Lihat lebih banyak

CEO BlackRock: Bitcoin adalah Aset Internasional dan Mendigitalkan Emas

4 mins
Diperbarui oleh Ahmad Rifai
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Bitcoin adalah aset internasional dan memiliki peran mendigitalkan emas, kata CEO BlackRock.
  • Pada 2017, Larry Fink sempat sebut Bitcoin adalah sebuah ‘indeks pencucian uang’.
  • Dalam wawancara terbaru, CEO BlackRock juga membahas tentang peluang keberhasilan ETF Bitcoin spot.
  • promo

CEO BlackRock, Larry Fink, membuat gempar komunitas kripto saat menyebut Bitcoin sebagai aset internasional dan memiliki peran mendigitalkan emas.

“Saya percaya bahwa peran kripto adalah mendigitalkan emas dalam banyak hal,” kata CEO dari perusahaan manajemen aset yang mengelola aset US$9 triliun itu pada hari Rabu (5/7).

Pihaknya percaya bahwa jika BlackRock dapat membuat lebih banyak tokenisasi aset dan sekuritas (efek), itulah Bitcoin yang dapat merevolusi sistem keuangan.

Dia menambahkan bahwa, “Alih-alih berinvestasi dalam emas sebagai hedging (lindung nilai) terhadap inflasi, lindung nilai terhadap masalah berat di suatu negara, atau devaluasi mata uang Anda di negara mana pun Anda berada, mari kita perjelas: Bitcoin adalah aset internasional. Itu tidak didasarkan pada satu mata uang apa pun, sehingga dapat direpresentasikan sebagai aset yang dapat dimainkan oleh masyarakat sebagai aset alternatif.”

Larry Fink pun menegaskan, “Saya menyebut fondasi BlackRock adalah tentang harapan. Anda berinvestasi untuk masa pensiun karena Anda yakin hari esok lebih baik dari hari ini.”

Sebagai catatan, Larry Fink pada Oktober 2017 sempat mengatakan Bitcoin adalah sebuah ‘indeks pencucian uang’ ketika harga Bitcoin sekitar US$5.800 dan telah naik 470% pada tahun itu.

“Bitcoin hanya menunjukkan kepada Anda berapa banyak permintaan pencucian uang yang ada di dunia. Hanya itu,” kata Fink.

Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar level US$30.444, naik sekitar 85% sejak awal tahun 2023.

Reaksi Komunitas Kripto

Terkait pernyataan terbaru dari CEO BlackRock tentang Bitcoin, komunitas kripto tidak tahan untuk berkomentar.

Changpeng ‘CZ’ Zhao, tokoh utama di balik Binance selaku crypto exchange terbesar di dunia, bereaksi dengan menulis, “Kemudian mereka bergabung dengan Anda.”

Co-founder Gemini, Cameron dan Tyler Winkelvoss, menulis, “Pertama, mereka mengabaikan Anda. Lalu, mereka menertawakan Anda. Kemudian, mereka bergabung dengan Anda, mengajukan berkas exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot.”

Memang benar, BlackRock resmi mengajukan berkas ETF Bitcoin spot mereka bernama iShares Bitcoin Trust pada 15 Juni lalu. Berkas itu diajukan ulang oleh Nasdaq ke Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) pada 29 Juni lalu untuk memperbarui informasi mengenai perjanjian berbagi pengawasan dengan crypto exchange Coinbase.

Akun Twitter rwlk (@sherlock_hodles) berimajinasi, “CEO BlackRock baru saja mengatakan bahwa dia yakin kripto yang saya miliki akan dipompa kembali ke level tertinggi sepanjang masa (ATH). Ini mungkin bukan kata-kata persis yang dia gunakan, tapi saya bisa membaca yang tersirat.”

Joe Consorti, analis market di The Bitcoin Layer, menyoroti pernyataan CEO BlackRock tentang Bitcoin mendigitalkan emas.

Dia mencatat, “Market cap atau kapitalisasi pasar Bitcoin sekitar US$592 miliar, sementara market cap emas sekitar US$12,68 triliun. Itu adalah premi moneter [nilai masa depan Bitcoin] yang sangat banyak untuk diapresiasi.”

Menurut jurnalis kripto Frank Chaparro, “Hanya masalah waktu hingga Jamie Dimon, CEO JPMorgan, berubah pikiran. Segera. Kemudian, kirim [harga Bitcoin] ke level US$100.000.”

CEO BlackRock Membahas ETF Bitcoin Spot

Dalam pernyataan yang diberikan untuk wawancara dengan Fox Business, Larry Fink tidak dapat mengatakan kapan regulator AS memberikan keputusan terkait berkas ETF Bitcoin spot yang diajukan BlackRock. Dia pun tidak dapat menjelaskan secara spesifik tentang berkas ETF Bitcoin spot dari pihaknya.

“Kami berharap, seperti di masa lalu, kami dapat bekerja sama dengan regulator kami dan mendapatkan pengajuan yang disetujui suatu hari nanti. Saya tidak tahu akan seperti apa suatu hari nanti, tetapi kami akan melihat bagaimana hasilnya nanti,” kata CEO BlackRock itu.

Dia juga menegaskan tentang pihaknya yang memiliki rekam jejak yang baik bekerja sama dengan regulator dan berusaha memastikan memikirkan semua masalah seputar pengajuan berkas apa pun.

Sang CEO BlackRock menyebut apa yang mereka coba lakukan dengan kripto adalah membuatnya lebih demokratis dan membuatnya jauh lebih murah bagi investor.

“Saat ini, bid-ask spread untuk kripto sangat mahal. Itu memang mengikis banyak return (imbal hasil dari aktivitas investasi). Kami berharap regulator kita melihat pengajuan ini [ETF Bitcoin spot] sebagai cara untuk mendemokratisasi kripto,” katanya.

Sebagai catatan, bid-ask spread adalah selisih antara harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli untuk suatu aset dan harga terendah yang bersedia diterima penjual.

Menurut Eric Balchunas, analis ETF senior di Bloomberg, CEO BlackRock benar tentang membuat kripto (khususnya Bitcoin) lebih murah.

“Kami telah mengatakan ini selama bertahun-tahun. ETF Bitcoin spot akan menelan biaya 0,01% untuk berdagang (dan ini berlaku untuk siapa pun terlepas dari ukurannya) di semua bursa utama [konvensional]. Bandingkan dengan crypto exchange mana pun dan Anda dapat melihat potensinya di sini,” terang Eric Balchunas.

Dia memperkirakan BlackRock sepertinya all-in untuk bekerja sama dengan regulator AS demi mendapatkan persetujuan terkait ETF Bitcoin spot mereka, meskipun tidak yakin dengan kapan hal itu dapat disetujui.

Eric Balchunas juga menyoroti rekor keberhasilan BlackRock terkait pengajuan berkas ETF yaitu 575 kali disetujui dan 1 kali ditolak. Data itu membuat Larry Fink terkekeh dan kemudian berkata, “Rekor kami berbicara sendiri.”

“Semakin saya memproses wawancara Larry Fink di Fox Business, semakin banyak yang perlu direnungkan dan semakin saya senang kami relatif optimis dengan peluang persetujuan [ETF Bitcoin spot]. Larry Fink adalah CEO manager aset terbesar di planet bumi,” catat Eric Balchunas.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori