Chelsea akhirnya menjual bagian depan kaos mereka untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Pembelinya adalah Circle, perusahaan asal Amerika yang berada di balik stablecoin USDC.
Kesepakatan ini berlangsung selama satu musim, dengan logo akan mulai dipakai pada hari Minggu, ketika bertanding di kandang melawan Brighton.
Kaos Chelsea Kehilangan Sepertiga Nilainya
Kesepakatan besar terakhir Chelsea untuk kaos mereka, bersama jaringan telepon Three UK, berakhir pada 2023. Roman Abramovich sudah menjual klub di bawah sanksi oleh Inggris. Konsorsium Amerika yang dipimpin Todd Boehly pun mengambil alih.
Setelah itu, Chelsea menggunakan sponsor sementara, pertama dengan perusahaan teknologi asal AS, Infinite Athlete. Kemudian, pengembang asal Dubai, Damac, menyusul.
Penting diketahui, tidak ada klub rival yang memakai kaos polos lebih lama dari Chelsea.
Nilai sponsor terus turun, sampai akhirnya pada bulan Juni, pelacak industri The Sponsor memangkas nilai kaos Chelsea sebesar £16,7 juta, menjadi hanya £33,6 juta. Ketidakhadiran mereka di kompetisi Eropa menjadi penyebab utama. Sebagai perbandingan, nilai kaos Liverpool diestimasi mencapai £61 juta.
Chelsea tetap mengklaim bahwa kesepakatan bersama Circle masih sesuai dengan harga pasar mereka. Diperkirakan, nilainya ada di kisaran £50 juta per musim.
Mengapa Stablecoin yang Diatur Bisa Jadi Sponsor Kaos
USDC adalah aset kripto terbesar keenam, dengan valuasi sekitar US$73,6 miliar. Circle lebih banyak menjual kepercayaan, bukan sekedar teknologi. Circle berhasil meraih lisensi uang elektronik di Prancis pada Juli 2024, menjadikannya penerbit stablecoin utama pertama yang mendapat izin sesuai aturan Markets in Crypto-Assets (MiCA) milik Uni Eropa.
Waktu juga mendukung, hanya beberapa bulan setelah Financial Conduct Authority (FCA) memperingatkan klub Premier League terkait sponsor keuangan yang tidak memiliki izin.
“Jutaan penggemar sepak bola mempercayai logo klub mereka. Klub tidak boleh membiarkan perusahaan keuangan tidak resmi memanfaatkan loyalitas itu dengan menampilkan produk yang berpotensi bermasalah di hadapan jutaan penggemar,” ujar Lucy Castledine, Direktur Consumer Investments di FCA, dalam sebuah pernyataan.
Aturan stablecoin di Inggris akan berlaku di masa mendatang. Pengawasan penuh dari FCA terhadap penerbit stablecoin baru akan dimulai pada Oktober 2027. Kerja sama dengan Circle ini selesai lima bulan sebelum aturan tersebut diberlakukan.
Circle mendapatkan akses ke Premier League, serta waktunya, sebelum buku aturan baru hadir.https://x.com/circle/status/2093292761415889289
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung begitu terjadi









