BitMEX telah menyelesaikan dan menghapus listing XBTUSD, menutup salah satu perdagangan paling berpengaruh dalam sejarah aset kripto. Kontrak Bitcoin ini berjalan lebih dari 10 tahun dan menjadi contoh untuk pasar futures perpetual yang kini mendominasi dunia trading aset kripto.
BitMEX sendiri akan tutup pada 23 September. Tapi, produk yang mereka ciptakan kini ada di mana-mana.
Perdagangan Bitcoin yang Ditiru Setiap Exchange Besar
XBTUSD diluncurkan pada 13 Mei 2016. Kontrak ini memungkinkan trader bertaruh pada Bitcoin tanpa tanggal kedaluwarsa.
Futures tradisional memiliki tanggal jatuh tempo yang tetap, sementara XBTUSD tidak. Hal itu membuat para trader tetap berada di satu pasar secara berkelanjutan tanpa harus membagi likuiditas ke berbagai kontrak yang berbeda.
BitMEX juga memperkenalkan sistem funding rate agar harga kontrak tetap mendekati harga spot Bitcoin. Ketika terlalu banyak trader di satu sisi, mereka harus membayar pihak lawan.
Kemudian hadir fitur leverage. Saat peluncuran, trader bisa mengendalikan hingga US$100 eksposur Bitcoin untuk setiap US$1 yang mereka setor. BitMEX lalu menaikkan batas leverage menjadi 250x untuk pengguna yang mengaktifkan fitur Leverage Booster pada April 2024.
Model ini pun menyebar cepat. Binance, Bybit, OKX, dan Hyperliquid sekarang menawarkan versi mereka sendiri.
BitMEX menyebut kontrak perpetual kini mencakup lebih dari 75% volume trading aset kripto secara keseluruhan.
Kini Wall Street Juga Mengincar Perpetual
Format ini sekarang mulai merambah ke luar dunia aset kripto. Pada bulan Agustus, Kalshi mengajukan permohonan ke regulator AS agar dapat menawarkan futures perpetual indeks saham.
Perusahaan induk Kraken juga berencana membawa perpetual Hyperliquid ke trader AS melalui platform yang teregulasi.
“12 years. 0 customer funds lost. Every bull and bear cycle crypto has ever had,” tulis BitMEX dalam postingan penutupnya.
Klaim itu merujuk pada dana pelanggan yang hilang akibat pelanggaran keamanan, bukan kerugian dari aktivitas trading.
Contohnya, Celsius menggugat lima entitas BitMEX pada 12 September atas hilangnya 6.360 Bitcoin karena likuidasi paksa saat terjadi crash di Maret 2020.
XBTUSD memang sudah tiada. Tapi, struktur pasar yang diciptakannya masih terus berkembang.
Di Mana Desain Perpetual Swap Sekarang Menyebar
Desain ini sekarang mulai masuk ke pasar saham biasa. Kalshi mengajukan permohonan ke regulator AS pada bulan Agustus untuk mencatatkan futures perpetual indeks saham, dan perusahaan induk Kraken berencana menghadirkan perpetual Hyperliquid untuk warga Amerika lewat platform yang teregulasi.
“12 years. 0 customer funds lost. Every bull and bear cycle crypto has ever had,” tulis BitMEX dalam postingan penutupnya.
Catatan ini mencakup peristiwa peretasan, bukan kerugian akibat aktivitas trading. BeInCrypto pernah memberitakan bahwa Celsius menggugat lima entitas BitMEX pada 12 September terkait kehilangan 6.360 Bitcoin akibat likuidasi paksa saat crash Maret 2020.
Produk ini bahkan mampu bertahan lebih lama daripada perusahaan yang menciptakannya.









