Eric Trump membantah bahwa Presiden Donald Trump sedang bersiap meluncurkan koin baru, dan menyebut klaim tersebut sebagai penipuan dalam sebuah unggahan yang ditonton 2,1 juta kali di X.
Eric Trump membalas sebuah unggahan yang mengklaim Presiden akan meluncurkan koin baru.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Tiga Koin Terkait Trump Diperdagangkan Jauh di Bawah Puncaknya
Pembantahan ini berkaitan dengan token baru. Akan tetapi, tiga aset terkait Trump sudah lebih dulu diperdagangkan, dan performanya memang jauh dari kata mengesankan. Masing-masing token tersebut masih melantai jauh di bawah level tertingginya sepanjang masa.
Official Trump (TRUMP) diluncurkan di Solana pada 17 Januari 2025, tiga hari sebelum pelantikan kedua. Dalam dua hari, token ini sempat menyentuh US$73,43, namun sejak itu harganya anjlok drastis.
TRUMP mencatat rekor terendah di US$1,37 pada 13 Agustus dan kini telah naik sekitar 88%. Kenaikan tersebut sejalan dengan reli pasar secara umum.
Melania Meme (MELANIA) muncul dua hari setelah TRUMP. Sekarang token ini diperdagangkan sekitar US$0,086, yang berarti sudah turun sekitar 99% dari puncaknya, dengan nilai pasar US$86 juta.
World Liberty Financial (WLFI) yang didukung Trump mulai diperdagangkan pada September 2025 dan sempat menyentuh US$0,33. Eric Trump juga mencantumkan token ini di profil X miliknya. Saat ini, token governance tersebut berada di kisaran US$0,06, telah amblas sekitar 78%.
Kerugian, Sorotan Senat, dan Penolakan Publik
Penurunan harga ini membawa kerugian nyata bagi para pembelinya. Firma analitik blockchain Nansen sebelumnya mencatat sekitar 1,48 juta wallet yang membeli TRUMP. Dari jumlah itu, 988.905 wallet berada di posisi rugi dengan total kerugian gabungan US$3,81 miliar berdasarkan laporan mereka.
Berdasarkan data terbaru, situasinya masih belum banyak berubah. Di antara wallet yang masih memegang TRUMP dalam jumlah berarti, mayoritas masih dalam posisi rugi. Data Nansen menunjukkan sekitar 85–95% posisi masih rugi, dan sebagian besar berada di kisaran −97% ROI belum terealisasi.
Namun, hasil ternyata berbeda untuk sang Presiden sendiri. Trump melaporkan telah memperoleh pendapatan aset kripto lebih dari US$1,4 miliar sepanjang 2025. Laporannya menyebutkan lebih dari US$500 juta berasal dari penjualan WLFI dan lebih US$600 juta melalui CIC Digital.
Senator Demokrat termasuk Elizabeth Warren dan Richard Blumenthal, mendorong agar dilakukan investigasi mengenai potensi risiko keamanan nasional dari keterlibatan Trump di dunia aset kripto.
Penolakan dari masyarakat juga mencuat setelahnya. Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos menemukan 63% warga Amerika menganggap keuntungan tersebut tidak pantas, sementara 69% mengatakan kepentingan bisnisnya memengaruhi keputusan Presiden.
Para senator akan menghadapi pemungutan suara prosedural terkait RUU CLARITY pada 15 September. Salah satu draf pasal akan melarang pejabat aktif menerbitkan aset digital, sehingga bantahan Eric Trump bisa berubah menjadi kewajiban hukum.
Langganan kanal YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis memberikan insight dari para ahli









