Token AVA, yang terhubung dengan platform perjalanan Travala yang didukung Binance, melonjak hingga 112% secara intraday, berbalik dari titik terendah di dekat US$0,155 ke puncak US$0,329. Pergerakan ini terjadi setelah Bithumb membuka pasangan trading baru dengan mata uang won Korea untuk token tersebut.
Setelah itu, AVA bergerak turun ke sekitar US$0,27, namun tetap naik sekitar 72% dalam 24 jam terakhir. Trading Futures leverage sepertinya turut memperpanjang kenaikan harga setelah pergerakan dimulai.
Listing Won di Bithumb Tarik Gelombang Pembeli Token AVA
Bithumb, salah satu exchange berbasis won terbesar di Korea Selatan, mengumumkan pasangan AVA/KRW pada hari Kamis. Trading dibuka pukul 14.00 Waktu Korea, dengan deposit ether yang turut didukung. Travala mengonfirmasi listing tersebut bersama dengan AVA Foundation, yang mengelola token ini.
Volume mendukung pemicu kenaikan. Data menunjukkan hampir US$40 juta diperdagangkan pada pasangan baru Bithumb ini. Jumlah itu dibandingkan dengan sekitar US$26 juta di pasar AVA/USDT Binance pada periode yang sama. Ini adalah angka volume trading, bukan arus bersih, tapi menunjukkan di mana likuiditas baru mengalir.
Listing di Korea Selatan memang kerap menggerakkan harga token. Token DRV milik Derive naik hampir 30% setelah debut serupa di Upbit dan Bithumb pada bulan Juli.
Leverage Kemungkinan Menambah Bahan Bakar
Data Futures menunjukkan adanya spekulasi besar di atas reli pasar spot. Open Interest AVA di Binance, yaitu nilai dalam dolar dari kontrak futures yang beredar, melonjak sekitar 454% ke US$6,9 juta menurut CoinGlass. Para trader berbondong-bondong membuka posisi leverage baru seiring harga meroket.
Likuidasi short di Binance mencapai sekitar US$784.000 dalam 24 jam, dibandingkan dengan sekitar US$433.000 likuidasi long. Trader yang bertaruh melawan AVA dipaksa menutup posisi, sehingga menambah tekanan beli sendiri. Hal ini menandakan short covering menjadi penguat kenaikan, bukan pemicu awalnya.
Buyback terbaru memberi dukungan latar belakang. AVA Foundation mengungkapkan telah membeli kembali hampir 370.000 AVA pada 15 September melalui program bulanan mereka. Kini, upaya tersebut telah mengunci lebih dari 13% supply yang beredar. Program ini sudah ada sebelum listing hari Kamis, meski bisa saja memperkecil jumlah token yang tersedia untuk dijual saat reli berlangsung.
Apakah AVA mampu mempertahankan kenaikan sekitar 72% setelah volume awal di Bithumb mulai dingin masih menjadi pertanyaan terbuka.









