Terkait topik iniDewan Strategi Institusional & Keuangan On-Chain

US$30 Triliun Dream: Bisakah Anthropic Menjual IPO Terbesar Sepanjang Sejarah?

  • Anthropic akan menawarkan kepada investor IPO peluang pasar AI di atas US$30 triliun.
  • Angka tersebut mengasumsikan model AI pada akhirnya akan menangani sejumlah besar pekerjaan manusia.
  • Perusahaan menargetkan valuasi sebesar US$2 triliun, namun secara keseluruhan masih belum menghasilkan keuntungan.
Promo

Anthropic akan memberi tahu investor IPO bahwa mereka membidik pasar di atas US$30 triliun, demikian laporan Wall Street Journal pada Selasa. Klaim ini melampaui pitch SpaceX sebesar US$28,5 triliun, yang sebelumnya jadi klaim pasar terbesar dalam sejarah IPO.

Pembuat Claude ini bisa saja mengajukan prospektus sebelum akhir Agustus. Para bankir telah mengajukan penggalangan dana di atas US$100 miliar dengan valuasi mendekati US$2 triliun. Keduanya akan mencetak rekor baru.

Disponsori
Disponsori

Mimpi US$30 Triliun Dijual dari Proyeksi Kerja AI di Masa Depan

Total addressable market (TAM) adalah total pendapatan yang bisa dihasilkan perusahaan jika mampu mendapatkan seluruh pelanggan potensial. Versi Anthropic menghitung nilai pekerjaan yang suatu saat bisa AI lakukan, papar laporan WSJ ini.

Secara sederhana, pitch ini menjual kita otomatisasi atas sebagian besar pekerjaan manusia. Impian ini terasa berat, karena penjualan saat ini masih jauh sekali dari skala itu.

Patokan sudah berubah cepat karena pada 2019, penggalangan dana Saudi Aramco sebesar US$25,6 miliar jadi rekor IPO hingga Juni lalu. Lalu SpaceX berhasil mengumpulkan US$85,7 miliar sambil mengklaim pasar sebesar US$28,5 triliun, sebagian besar terkait AI.

Sekarang bandingkan klaim Anthropic dengan realita. Sebanyak 191 perusahaan teknologi di S&P 1500 menghasilkan sekitar US$2,4 triliun tahun lalu. Pasar yang dipitchingkan 12 kali lebih besar dari pendapatan seluruh sektor teknologi AS yang sudah tercatat.

Profesor NYU Aswath Damodaran, yang dikenal luas sebagai dekan valuasi, menuturkan perhitungan AI SpaceX sudah melewati batas wajar.

Disponsori
Disponsori

Proyeksi Anthropic sendiri yang menyasar pendapatan hingga US$200 miliar pada 2028 sebenarnya baru mencakup kurang dari 1% pasar yang diklaim tadi.

IPO Anthropic Bertumpu pada Pendapatan Tertinggi dan Laba Tipis

Pertumbuhan memang nyata, sebab annualized run rate US$65 miliar Anthropic di akhir Juli melonjak dari sekitar US$9 miliar di akhir 2025. Itu berarti kenaikan tujuh kali lipat dalam tujuh bulan.

Pendapatan kuartal kedua, menurut data yang pertama kali dilaporkan Bloomberg, mencapai lebih dari US$11,5 miliar, atau 14 kali lebih tinggi dibanding setahun sebelumnya. Kuartal ini juga menghasilkan pendapatan operasional yang sudah disesuaikan secara positif, konon ini yang pertama untuk laboratorium AI frontier.

namun, detail kecil sangat penting. Angka-angka ini belum diaudit dan bisa saja berubah sebelum berkas pendaftaran diajukan, menurut Bloomberg. Laba yang sudah disesuaikan juga biasanya tidak menghitung biaya seperti pembayaran saham.

Tagihan komputasi yang besar bisa saja mendorong kuartal-kuartal berikutnya kembali ke zona rugi. Sementara itu, harga pasar privat bulan Mei yang sebesar US$965 miliar harus naik dua kali lipat dalam beberapa bulan, hanya mengandalkan satu kuartal laba yang sudah disesuaikan.

Selisih itulah yang jadi inti penawaran ini. Para investor akan membiayai bertahun-tahun pengeluaran infrastruktur jauh sebelum laba berkelanjutan datang, berharap penggalangan dana ini bisa melewati rekor SpaceX.

Tekanan Politik dan Yield yang Naik Uji Waktu IPO

Investor ventura Chamath Palihapitiya menyebut ada tiga ancaman bagi masa depan AI:

  • Meningkatnya sentimen anti-AI
  • Penolakan politik terhadap pembangunan data center, dan
  • Imbal hasil obligasi pemerintah (treasury yield) yang menanjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun.

Penolakan tadi sekarang sudah jadi aksi nyata. Texas membekukan proyek data center baru pada Agustus sambil menunggu audit negara bagian. Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro menandatangani sebuah perintah yang mengakhiri izin cepat, dan New York memutuskan moratorium satu tahun.

Di sisi lain, biaya pinjaman terus naik. Departemen Keuangan meningkatkan pembelian kembali obligasi untuk menahan yield jangka panjang, sebagian karena penerbitan utang terkait AI yang begitu besar membebani pasar.

Anthropic sudah paham risikonya, ini yang membuat mereka berencana menyertakan sentimen negatif terhadap AI sebagai faktor risiko dalam prospektusnya. Selain itu, perusahaan sangat bergantung pada Amazon dan Google untuk komputasi, serta tidak memiliki peringkat kredit investment-grade.

Berkas pendaftaran, yang kemungkinan terbit dalam hitungan hari, akan menunjukkan seberapa besar janji US$30 triliun itu bertahan setelah seluruh fakta terungkap. Dengan rencana IPO OpenAI baru di tahun 2027, penerimaan pasar terhadap Anthropic bisa jadi patokan untuk semua debut AI berikutnya.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori