Kembali

US$181 Miliar dalam Aset GLD Ceritakan Kisah Berbeda dari Penurunan Emas di Bulan Maret

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

25 Maret 2026 15.45 WIB
  • Emas reli lebih dari 1,5% pada hari Rabu ke atas US$4.550 karena pembicaraan gencatan senjata antara AS-Iran meningkatkan sentimen.
  • Aset yang dikelola GLD mencapai lebih dari US$181 miliar, mendekati rekor tertinggi.
  • Permintaan investasi untuk emas tetap berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah.
Promo

Harga emas naik melewati US$4.550 per ons pada hari Rabu, menandai pemulihan kecil setelah aksi jual tajam di bulan Maret, karena laporan upaya AS untuk mengakhiri perang Iran meredakan kekhawatiran investor.

Pada saat yang sama, harga minyak turun tajam karena berita tersebut, dengan West Texas Intermediate jatuh ke US$86,72 per barel.

Permintaan Gold ETF Tetap Kuat meski Terjadi Gejolak pada Maret

Emas mengalami tekanan jual berat dalam beberapa minggu terakhir karena ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang meningkat. Sejak awal Maret, harga emas telah turun lebih dari 13,6%, secara signifikan kalah performa dibandingkan Bitcoin (BTC) di periode yang sama.

Arus keluar dana investor makin menyoroti kelemahan jangka pendek. Menurut laporan dari BeInCrypto, SPDR Gold Shares (GLD) mencatat arus keluar harian terbesar sejak 2016 pada 4 Maret, dengan sekitar US$2,91 miliar ditarik dalam satu sesi.

Meski mengalami penurunan baru-baru ini, prospek lebih luas untuk kendaraan investasi berbasis emas tetap konstruktif.

Disponsori
Disponsori

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time

Data yang dibagikan The Kobeissi Letter menunjukkan bahwa aset kelolaan (AUM) di GLD telah naik ke sekitar US$181 miliar, menempatkannya mendekati rekor tertinggi.

Menariknya, AUM ETF ini telah meningkat dua kali lipat dalam waktu kurang dari satu tahun, menandakan minat investor yang konsisten untuk eksposur emas dalam jangka panjang. BeInCrypto belum lama ini menyoroti bahwa sejak kuartal kedua 2025, investor ritel telah membeli lebih dari US$70 miliar di ETF emas.

Dalam kurun waktu delapan tahun, nilai aset yang dikelola dalam dana tersebut telah meroket lebih dari 500%.

“Permintaan untuk investasi emas masih belum pernah terjadi sebelumnya,” tulis The Kobeissi Letter .

Data kepemilikan semakin memperkuat tren ini. Cadangan emas GLD kini telah naik ke sekitar 1.098 ton, tertinggi sejak April 2022 dan kedua tertinggi sejak Februari 2021. Hanya sejak Maret 2024, kepemilikan GLD bertambah sekitar 274 ton.

namun, level saat ini masih di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yaitu 1.351 ton pada Desember 2012, sehingga masih ada peluang untuk akumulasi lebih lanjut jika sentimen bullish kembali.

Langganan saluran YouTube kami untuk menyimak pandangan ahli dari para pemimpin dan jurnalis

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori