Bittensor (TAO) kini diperdagangkan di US$322, turun 6,97% dalam sesi ini setelah sempat menyentuh US$380 pada 26 Maret.
Pada grafik 2 hari, TAO sudah berhasil melewati zona resistance Fibonacci 0,618 di US$306 yang selama empat bulan terakhir menghentikan setiap reli, namun pergerakan naik di atas level itu langsung terhenti.
Sentimen Holder TAO Dorong Breakout
Grafik weighted sentiment dari Santiment mencakup periode 3 Maret hingga 26 Maret 2026. Sentimen TAO melonjak di atas 5,0 pada 25 Maret — tertinggi di grafik ini — saat harga melesat ke US$380. Namun pada 26 Maret, sentimen anjlok jadi 0,684 karena harga berbalik tajam.
Pola ini berulang dua kali sebelumnya di bulan yang sama. Pada 13 Maret, sentimen melonjak tajam sesaat sebelum harga turun dari US$305 ke sekitar US$260. Lalu pada 19 Maret, lonjakan sentimen lainnya terjadi sebelum harga jatuh dari US$290 ke sekitar US$250. Setiap kali, peningkatan sentimen justru bertepatan dengan harga puncak TAO lokal, bukan kelanjutan kenaikan harga.
Ingin dapat wawasan token seperti ini? Daftar Newsletter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Level sentimen saat ini di 0,684 memang belum negatif, namun pergerakan dari atas 5,0 ke 0,684 hanya dalam satu sesi persis mencerminkan pola pembalikan harga terdahulu. Sentimen mendorong modal masuk ke TAO di harga tinggi dan sekarang berbalik keluar, mengurangi tekanan beli yang sempat mendorong kenaikan harga.
Breakout Resistance Ini Akan Menguntungkan untuk TAO
Heatmap likuidasi TAO mencakup 26 dan 27 Maret. Konsentrasi leverage likuidasi paling terang — berwarna kuning di heatmap — berada di level US$364, dengan leverage likuidasi sebesar 2,98 juta tepat di harga itu. Di atas US$364, total leverage likuidasi posisi short mencapai US$17,81 juta.
Short squeeze senilai US$17,81 juta akan menjadi katalis kuat jika benar-benar terjadi. Pergerakan menembus US$364 akan memaksa posisi short tersebut ditutup, secara mekanis mendorong harga ke US$407 dan bahkan bisa lanjut sampai US$469. tapi, konsentrasi leverage 2,98 juta di US$364 ini menjadi magnet yang juga menyerap tekanan beli, sehingga menjadi batas atas sebelum bisa menjadi pemicu lonjakan harga berikutnya.
Sementara sentimen sudah menurun drastis dan harga terkoreksi dari US$380 tanpa bisa menembus US$364 saat penutupan harian, skenario short squeeze butuh gelombang beli baru yang saat ini belum terlihat baik di data sentimen maupun pola harga.
Prediksi Harga TAO: Turun Kembali ke Zona US$306 sebelum Lanjut Reli
TAO menghabiskan empat bulan berkonsolidasi di bawah zona resistance merah pada level 0,618 di US$306. Breakout berdasarkan pengukuran yang ditandai di grafik menunjukkan kenaikan 20,33% selama pekan terakhir setelah TAO berhasil lolos dari zona ini.
Money Flow Index (MFI) menambah bobot pada pandangan bearish jangka pendek. MFI sudah menyentuh ambang overbought pekan lalu, dan setiap kali MFI masuk zona ini, biasanya bertepatan dengan harga puncak lokal.
Pada September 2024, MFI juga menyentuh level overbought ketika TAO diperdagangkan di sekitar US$700. Lalu pada Mei 2025, MFI kembali ke level yang sama sebelum harga turun dari US$450 ke US$300. Bacaan MFI saat ini di 77,79 menempatkan TAO di posisi serupa seperti dua momen sebelumnya yang memicu penurunan besar.
TAO di US$322 masih berada di atas zona resistance sebelumnya. tapi, jika pada penutupan harian harga turun di bawah US$306, maka ini menandakan breakout gagal dan level 0,5 di US$275 serta level 0,382 di US$243 akan menjadi area support berikutnya yang perlu diperhatikan.
Konfirmasi penguatan (bullish) butuh penutupan 2 hari di atas US$364. Ini bisa memicu short squeeze US$17,81 juta dan secara teknis mendorong harga ke level 1,0 di US$407 lalu ke level 1,236 di US$469. Tanpa penutupan di atas US$364, zona resistance selama empat bulan yang baru saja dilalui TAO bisa kembali membatasi pergerakan token tersebut.