Ethereum telah bergerak sideways selama berminggu-minggu, tidak mampu mencetak kenaikan signifikan meski aktivitas jaringan makin tinggi. Pergerakan harga tetap tertekan, terjebak di antara resistance yang kuat dan support yang rapuh.
Namun, di balik permukaan, ada perbedaan mencolok antara penggunaan jaringan dan performa harga yang menunjukkan cerita lebih rumit dan mengkhawatirkan bagi para holder ETH.
Ethereum Capai Harga Tertinggi tapi Gagal Mempertahankannya
Aktivitas jaringan Ethereum mencapai level tertinggi dalam sejarah di awal tahun ini. Jumlah alamat aktif sempat menyentuh puncaknya di angka 836.000 pada awal Februari, melampaui rekor sebelumnya yaitu 644.000 saat bull market tahun 2021. Pencapaian ini menegaskan bahwa partisipasi dalam siklus saat ini melebihi fase paling euforia di reli besar sebelumnya.
Meskipun begitu, rekor penggunaan jaringan ini tidak mampu mendorong harga naik. ETH justru turun tajam walau partisipasi melonjak, menunjukkan ada disconnect mendasar. Aktivitas alamat yang tinggi tanpa diiringi kekuatan harga menandakan bahwa pengguna berinteraksi dengan jaringan tanpa mendorong permintaan berarti terhadap aset dasarnya.
Ingin insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.
Tingkat retensi aktivitas Ethereum menunjukkan inti dari perbedaan ini. Pada puncak partisipasi bulan Februari, retensi jatuh hanya ke 14,2%, padahal terendah di siklus tahun 2021 sebesar 23%. Semakin sedikit pengguna yang kembali setelah interaksi awal, menandakan penurunan keterlibatan on-chain secara berkelanjutan pada siklus kali ini.
Penurunan ini tidak otomatis berarti minat terhadap jaringan runtuh. Mungkin saja sebagian pengguna beralih dari transaksi aktif menjadi holder pasif, sehingga jejak aktivitas on-chain mereka makin tidak terlihat meski sebenarnya mereka tidak keluar dari ekosistem sepenuhnya. Perubahan perilaku ini membuat penilaian kesehatan jaringan secara tradisional menjadi lebih rumit dan membuat metrik partisipasi makin sulit ditafsirkan secara terpisah.
Terlepas dari cara menafsirkan data ini, celah antara partisipasi dan performa harga tidak bisa disangkal. Di siklus 2021, tingkat retensi tinggi membuat momentum harga semakin kuat. Sebaliknya, retensi yang lebih rendah di siklus kali ini memutus hubungan kedua metrik tersebut, sehingga ETH kehilangan umpan balik positif yang sebelumnya mendorong reli panjang pasar bull.
Aksi Jual Mendominasi Ethereum
Data net posisi exchange menunjukkan perubahan mencemaskan yang dimulai awal Februari. Tekanan beli yang sebelumnya menopang ETH mulai menurun secara nyata sekitar saat partisipasi mencapai puncaknya. Minggu ini, tekanan beli yang makin menipis malah berubah menjadi tekanan jual nyata.
Peningkatan arus ETH masuk ke exchange mengonfirmasi sentimen bearish yang makin kuat. Semakin banyak holder yang memindahkan ETH ke exchange, yang merupakan sinyal klasik tekanan jual makin menguat. Tren yang berkembang ini menjadi ancaman langsung bagi peluang pemulihan harga dalam waktu dekat dan menguatkan pandangan hati-hati seperti yang tercermin dari metrik retensi yang makin lemah.
Konsolidasi Harga ETH Masih Berlanjut
Saat ini, Ethereum diperdagangkan di US$2.010, menekan tepat di bawah level resistance US$2.027. Mengambil kembali level ini sebagai support sangat penting dari sisi teknikal. Jika ETH berhasil bertahan di atas US$2.027, garis exponential moving average jangka pendek 20-hari juga akan berubah menjadi struktur support, sehingga memperkuat kemungkinan bullish secara signifikan.
Namun, tekanan jual yang makin meningkat membuat skenario penurunan harga jadi semakin mungkin terjadi. Penurunan awal menuju US$1.928 bisa memberikan sedikit jeda, namun jika support tersebut jebol, ETH bisa menghadapi kerugian lebih dalam di US$1.838. Jika breakdown berlanjut ke US$1.750, itu menegaskan dominasi bearish dan menjadi pertanda memburuknya struktur tren harga Ethereum secara keseluruhan.
Perbaikan kondisi pasar secara umum bisa mengubah prospek harga. Jika kepercayaan investor pulih, ETH akan mendapatkan momentum untuk menembus US$2.148. Jika berhasil melewati level itu, ETH dapat menargetkan US$2.244 dan seterusnya. Skenario ini akan membatalkan prediksi bearish saat ini dan mengonfirmasi bahwa lonjakan partisipasi di jaringan Ethereum akhirnya mulai mendorong pemulihan harga yang berkelanjutan.