Bitcoin Time Machine Beri Diskon 50% untuk Pembeli, Cameron Winklevoss Bilang

  • Cameron Winklevoss mengatakan trade AI memberikan investor mesin waktu Bitcoin.
  • Dia menggambarkan US$64.000 BTC sebagai diskon 50% dibanding puncak tahun lalu.
  • Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$64.231, sekitar 49% di bawah rekor bulan Oktober 2025.
Promo

Co-founder Gemini, Cameron Winklevoss, menyatakan bahwa tren artificial intelligence (AI) telah memberikan investor sebuah mesin waktu Bitcoin (BTC), karena saat ini aset tersebut diperdagangkan hampir setengah dari harga tahun lalu.

Ia menyampaikan pendapat tersebut di X, dan mengajak investor untuk melihat penurunan harga ini sebagai peluang masuk, bukan sebagai sinyal peringatan.

Mengapa Winklevoss Menyebut Ini sebagai Mesin Waktu Bitcoin

Winklevoss berpendapat bahwa aliran modal yang mengincar saham AI telah menekan harga aset kripto. Akibatnya, pembeli kini bisa mendapatkan harga yang sebelumnya hampir tidak mungkin dijangkau dua belas bulan lalu.

Cameron Winklevoss. Source: X

Ia mengaitkan pelemahan ini dengan persaingan untuk mendapatkan modal. Saham-saham AI menyerap arus dana yang sebelumnya mengalir ke aset berisiko seperti BTC.

Disponsori
Disponsori

Perbandingan ini didasarkan pada fakta sederhana. Setahun yang lalu, BTC diperdagangkan di atas US$120.000, dan hanya sedikit holder yang memperkirakan harga akan turun kembali ke sekitar US$60.000.

Menurut data harga BeInCrypto, Bitcoin mencetak puncak di US$126.080 pada 6 Oktober 2025. Kini BTC berpindah tangan di harga US$64.231, sekitar 49% di bawah rekor tersebut. Di sisi lain, nilai pasar aset ini saat ini berada di kisaran US$1,29 triliun.

Performa Harga Bitcoin
Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

Grafik tersebut memperlihatkan area terjadinya penurunan. BTC sempat turun tajam pada Februari 2026 dan sejak saat itu diperdagangkan di bawah US$80.000.

Pernyataan ini juga mengingatkan pada seruannya sebelumnya. Pada bulan Juli, Winklevoss sempat mendukung Bitcoin dan Zcash saat penurunan harga AI membuat indeks Kospi Korea Selatan jatuh hampir 11%.

Catatan trading pribadinya juga menambah kerumitan pesannya. Pada bulan Maret, kakak beradik Winklevoss memindahkan BTC senilai US$130 juta ke wallet Gemini, yang diperkirakan analis sebagai persiapan untuk menjual.

Gemini pun merasakan langsung dampak penurunan tersebut. Exchange ini memangkas sekitar 30% karyawannya di awal tahun ini dan membukukan kerugian sebesar US$585 juta pada 2025.

Analis Masih Melihat Peluang Turun di Bawah US$64.000

Tidak semua orang menganggap harga diskon saat ini sudah menjadi batas bawah. Studi BeInCrypto tentang siklus waktu menempatkan titik terendah bear market mendekati US$47.000.

Permintaan institusi juga terlihat masih tipis. Pekan lalu, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot mencatat arus keluar sebesar US$390 juta seiring kenaikan harga minyak.

Pertanyaan soal AI bisa berdampak dua arah. Dana yang keluar dari saham AI dapat meningkatkan pasar kripto. Tapi, penjualan besar di aset berisiko secara umum justru bisa menyeret BTC lebih rendah terlebih dahulu.

Meski demikian, Bitcoin menunjukkan sedikit pergerakan independen pekan ini. Pada hari Senin, S&P 500 turun, sedangkan BTC naik di atas US$64.000 menjelang rilis notulen Federal Reserve.

Winklevoss menutup unggahannya dengan bertanya kapan Bitcoin akan kembali ke masa depan. Trader yang mengikuti harga Bitcoin saat ini bisa mendapatkan sebagian jawaban dari notulen The Fed pekan ini.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori