Lihat lebih banyak

Ternyata Inilah Alasan Binance Labs Beli US$5 Juta Curve DAO Token (CRV)

3 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Binance Labs mengumumkan secara publik bahwa mereka telah melakukan investasi senilai US$5 juta (Rp76,31 miliar) di Curve DAO Token (CRV).
  • Investasi ini menggarisbawahi komitmen Binance Labs untuk berkolaborasi dengan Curve Finance dan membentuk masa depan sektor DeFi.
  • Langkah Binance Labs tersebut terjadi setelah Curve Finance mengalami eksploitasi dan pinjaman sang pendirinya hampir menyebabkan risiko sistemik di dunia DeFi.
  • promo

Binance Labs, lengan investasi dan inkubasi dari Binance, pada hari Kamis (10/8) mengumumkan secara publik bahwa mereka telah melakukan investasi senilai US$5 juta (Rp76,31 miliar) di Curve DAO Token (CRV).

Investasi ini menggarisbawahi komitmen Binance Labs untuk berkolaborasi dengan Curve Finance dan membentuk masa depan sektor decentralized finance (DeFi).

Yi He, co-founder Binance dan Head of Binance Labs, mengatakan bahwa Curve adalah stableswap terbesar, dan sebagai protokol utama di DeFi, Curve berkontribusi pada pertumbuhan ruang yang stabil di tahun 2023.

“Mengingat peristiwa baru-baru ini yang berdampak pada protokol Curve, Binance Labs telah menawarkan dukungan penuh kepada Curve melalui investasi dan kolaborasi strategis. Kami memandang kerja sama ini sebagai titik awal dan berharap dapat berkolaborasi untuk lebih mendorong pertumbuhan ekosistem DeFi,” jelas Yi He.

Berdasarkan data CoinGecko, harga CRV terpantau turun sekitar 0,6% dalam 24 jam terakhir dan naik sekitar 6,1% dalam 7 hari terakhir.

Sebagai informasi, CRV adalah token ERC-20 berbasis di jaringan Ethereum yang mendukung ekosistem Curve.

Curve merupakan stableswap terbesar dan decentralized exchange (DEX) terbesar kedua, dengan total value locked (TVL) sekitar US$2,4 miliar dan volume perdagangan harian sekitar US$215 juta.

Proyek ini dirancang untuk memungkinkan pengguna dan protokol terdesentralisasi lainnya bertukar token ERC-20 pada platform Curve dengan biaya rendah dan slippage yang rendah.

CRV adalah token utilitas dari protokol Curve yang digunakan untuk menukar stablecoin dan token ERC-20 lainnya, bersama dengan staking, boosting, dan voting untuk tujuan tata kelola.

Saat ini, ada berbagai DEX yang tersedia di pasaran. Cari tahu ulasan lengkapnya di Rekomendasi 12 Decentralized Exchange (DEX) Terbaik di 2023.

Platform Curve Akan Hadir di BNB Chain

Curve saat ini beroperasi di beberapa chain seperti di Ethereum, Polygon, Arbitrum, dan Optimism, serta menawarkan keunggulan kecepatan dan biaya. Sebagai bagian dari kolaborasi dengan pihak Binance, Curve berencana untuk turut hadir di jaringan BNB Chain.

Dengan basis Curve berfungsi sebagai lapisan dasar DeFi, langkah ini dinilai akan semakin mendorong pertumbuhan ekosistem DeFi di BNB Chain.

Michael Egorov, pendiri Curve, mengatakan bahwa BNB Chain telah mendapatkan kehadiran yang signifikan di DeFi, dan memiliki posisi yang baik untuk menerapkan produk Curve saat ini dan yang akan datang pada chain mereka.

“Kami berharap dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan secara kolaboratif di seluruh ekosistem DeFi,” kata Michael Egorov.

Sempat Terjebak dalam Krisis

Pihak Binance menyoroti peristiwa baru-baru ini yang berdampak pada protokol Curve. Hal itu terkait Curve yang jadi korban peretasan yang berlangsung pada hari Minggu (30/7). Aksi peretasan itu mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat (USD).

Usai mengalami peretasan, Curve Finance mengalami kekacauan lebih lanjut yang dipicu sendiri oleh pendirinya dan bisa mengancam sektor decentralized finance (DeFi) secara keseluruhan.

Posisi pinjaman yang bernilai puluhan juta dolar AS milik Michael Egorov berada pada risiko likuidasi yang lebih tinggi. Jika posisinya dilikuidasi, hal itu dapat memiliki implikasi besar bagi seluruh sektor DeFi.

Merujuk data DeBank, Michael Egorov sempat menggadaikan native token Curve DAO Token (CRV) yang bernilai hingga sekitar US$168 juta untuk mendapat pinjaman US$63 juta dalam bentuk stablecoin USDT dari Aave. Lalu, menurut data DefiLlama, posisi pinjaman Michael Egorov sempat dapat dilikuidasi ketika harga CRV berada di sekitar level US$0,37.

Bila ditotal, Michael Egorov sempat meminjam sekitar US$107,09 juta dari Aave, Abracadabra, Fraxlend, Inverse, dan Silo. Sementara itu, dia menggunakan ratusan juta token CRV yang bernilai US$247,15 juta sebagai jaminan pinjamannya. Nilai jaminan pinjaman itu mencapai sekitar 51,4% dari total market cap CRV yang saat ini sekitar US$480,41 juta.

Dalam perkembangannya, pendiri Curve berhasil mendapat dana puluhan juta dolar AS dari berbagai pihak dengan menjual token CRV miliknya. Lantas, dana itu digunakan untuk membayar sejumlah pinjamannya di beberapa platform DeFi.

Menyusul serangkaian perkembangan terakhir, harga CRV akhirnya berhasil selamat dari ancaman breakdown dari level support jangka panjangnya. Hal ini berkat adanya aksi pemantulan yang cukup kuat. Saat ini, harga CRV diperdagangkan di sekitar level US$0,6.

Bagaimana pendapat Anda tentang investasi Binance Labs dalam token CRV? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori