Belum ada satu pun perusahaan yang mendapat persetujuan untuk menerbitkan asset-referenced token (ART) di bawah regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa, dua tahun setelah aturan tersebut mulai berlaku.
ART adalah stablecoin yang didukung oleh emas, aset lain, atau sekumpulan mata uang. Berbeda dengan stablecoin biasa yang mengikuti satu mata uang, seperti euro atau dolar, sebuah ART mengacu pada beberapa aset sekaligus.
Mengapa Kerangka ART MiCA Belum Punya Peminat
ART dirancang agar nilainya tetap stabil dengan didukung oleh berbagai aset, bukan hanya satu mata uang fiat. Contohnya termasuk token yang didukung oleh:
- Kombinasi aset, seperti mata uang, komoditas, atau aset kripto lainnya.
- Keranjang mata uang (misalnya 50% euro, 50% US dollar).
- Emas atau komoditas lainnya.
MiCA menyediakan salah satu bagian terbesarnya, Title III, khusus untuk produk-produk ini.
Para pembuat kebijakan merancang bagian ini setelah inovasi mata uang Libra milik Facebook—yang menggunakan model keranjang mata uang—menimbulkan kekhawatiran bank sentral pada tahun 2019. Brussels kemudian mengusulkan MiCA pada tahun berikutnya. Libra, yang kemudian berganti nama menjadi Diem, ditutup pada awal 2022. Namun, buku aturan tersebut tetap bertahan hingga kini.
Aturan yang ditinggalkan cukup berat. Berdasarkan regulasi ini, penerbit harus memegang dana sebesar 350.000 euro atau 2% dari cadangan, tergantung mana yang lebih besar.
Batas yang lebih keras diterapkan setelah itu. Begitu sebuah token melebihi 1 juta transaksi dan volume pembayaran harian mencapai 200 juta euro, penerbit harus menghentikan penerbitan baru. Kerangka ini membatasi potensi sukses, dan setiap token yang dianggap signifikan akan langsung diawasi oleh EBA.
Bagi Patrick Hansen, Direktur Strategi dan Kebijakan UE Circle, daftar yang masih kosong sejak aturan diberlakukan pada Juni 2024 menandakan kegagalan struktural, bukan sekadar adopsi yang lambat.
“Kategori ini seharusnya disesuaikan agar bisa diterapkan secara nyata atau dihapus saja. Regulasi tidak sebaiknya dibuat hanya demi regulasi,” tulisnya dalam sebuah unggahan.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Pasar Tetap Tumbuh Meski Ada Kekosongan
Di sisi lain, jumlah penerbit e-money token (EMT) naik menjadi 21, dari sebelumnya 19 pada Maret. EMT adalah stablecoin yang hanya didukung satu mata uang resmi, contohnya:
- EURC: didukung oleh euro.
- USDC: didukung oleh US dollar.
Jumlah CASP berlisensi telah mencapai 280 di pembaruan daftar terbaru ESMA.
Sementara itu, produk yang diatur dalam Title III justru diperdagangkan di luar UE. Tether Gold (XAUT) dan PAX Gold (PAXG) memiliki kapitalisasi pasar gabungan sebesar US$4,4 miliar dan berada di jajaran 50 aset kripto teratas menurut data Markets BeInCrypto. Keduanya tetap berada di luar wilayah hukum UE.
Hansen mencatat hanya USDC, USDG, dan EURC yang memenuhi aturan MiCA di antara 50 stablecoin teratas. Penolakan Tether telah membuat Revolut berencana untuk menghapus USDT.
Hapus atau Perbaiki? Inilah Bukti yang Ada
Alasan untuk menghapus cukup jelas. Dua tahun berlalu tanpa satu pun pelamar, dan stablecoin fiat sudah punya payung hukum sendiri di bawah aturan EMT.
namun, ketatnya aturan memang disengaja. Batas atas pembayaran dibuat untuk mencegah token mata uang asing menggantikan euro. Regulasi yang sama juga memungkinkan ECB menandai ART mana pun yang dianggap mengancam kebijakan moneter. Jika aturan ini dihapus, maka token berbasis keranjang dan komoditas tidak punya jalan hukum masuk ke UE sama sekali.
Perdebatan ini kini punya tenggat waktu. Konsultasi Komisi Eropa untuk peninjauan MiCA ditutup pada 31 Agustus. Sebuah laporan, mungkin beserta usulan legislasi, akan dirilis sebelum pertengahan 2027.
Bukti yang ada lebih condong pada perbaikan daripada penghapusan. Pasar token emas menunjukkan permintaan nyata atas produk yang hampir tidak membahayakan euro. Regulasi yang lebih ringan untuk token komoditas—asal batas token berbasis keranjang tetap dijaga—dapat jadi peluang munculnya pelamar pertama.
Daftar kosong menandakan cacat desain, namun menghapusnya sama saja menutup pintu selamanya.









