Upbit, exchange aset kripto terbesar di Korea Selatan, mengumumkan listing dua altcoin baru. Platform tersebut memberi konfirmasi akan menambahkan dukungan trading spot untuk Seeker (SKR) dan Espresso (ESP).
Selain itu, Bithumb juga akan melakukan listing untuk ESP hari ini. Setelah pengumuman listing, kedua token tersebut mencatat kenaikan yang kuat, dengan harga melesat dua digit seiring meningkatnya minat trading.
Upbit dan Bithumb Perluas Penawaran dengan Listing Token Baru
Berdasarkan informasi dari Upbit, SKR akan tersedia untuk ditradingkan dengan tiga pasangan: Korean Won (KRW), Bitcoin (BTC), dan Tether (USDT). Exchange ini akan membuka trading spot pada pukul 16.00 Waktu Standar Korea (KST) pada 24 Februari dan mengaktifkan deposit serta penarikan dalam waktu 90 menit sejak pengumuman.
“Deposit dan penarikan hanya didukung melalui network yang ditentukan (SKR-Solana). Harap pastikan jaringannya sebelum melakukan deposit. Alamat kontrak untuk SKR yang didukung oleh Upbit adalah: SKRbvo6Gf7GondiT3BbTfuRDPqLWei4j2Qy2NPGZhW3. Mohon konfirmasi alamat kontrak saat deposit atau penarikan SKR,” tambah exchange tersebut.
Pada pengumuman terpisah, Upbit mengumumkan dukungan untuk ESP di pasar KRW, BTC, dan USDT. Trading dijadwalkan mulai pukul 17.00 KST hari ini.
Bithumb juga mengumumkan penambahan ESP di pasar KRW mereka. Exchange ini menyatakan deposit serta penarikan akan di buka dalam waktu dua jam setelah pengumuman, dengan jadwal trading di mulai pukul 17.00 KST pada 24 Februari. Exchange tersebut menetapkan harga referensi di 149 KRW.
Kedua exchange menjabarkan pembatasan sementara yang bertujuan mengelola volatilitas selama periode awal trading. Upbit akan membatasi order beli sekitar lima menit setelah trading di mulai.
Order jual dengan harga 10% atau lebih rendah dari harga penutupan hari sebelumnya juga akan di batasi selama sekitar lima menit. Selain itu, exchange ini hanya mengizinkan order limit sekitar dua jam setelah dukungan trading di mulai.
Bithumb juga akan membatasi order beli selama lima menit setelah trading dimulai. Dalam lima menit awal tersebut, order jual akan di blokir jika harganya 10% atau lebih rendah atau 100% atau lebih tinggi dari harga referensi. Sama seperti Upbit, Bithumb hanya mengizinkan order limit sekitar dua jam setelah trading di buka.
- Baca Juga: Mengapa Pasar Aset Kripto Turun Hari Ini?
Listing di Exchange Dorong Pergerakan Tajam pada SKR dan ESP
Listing ini memicu pergerakan harga signifikan pada kedua token. Data menunjukkan SKR, native token dari ekosistem Solana Mobile, melonjak lebih dari 62% setelah pengumuman listing.
Volume trading harian meningkat lebih dari 700%, sementara Bithumb berkontribusi sekitar 33% dari total aktivitas, menurut data CoinGecko. Angka-angka tersebut menunjukkan minat transaksi yang tinggi dari pasar Korea Selatan.
ESP juga mencatat kenaikan besar, melonjak lebih dari 50% dan mencetak all-time high terbaru di US$0,16. Token ini baru di luncurkan awal bulan ini, sehingga masih sangat baru di pasar. ESP berfungsi sebagai native token untuk Espresso Network.
Espresso Network adalah protokol blockchain yang memberikan layer sequencing dan konfirmasi bersama untuk rollups dan chain lain. Protokol ini bertujuan meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas dengan mengoordinasikan urutan transaksi di berbagai jaringan.
Bagaimana pendapat Anda tentang lonjakan harga SKR dan ESP setelah listing di bursa Korea Selatan ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!