ini terjadi ketika selera risiko meningkat dan permintaan aset safe haven mulai melemah. Untuk rasio ini bisa kembali mengindikasikan kekuatan emas, maka harus kembali naik ke 60,58. Jika terus turun, target berikutnya ada di 58,43 dan 55,69. meski begitu, walaupun terjadi kenaikan, kemungkinan hanya membentuk handle pola tersebut sehingga tetap menyimpan risiko. Karena itu, level 65,47 akan jauh lebih penting jika Emas ingin mengalahkan rival terdekatnya.

Rasio Emas Perak
Rasio Emas Perak: TradingView

Divergensi volume menunjukkan reli emas kurang meyakinkan. Sedangkan, rasio emas-perak yang menurun menandakan pasar lebih memilih perak ketimbang emas. Kedua sinyal ini melemahkan reli 18% sebelum harga berhasil menembus garis tren.

Trader Opsi GLD Bertaruh Melawan Reli Emas

Data opsi pada SPDR Gold Trust (GLD), ETF emas terbesar, memberikan peringatan paling tajam. Pada 1 April, rasio volume put-call berada di 0,32. Angka ini menunjukkan dominasi call, mencerminkan sentimen bullish di awal masa pemulihan.

Pada 15 April, rasio volume tersebut naik ke 0,70. Aktivitas put lebih dari dua kali lipat padahal harga emas masih naik. Sementara, rasio open interest tetap di 0,55. Artinya, trader membuka posisi bearish baru tanpa membubarkan posisi bullish lama mereka.

Rasio Put Call
Rasio Put Call: Barchart

Meskipun harga emas sedang reli, para trader opsi justru bersiap menghadapi pembalikan arah. Kenaikan aktivitas put dan open interest yang stabil semakin sejalan dengan sinyal-sinyal yang dibahas sebelumnya.

Level Harga Emas yang Menentukan Apakah Reli Berlanjut atau Gagal

Grafik harga memperlihatkan level kritis untuk XAU/USD. Saat ini harga emas berada di US$4.824, terjebak di antara US$4.751 dan US$4.953. Rentang ini telah membatasi pergerakan harga selama beberapa sesi terakhir.

Jika harga menembus ke atas US$4.953, yang merupakan level Fibonacci 0,5, itu mengindikasikan kekuatan jangka pendek. Tapi, level breakout utama ada di US$5.155, yakni Fibonacci 0,618. Zona ini sejalan dengan garis tren atas dari channel turun. Jika terjadi penutupan harian di atas US$5.155, berarti emas akhirnya keluar dari struktur bearish untuk pertama kali sejak Januari. Target selanjutnya akan terbuka di US$5.443, US$5.600, dan US$5.810.

Tetapi jika gagal menembus US$5.155, maka sinyal bearish akan tervalidasi. Jika harga menembus ke bawah US$4.751, yakni level Fibonacci 0,382, maka support saat ini akan ditembus. Di bawah itu, US$4.501 menjadi support selanjutnya. Bahkan, ada kemungkinan harga kembali ke US$4.097 bila channel turun kembali berkuasa.

Analisis Harga Emas
Analisis Harga Emas: TradingView

Harga emas di US$5.155 menjadi batas antara breakout dan pelemahan. Jika harga berhasil ditutup di atas level ini, maka reli 18% akan mendapat keyakinan yang saat ini masih belum ada.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori