Apakah OpenAI Layak Bernilai US$1,2 Triliun? Beberapa Investor Nampaknya Berpikir Demikian

  • OpenAI sedang dalam pembicaraan awal untuk putaran pendanaan privat yang menilai perusahaan mendekati US$1,2 triliun.
  • Investor memulai pembicaraan, dan angka tersebut bisa berubah dalam beberapa bulan ke depan.
  • Sam Altman menutup kemungkinan listing pada 2026, menyebut saat ini sebagai momen yang kurang bijak.
Promo

OpenAI dikabarkan telah melakukan pembicaraan awal dengan investor mengenai putaran pendanaan privat yang menilai perusahaan ini di angka US$1,2 triliun, sebelum melakukan listing publik yang oleh Sam Altman kini ditunda hingga setelah 2026.

Pembicaraan tersebut justru diprakarsai oleh para investor, bukan oleh perusahaan, dan angka nilainya pun masih bisa berubah dalam beberapa bulan ke depan. Waktu pelaksanaannya sangat dipengaruhi oleh keputusan OpenAI terkait kapan akan melakukan listing.

Nilai OpenAI Melonjak ke US$1,2 Triliun dari US$852 Miliar pada Maret

Pada bulan Maret, OpenAI telah mengumpulkan dana sebesar US$122 miliar dengan valuasi US$852 miliar. Angka US$1,2 triliun berarti kenaikan sekitar 41% dari valuasi sebelumnya.

Menurut Financial Times, pembicaraan ini masih dalam tahap awal, dan orang-orang yang mengetahui hal ini menyatakan angkanya masih bisa berubah. Belum ada informasi mengenai besaran putaran pendanaan atau pemimpin investor utama.

Perusahaan telah mengajukan prospektus penawaran umum perdana (IPO) secara rahasia pada bulan Juni. Chief Financial Officer Sarah Friar sebelumnya telah memberi tahu staf mengenai kemungkinan IPO di tahun 2027, meskipun ada peluang untuk maju lebih cepat.

Disponsori
Disponsori

Namun, pekan lalu Chief Executive Sam Altman telah menutup kemungkinan listing di tahun 2026, dengan alasan masih ada pekerjaan penting terkait keamanan yang perlu dijalankan perusahaan.

“Saya akan katakan bukan 2026. Ya, masih banyak yang harus kami kerjakan, seperti menghadapi kebutuhan keamanan dan keselarasan yang akan datang, serta bagaimana industri dan pemerintah bisa saling bekerja sama,” terang Altman kepada Fortune.

Altman juga menambahkan bahwa melihat situasi keamanan saat ini, saat ini akan menjadi “momen yang kurang bijak” untuk go public. Ia menegaskan bahwa perusahaan pun tidak merasakan tekanan terkait hal itu.

Situasi ini terjadi di tengah kekhawatiran yang terus bermunculan terkait cepatnya pengembangan AI. Banyak pihak memperingatkan bahwa teknologi ini dapat membawa dampak buruk bagi umat manusia.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Kesenjangan Pendapatan Anthropic Belum Tertutup

OpenAI telah menghabiskan US$34 miliar tahun lalu untuk melatih model mereka, meskipun mereka menyatakan bahwa pendanaan bulan Maret memberi cadangan dana cukup besar. Walaupun begitu, perusahaan ini masih memperkirakan belum akan mencapai titik impas hingga 2030.

Pendapatan tahunan OpenAI telah melewati US$40 miliar bulan lalu setelah naik 20%. Meski demikian, Anthropic masih berada di depan. Tingkat pendapatan tahunan mereka mencapai US$65 miliar pada bulan Juli, dan valuasi mereka pun melampaui OpenAI di angka US$965 miliar secara post-money.

Para banker juga telah mendorong adanya rating kredit layak investasi untuk kedua laboratorium tersebut, agar bisa memperluas basis investor utang.

Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan secara mendalam

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori