Hyperliquid (HYPE) sebaiknya dinilai dibandingkan dengan pasar aset global senilai US$600 triliun, bukan hanya dunia aset kripto yang bernilai US$3 triliun. Inilah pendapat Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, tentang platform perpetual futures yang berkembang pesat ini.
Hougan mengatakan bahwa BHYP, exchange-traded fund (ETF) Hyperliquid spot milik Bitwise, telah menarik hampir US$60 juta sejak debutnya di NYSE pertengahan Mei. Ia menyebut peluncuran ini sebagai peluncuran ETP aset tunggal kripto paling kuat sejak Bitcoin.
CIO Bitwise Sebut Hyperliquid Merupakan Token Generasi 2
Hougan menyampaikan HYPE berbeda dari token exchange sebelumnya. Platform ini menyalurkan hampir semua biaya trading ke dalam buyback.
“Menurut saya, investor akan butuh waktu untuk menyadari bahwa ini adalah token generasi ke-2. Seperti versi baru. Ini berbeda dengan masa lalu,” terang Hougan dalam wawancara pada hari Jumat bersama Nate Geraci.
HYPE diperdagangkan di kisaran US$68 pada hari Sabtu, naik 10% dalam 24 jam terakhir. Menurut data BeInCrypto, HYPE menempati posisi ke-11 berdasarkan kapitalisasi pasar.
Berlangganan ke saluran YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis berbagi insight ahli
Mengapa Hyperliquid Membidik US$600 Triliun dalam Aset
Hougan menempatkan Hyperliquid sebagai aplikasi fintech, bukan sekadar aplikasi kripto.
“Ini bukan aplikasi kripto. Ini adalah aplikasi finansial yang memakai kripto di belakang layar untuk menciptakan pengalaman finansial baru yang dalam banyak hal lebih baik dibanding sistem tradisional.”
Ia menuturkan bahwa aset non-kripto seperti perpetual S&P 500 dan minyak sudah menyumbang setengah dari volume perpetual.
“Saat ini saja, Nate, sekitar 50% volume berasal dari aset non-kripto. Saya pikir nantinya bisa lebih dari 90% dari total volume,” ucap Hougan.
Kompetisi dan Akses AS Jadi Risiko Terbuka
Hougan mengakui adanya risiko eksekusi. Ia menyebut NYSE, CME, dan protokol DeFi pesaing sebagai pihak-pihak yang bersiap menantang Hyperliquid.
“…akan ada persaingan besar bagi Hyperliquid di masa depan, dan tidak ada jaminan bahwa Hyperliquid akan keluar sebagai pemenang,” papar Hougan.
Investor AS masih belum bisa trading langsung di exchange luar negeri ini. Exchange-traded fund (ETF) BHYP menempatkan sekitar 70% dana pada infrastruktur milik Bitwise sendiri.
Perusahaan ini juga menyalurkan 10% biaya pengelolaan ke HYPE yang disimpan di neraca mereka.





