Bitcoin sedang mencoba reli konsolidasi, sempat kembali naik ke level US$70.000 setelah beberapa minggu pergerakan harga yang lesu. Pemulihan ini terasa ragu-ragu, bukan meyakinkan.
Berbagai metrik utama semakin menunjukkan kondisi bearish, sehingga jalan ke depan sepertinya akan panjang dan berat bagi para holder BTC yang sedang bersiap menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya.
Jejak Sejarah Bitcoin Mengisyaratkan Masa Depannya
Rasio profit/rugi terealisasi Bitcoin telah turun di bawah angka kritis 1,0. Ini merupakan perkembangan yang penting secara historis. Rata-rata pergerakan 90 hari, yang mencerminkan sentimen makro basis holder yang lebih luas, sekarang berubah negatif untuk pertama kalinya sejak 2023. Setiap kali indikator ini memasuki zona negatif sebelumnya, selalu diikuti dengan bear market setidaknya selama enam bulan.
Peristiwa langka ini membawa dampak serius untuk prospek jangka pendek Bitcoin. Terakhir kali fenomena ini muncul, BTC mengalami penurunan harga yang berkepanjangan sebelum akhirnya pulih kembali. Dengan indikator yang sekarang memberikan sinyal serupa, Bitcoin bisa saja memasuki fase “tidur panjang” yang akan menguji kesabaran para holder jangka panjang paling setia sekalipun.
Mau dapat lebih banyak insight token seperti ini? Daftarkan email kamu untuk menerima Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.
Trader Bersiap untuk Penurunan BTC
Funding rate di exchange kini berbalik sangat negatif, dengan posisi short yang jauh lebih banyak dibandingkan long dari data agregat. Pergeseran ini memperlihatkan semakin banyak trader yang yakin harga Bitcoin akan turun lebih dalam lagi. Funding rate negatif menandakan trader yang bearish harus membayar lebih mahal untuk mempertahankan posisi short mereka.
Secara historis, funding rate yang sangat negatif biasanya menandakan puncak kepadatan sentimen bearish, bukan kepastian penurunan yang berlanjut. Tapi, jika dikombinasikan dengan memburuknya metrik on-chain, sinyal bearish ini menjadi jauh lebih kuat. Saat ini, funding rate negatif dan rasio profit/rugi yang menurun menciptakan tekanan bertambah untuk setiap upaya pemulihan harga Bitcoin yang berarti.
Harga BTC Nampaknya Akan Turun Kembali
Bitcoin saat ini diperdagangkan di US$70.438 dan sempat kembali menembus ambang US$70.000. Level ini masih sangat rentan mengingat latar belakang yang bearish tadi. Indikator sebelumnya menunjukkan tekanan turun bisa kembali mendominasi, mendorong BTC turun lagi di bawah batas psikologis ini dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.
Jika kehilangan support US$65.776 maka Bitcoin berisiko turun lebih jauh ke area US$62.891. Penjualan panik pada setiap kenaikan harga kecil terus memperbesar tekanan jual, sehingga kerugian pun semakin dalam. Breakdown di bawah US$62.891 akan mempercepat penurunan ke US$59.973 dan memperkuat skenario bearish secara signifikan.
Melawan pola historis tetap saja mungkin terjadi. Jika mampu menembus tegas di atas US$71.529, maka harga Bitcoin berpotensi lanjut ke US$74.000 hingga akhirnya US$75.850, sehingga seluruh skenario bearish akan menjadi tidak relevan dan ini menjadi tanda bahwa kondisi makro yang membaik mampu mengalahkan sinyal on-chain negatif.