Huobi, Binance, dan Bybit Siap Dukung Airdrop Terra 2.0

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Huobi dan Binance telah menunjukkan sentimen positif terkait peluncuran Terra 2.0.

  • Selain itu, Bybit dan Bitrue juga akan menjadi mitra Terra untuk distribusi koin LUNA baru.

  • Sejumlah developer juga ikut menunjukkan dukungan mereka terhadap Terra 2.0.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Perusahaan crypto exchange Huobi mengatakan bahwa mereka akan mendukung Terra 2.0, setelah komunitas Terra memilih untuk meloloskan Proposal 1623.

Melalui Twitter, Huobi mengumumkan dukungan mereka bagi ekosistem Terra.

Huobi diketahui sudah listing UST ke dalam platform-nya dari sejak akhir tahun 2021 lalu.

Selain Huobi, ada pula crypto exchange Binance dan Bybit yang menunjukkan keinginannya bekerja sama dengan tim Terra untuk rencana Terra 2.0. Binance dan Bybit akan menjadi mitra Terra dalam melangsungkan airdrop koin LUNA baru.

Melalui Twitter, Binance mengumumkan bahwa mereka akan membantu proses distribusi koin LUNA baru sesuai dengan skema distribusi yang sudah ditetapkan oleh Terra.

Sementara itu, Bybit menangguhkan sementara penarikan LUNA dan UST pada 25 Mei 2022 pukul 21.00. Bybit mengganti nama LUNA sebagai LUNC dan UST menjadi USTC di tanggal 26 Mei 2022 pada platform-nya. Crypto exchange lainnya, Bitrue, akan meluncurkan perdagangan LUNA 2.0 di hari ini (27/5).

Sekilas tentang Terra 2.0 dan Alokasi Airdrop LUNA Baru

Seperti yang kita ketahui, insiden di ekosistem Terra berawal ketika algorithmic stablecoin TerraUSD (UST) kehilangan nilai patokannya (de-pegging) dari dolar AS beberapa minggu lalu. Di saat yang sama, LUNA, sister coin dari UST, turut mengalami penurunan nilai yang luar biasa.

Akibat insiden tersebut, akhirnya Do Kwon, pendiri proyek Terra sekaligus CEO Terraform Labs, mengusulkan untuk membuat blockchain baru. Dalam proposalnya, Kwon berencana akan mengganti nama koin LUNA lama sebagai LUNA Classic (LUNAC) dan koin LUNA baru akan beroperasi pada blockchain baru tanpa algorithmic stablecoin. Untuk UST sendiri akan tetap berada di blockchain Terra yang lama (Terra Classic).

Sebanyak 30% dari koin LUNA versi baru akan dibagikan kepada community pool melalui program airdrop. Kemudian, 35% akan diberikan untuk holder LUNA sebelum insiden, 10% untuk holder UST sebelum insiden, 10% untuk holder LUNA setelah insiden, dan 15% sisanya untuk holder UST setelah insiden.

Snapshot akan diambil saat Terra Classic berada di blok 7544910, sedangkan snapshot setelah insiden bakal diambil pada blok 7790000.

Do Kwon Minta Dukungan Para Developer

Terkait rencananya untuk menghidupkan kembali ekosistem Terra dengan meluncurkan blockchain baru, Kwon telah meminta sejumlah developer agar menunjukkan dukungannya. Beberapa nama, seperti HERO (developer yang mencetak NFT di Solana dan Terra Classic), Spectrum Protocol (yield optimizer di Terra Classic), Terra Name Service (penyedia nama domain .ust), dan Falcon Wallet (dompet Web 3.0 multichain), telah menunjukkan dukungannya kepada ekosistem Terra.

Di tanggal 25 Mei 2022 lalu, Guru sempat “menyindir” bahwa Kwon telah meminta bantuan pada 5 crypto exchange top di Cina agar bersedia listing LUNA 2.0. Namun, Kwon kemudian membantah perihal klaim tersebut.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Topik Terkait

David adalah seorang teknisi elektronik dengan 9 tahun pengalaman. Dia bergabung dengan BeInCrypto untuk mengombinasikan kegemarannya menulis dan ketertarikannya di industri yang bergerak cepat, yang berkembang dari sejak ia di universitas. Dia berharap membuat kripto menjadi mudah dipahami.

Ikuti Penulis