Kembali

Ethereum Masih Menangi Lomba Tokenisasi

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 Maret 2026 22.53 WIB
  • Nilai aset dunia nyata yang ditokenisasi melonjak 309% dari tahun ke tahun dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$26,7 miliar pada awal Maret.
  • Ethereum menguasai lebih dari 57% pasar RWA meskipun Solana memimpin dalam jumlah holder.
  • Ethereum terus muncul sebagai blockchain publik default untuk aktivitas tokenisasi institusional.
Promo

Aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi berhasil mengatasi penurunan pasar yang lebih luas. Total nilai RWA yang didistribusikan secara on-chain hampir meningkat empat kali lipat selama setahun terakhir.

Meski persaingan dari Solana (SOL) semakin ketat, Ethereum (ETH) tetap mendominasi sektor ini karena menguasai lebih dari setengah pangsa pasar.

Disponsori
Disponsori

Pertumbuhan RWA Semakin Cepat meski Pasar Mengalami Penurunan

Berdasarkan data dari RWA.xyz, nilai distribusi RWA mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$26,7 miliar pada bulan Maret. Pada waktu publikasi, angkanya sedikit turun menjadi US$26,6 miliar, naik 309% dari US$6,5 miliar setahun yang lalu.

Nilai RWA Terdistribusi
Nilai RWA Terdistribusi | Sumber: RWA.xyz

Pertumbuhan tajam ini menarik perhatian, apalagi di tengah kondisi pasar secara umum. Pasar aset kripto akhir-akhir ini diwarnai rasa takut yang ekstrim.

Walaupun begitu, kenaikan RWA yang ditokenisasi terus berlanjut karena para investor semakin melirik aset ini.

Jumlah holder juga meningkat pesat di awal tahun 2026 pada Ethereum, Solana, Arbitrum, BNB Chain, dan lainnya. Bahkan, laporan BeInCrypto sebelumnya menyoroti bahwa Solana untuk pertama kalinya melampaui Ethereum dalam jumlah holder RWA.

Berdasarkan data terbaru, Solana memiliki sekitar 157.682 holder RWA, sedikit lebih banyak dibanding Ethereum. Meski terjadi perpindahan aktivitas pengguna, Ethereum tetap jadi penguasa ekosistem RWA secara keseluruhan.

Saat ini, jaringan ini menguasai lebih dari 57% pangsa pasar RWA yang terdistribusi dan mendukung sekitar 675 proyek tokenisasi, sehingga semakin menegaskan perannya sebagai infrastruktur utama tokenisasi kelas institusional.

Disponsori
Disponsori

Minat institusi terhadap Ethereum semakin terlihat berkat sejumlah inisiatif berskala besar. Contohnya, pada Desember lalu, JPMorgan meluncurkan dana pasar uang yang ditokenisasi pertama di Ethereum.

Mengapa Wall Street Masih Memilih Ethereum untuk Tokenisasi

Lalu kenapa institusi lebih memilih Ethereum? Berdasarkan wawasan dari Dewan Pakar BeInCrypto yang beranggotakan perwakilan dari Standard Chartered dan Bitwise, mereka menyebut alasan utamanya bukanlah soal ideologi, melainkan lebih pada manajemen risiko institusi, kenyamanan, serta faktor pertahanan bisnis.

Geoff Kendrick, Global Head of Digital Asset Research di Standard Chartered, berpandangan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, sebagian besar aktivitas blockchain TradFi kemungkinan terjadi di Ethereum.

“Saya rasa Ethereum akan unggul untuk sementara waktu didorong oleh TradFi yang mulai terlibat. Ketika bank dan institusi lain mulai membangun ekosistem blockchain, saya pikir hampir semuanya akan terjadi di Ethereum dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Geoff Kendrick dari Standard Chartered.

Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis berbagi wawasan ahli

Menurutnya, adopsi jaringan alternatif baru akan terjadi di kemudian hari, terutama pada chain yang menawarkan biaya transaksi lebih murah dan proses transaksi lebih cepat, seperti Solana.

“Maksud saya, di TradFi ada pepatah sederhana: jika kamu melakukan sesuatu yang masuk akal lalu terjadi masalah, kamu masih bisa mempertahankan pekerjaanmu. Kalau kamu melakukan sesuatu yang kurang masuk akal dan gagal, pekerjaanmu mungkin hilang,” jelas Geoff Kendrick kepada BeInCrypto. “Tetapi saya yakin dalam beberapa tahun ke depan, Ethereum akan memenangkan arus dari TradFi dan seharusnya menguat juga pada harga tokennya.”

Walaupun dominasi Ethereum di antara public chain sudah terbukti, muncul pertanyaan besar apakah private dan permissioned blockchain pada akhirnya dapat menantang keunggulan awal Ethereum.

Private atau permissioned blockchain menawarkan kontrol lebih besar, privasi, kepatuhan regulasi, transaksi lebih cepat, serta biaya yang lebih terprediksi sehingga menarik institusi.

namun, mereka harus mengorbankan desentralisasi dan keterbukaan yang menjadi ciri blockchain public permissionless. Menurut CIO Bitwise Matt Hougan, institusi kemungkinan akan menjajaki lingkungan blockchain yang lebih terkontrol seperti ini.

Ia berpendapat bahwa banyak perusahaan kini “mulai mencoba terlebih dahulu.” Hougan menuturkan masih ada kemungkinan beberapa jaringan permissioned ini bisa mendapatkan adopsi yang signifikan seiring berkembangnya penerimaan institusi.

Waktu yang akan datang akan menguji apakah Ethereum bisa mempertahankan pangsa pasar 57% di tengah persaingan yang kian sengit. Untuk saat ini, pilihan Wall Street masih jelas.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori