CEO Coinbase (COIN) Brian Armstrong mengingatkan para pengikutnya di X bahwa akun pribadinya tidak mengandung sinyal trading. Ia menegaskan, dirinya tidak berkaitan dengan euforia meme coin BRIAN yang dipicu oleh pergantian foto profilnya di Base pada pekan lalu.
Klarifikasi ini muncul setelah anggota komunitas Base menuduh Armstrong kurang memberikan dukungan. Armstrong menyebut kritikan itu sebagai tanggapan yang masuk akal. Meski begitu, ia menegaskan bahwa akun miliknya seharusnya tidak menjadi acuan untuk trading meme coin.
Foto Profil yang Menggerakkan Pasar Meme Coin
Pada 16 Juli, Armstrong mengganti avatar X miliknya dengan gambar karya seni yang terkait dengan BRIAN, sebuah meme coin yang dijuluki Coinbase Man. Token ini berjalan di jaringan layer-2 Base milik Coinbase yang dibangun di atas Ethereum.
Hanya dalam hitungan jam, kapitalisasi pasar token tersebut melonjak 37 kali lipat. Nilainya naik dari sekitar US$1 juta menjadi mendekati US$37 juta karena para trader mengejar sinyal itu.
Reli harga tersebut langsung berbalik ketika Armstrong mengembalikan foto profil lamanya. Kapitalisasi pasar ambruk lebih dari 85% dalam waktu kurang dari satu hari. Data BeInCrypto saat ini menunjukkan meme coin tersebut bertahan di kisaran US$224.000, jauh di bawah level sebelum pump terjadi. Fluktuasi ini menyoroti risiko trading meme coin yang lebih terikat pada perhatian sang founder dibandingkan fundamentalnya.
Armstrong Menegaskan Batasan Soal Sinyal Trading
Armstrong langsung menanggapi fluktuasi harga ini lewat sebuah unggahan panjang di X.
“Jika Anda menjadikan akun X saya sebagai alpha, Anda melakukannya atas risiko sendiri, bertentangan dengan keinginan saya. Saya tidak pernah menyarankan hal ini.”
Ia menyatakan bahwa dirinya mendukung kebebasan ekonomi untuk trading meme coin, sehingga ia akan tetap memposting konten yang menurutnya lucu. Meski demikian, ia menegaskan bahwa postingan dan foto profilnya bukan bentuk dukungan atau keterlibatan terhadap proyek apa pun.
Armstrong menambahkan, baik dirinya maupun kreator Base Jesse Pollak tidak akan mempromosikan token jika diminta. Aturan kepatuhan dan regulasi juga sudah membatasi banyak token agar tidak bisa listing di exchange Coinbase, jelasnya.
Dukungan Sungguhan Base di Luar Euforia Meme Coin
Armstrong menyinggung eksperimen token di Base sebelumnya yang gagal membawa nilai jangka panjang. Ia bahkan menyudahi mendorong token konten tersebut beberapa minggu lalu setelah mengakui strategi itu tidak berhasil.
Menurut Armstrong, dukungan nyata mengalir lewat hibah untuk builder, Coinbase Ventures, dan Base Ecosystem Fund. Perhatian dari meme coin viral tidak punya peran dalam bentuk dukungan ini, tambahnya.
Meski demikian, batasan regulasi menentukan token mana yang bisa Coinbase listing. Hal itu berbeda dengan isu promosi aplikasi Base yang muncul awal tahun ini. Fokus Armstrong pada saham dan pembayaran tokenisasi sejalan dengan visi stablecoin yang lebih luas untuk aset kripto.
Masih belum pasti apakah para trader akan memperhatikan peringatan tersebut. Meme coin di Base yang terhubung dengan foto anjing dan keluarga Armstrong sebelumnya juga bereaksi terhadap postingannya, bahkan pernah naik ratusan persen dalam satu hari. Kemungkinan akun Armstrong akan tetap bisa memengaruhi harga meme coin, apapun peringatannya.











