Unlock Token Chainlink Besar Picu Ketakutan Sell-Off

  • jaringan blockchain Chainlink melakukan unlock 17,875 juta LINK senilai sekitar US$165 juta dalam rilis kuartalan terbarunya.
  • Langkah ini telah memperbarui kekhawatiran tentang tekanan jual dan dilusi struktural, terutama karena LINK turun 7% selama sebulan terakhir.
  • Pada saat yang sama, akumulasi whale telah meningkat dan Chainlink terus memperluas jejak enterprise-nya.
Promo

Chainlink telah membuka kunci sebanyak 17,875 juta token LINK yang bernilai sekitar US$165 juta dalam unlock triwulanannya yang sudah dijadwalkan, menurut data on-chain.

Dari pasokan baru yang terbuka kuncinya ini, sekitar 14,875 juta LINK yang bernilai sekitar US$125 juta langsung dikirim ke exchange aset kripto Binance. Para analis pasar menyampaikan bahwa arus masuk besar ke exchange seperti ini biasanya menandakan adanya aktivitas penjualan yang diantisipasi.

Analis blockchain EmberCN menerangkan bahwa Chainlink memindahkan sisa 4,125 juta token — senilai kurang lebih US$40,1 juta — ke wallet multi-signature yang digunakan untuk mendistribusikan reward staking.

Disponsori
Disponsori

Meskipun ini memberi insentif bagi peserta jaringan, hal tersebut menyebabkan masalah ekonomi yang berputar-putar. Chainlink menambah pasokan tokennya untuk membayar staker, sehingga nilai dasar yang ingin didapatkan oleh para staker tersebut menjadi terdilusi.

Inflasi struktural ini pun mulai terasa pada performa token di pasar. Data BeInCrypto mencatatkan LINK hanya naik tipis 0,83% ke angka US$8,67 dalam 24 jam terakhir.

Akan tetapi, LINK sudah turun 7% selama satu bulan terakhir dan anjlok 60% sepanjang enam bulan ke belakang.

Meski aksi harga masih bearish, lembaga analitik blockchain Santiment mencatat lonjakan 25% dalam jumlah wallet whale yang memegang 1 juta LINK atau lebih selama setahun terakhir. Jumlah address besar tersebut naik dari 100 menjadi 125.

Jumlah Address yang Menyimpan Token LINK Chainlink Naik.
Jumlah Address yang Menyimpan Token LINK Chainlink Naik | Sumber: Santiment

Santiment menafsirkan akumulasi ini sebagai tanda “smart money” yang diam-diam sedang bersiap untuk pembalikan pasar, dengan mengatakan:

“Mungkin hal ini nampaknya tidak terlalu berkorelasi dengan harga saat Bitcoin dan seluruh pasar kripto masih dalam siklus bearish… Tapi ketika pasar kembali positif, perhatikan aset yang diam-diam mulai dikoleksi whale.”

Hal ini tak mengherankan, sebab Chainlink memang sudah dianggap sebagai infrastruktur penting bagi industri kripto.

Selama setahun terakhir, Chainlink berhasil menjalankan pilot project bersama perusahaan global seperti Swift, Mastercard, dan J.P. Morgan untuk aset tokenisasi dan fitur lintas chain.

Pada akhirnya, Chainlink nampaknya berhasil memimpin pengembangan infrastruktur blockchain untuk perusahaan, tetapi investor ritel dan institusi harus menahan tekanan dari dilusi struktural.

Hingga pasar secara umum melihat penurunan signifikan atas distribusi token ke exchange setiap kuartal, atau hadir mekanisme langsung yang menghubungkan penggunaan institusi ke permintaan token publik, maka valuasi aset ini kemungkinan akan tetap sulit pulih.

Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori