Arthur Hayes membeli 1.293 ETH (US$2,48 juta) pada Rabu, 15 Juli, setelah sebelumnya menerima 646 ETH (US$1,24 juta) dari Galaxy Digital, menurut data on-chain. Langkah ini menandai perubahan strategi beberapa minggu setelah ia menjual 6.000 ETH dengan kerugian.
Perubahan strategi ini juga menambah daftar transaksi kontroversial sepanjang tahun ini. Hayes sudah dikenal sering membuat keputusan berani dan terkenal pada token seperti SYN, HYPE, ZEC, NEAR, dan WLD, lalu keluar atau berbalik arah beberapa saat kemudian, sehingga menimbulkan perhatian akan polanya yang membeli secara terbuka, namun menjual diam-diam.
Dua Kali Beli ETH dalam Satu Hari
Hayes pertama kali mengirim US$1,25 juta USDC ke prime broker FalconX. Beberapa menit kemudian, Galaxy Digital mengirimkan 646,33 ETH (US$1,24 juta) ke wallet miliknya, sebuah pola yang Onchain Lens soroti kemungkinan besar sebagai transaksi over-the-counter.
Tidak lama kemudian, Hayes juga membeli 1.293 ETH (US$2,48 juta) yang membuat total pembelian ETH-nya dalam satu hari melebihi 1.900 ETH.
Harga Ether berada di kisaran US$1.920 pada waktu publikasi, naik 2,79% dalam 24 jam terakhir menurut price tracker Ethereum dari BeInCrypto. Kapitalisasi pasar Ethereum sekitar US$231 miliar, dan masih menempati peringkat kedua di antara semua aset kripto.
Rekam Jejak Sering Balik Arah
Pembelian besar ini menunjukkan perubahan strategi yang tajam. Hayes menjual 6.000 ETH dengan kerugian sekitar US$606.000 di akhir Juni, hanya beberapa minggu setelah membangun posisinya itu. Pada periode yang sama, ia juga keluar dari Worldcoin, Zcash, NEAR, dan Hyperliquid, sambil menyebut harga energi, IPO yang berhubungan dengan AI, serta ketidakpastian politik sebagai risiko di pasar kripto.
Hayes juga membeli token SYN Synapse senilai US$2,2 juta di akhir Juni. Harga SYN sendiri sudah turun lebih dari 55%, membuat Hayes rugi sekitar 28% atau US$610.000 secara unrealized loss.
Ia lebih beruntung di Bitcoin. Prediksinya soal BTC di kisaran US$40.000 sebagai dasar harga pada bulan Juni terbukti beberapa minggu kemudian, ketika sebuah perusahaan mining besar dari Cina memperkirakan hal yang sama sambil menyebut namanya.
Apakah aksi beli ETH kali ini akan lebih baik daripada transaksi SYN-nya, atau sesuai dengan proyeksi Ethereum di bulan Juli, akan terlihat dalam beberapa minggu ke depan.








