Kembali

Pengadilan AS Tolak Permohonan Custodia Bank dalam Sengketa dengan The Fed

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

14 Maret 2026 01.33 WIB
  • Sebuah pengadilan banding AS memutuskan dengan suara 7–3 untuk menolak permintaan Custodia Bank agar kasusnya terhadap The Fed dibuka kembali.
  • Putusan sebelumnya tetap berlaku, mengonfirmasi bahwa The Fed dapat memutuskan apakah akan memberikan akses bank ke sistem pembayarannya.
  • Custodia berpendapat bahwa hukum AS mengharuskan akses yang setara, namun pengadilan memihak The Fed; Mahkamah Agung kini menjadi satu-satunya opsi yang tersisa.
Promo

Pengadilan banding AS menolak permintaan Custodia Bank yang berfokus pada aset kripto untuk membuka kembali sengketa hukumnya dengan Federal Reserve terkait akses ke sistem perbankan AS.

Pada 13 Maret, Pengadilan Banding Sirkuit Kesepuluh memutuskan dengan suara 7–3 menolak untuk meninjau ulang kasus ini. Artinya, putusan sebelumnya pada Oktober masih berlaku. Sebelumnya, pengadilan menyatakan bahwa bank sentral Federal Reserve bisa memilih apakah akan memberikan akses akun perbankan utama kepada suatu institusi atau tidak.

Akun-akun tersebut dikenal dengan sebutan “akun induk.” Akun ini memungkinkan bank terhubung langsung dengan sistem pembayaran Federal Reserve. Tanpa akun induk, sebuah bank harus bergantung pada bank lain untuk memindahkan dana melalui sistem.

Disponsori
Disponsori

Hari Buruk untuk Perbankan Aset Kripto di AS?

Custodia, bank aset digital yang berbasis di Wyoming, sudah berupaya mendapatkan akun induk seperti itu sejak 2020. Bank ini menjelaskan bahwa akses langsung akan memungkinkannya menawarkan layanan pembayaran bagi perusahaan aset kripto tanpa harus memakai bank tradisional.

Namun, Federal Reserve menolak permintaan tersebut pada 2023. Regulator berpendapat bahwa model bisnis Custodia—yang fokus pada aset kripto—memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan stabilitas keuangan.

Custodia kemudian menggugat The Fed, dengan alasan bahwa hukum AS mewajibkan bank sentral memberikan akses kepada bank yang memiliki izin resmi. Namun, pengadilan berulang kali berpihak pada The Fed.

Keputusan pada hari Jumat ini memperkuat posisi tersebut. Panel pengadilan banding menyatakan bahwa Federal Reserve tetap memiliki kewenangan untuk menyetujui atau menolak permohonan yang masuk.

Tidak semua hakim sepakat. Dalam pendapat berbeda, Hakim Timothy Tymkovich dan Allison Eid memperingatkan bahwa putusan ini memberi Bank Federal Reserve terlalu banyak kekuasaan tanpa pengawasan untuk memblokir bank yang memperoleh izin dari negara bagian.

Untuk saat ini, keputusan tersebut menjadi kemunduran bagi Custodia dan bank-bank lain yang berfokus pada aset kripto yang ingin mendapatkan akses langsung ke sistem keuangan AS.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori