Jim Cramer menggandakan keyakinannya pada Nvidia pada hari Senin, dan mengajak para investor untuk membeli saham ini setelah produsen chip tersebut menolak tuduhan bahwa sistem AI rack generasi berikutnya akan tertunda sampai 2028.
Perseteruan ini mempertemukan Nvidia dengan perusahaan riset SemiAnalysis, yang menuduh adanya kendala produksi pada arsitektur Kyber NVL144 yang diperkenalkan di GTC awal tahun ini.
Tuduhan SemiAnalysis Memperkeruh Jadwal Kyber Milik Nvidia
SemiAnalysis menyatakan desain rack berisi GPU Rubin Ultra dengan kepadatan tinggi mengalami keterlambatan lebih dari 12 bulan. Mereka menyalahkan masalah produksi yang terus-menerus pada papan PCB midplane yang rumit.
Mereka juga menyebutkan Nvidia membatalkan rack NVL72x2 back-to-back setelah mendapat penolakan dari pelanggan hyperscaler.
Rantai pasok Nvidia ikut terpengaruh hanya dalam hitungan jam. Ibiden Jepang, yang merupakan klien terbesar Nvidia, turun hingga 10% pada hari Senin, lapor Bloomberg.
Kingboard Laminates anjlok 18% di Hong Kong, sedangkan Samsung Electro-Mechanics turun 11% di Seoul.
Nvidia membantah semua tuduhan tersebut, menegaskan kepada media bahwa roadmap mereka tetap berjalan sesuai rencana. Produsen chip ini, yang baru saja meluncurkan program pendapatan berbagi komputasi untuk startup AI, sudah sering menghadapi isu serupa.
Saat ada laporan keterlambatan Blackwell pada Agustus 2024, Nvidia tetap bersikeras produksi akan meningkat sesuai jadwal. Mereka kemudian memperbaiki cacat desain dan berhasil mengirim hardware Blackwell senilai beberapa miliar US$ dalam hitungan bulan.
Jim Cramer Dukung Nvidia di Tengah Kisruh
Cramer tetap yakin dan mengajak para investor membeli Nvidia. Ia mengungkapkan kepada CNBC bahwa saham chip sedang melakukan “revenge trade” setelah “penjualan panik yang tidak tepat” minggu lalu.
Data memperkuat keyakinannya. Indeks Philadelphia Semiconductor naik 87,8% pada kuartal kedua, menjadi kuartal terbaik sejak 1994 menurut Axios.
Nvidia melewatkan sebagian besar reli itu. Sahamnya diperdagangkan mendekati US$196,58 pada waktu publikasi, naik hampir 2% dalam 24 jam terakhir.
Minggu lalu menjadi ujian mental bagi sektor ini. Saham chip AI longsor setelah peringatan bubble dari Michael Burry, sementara saham memori anjlok tajam karena kekhawatiran kelebihan pasokan.
Namun, Cramer melihat koreksi ini sebagai peluang. Ia mengumumkan lima saham AI pilihannya awal bulan ini, dan lebih memilih supplier chip dibanding raksasa Big Tech.
Laporan keuangan Nvidia berikutnya akan membuktikan apakah masalah rack akan berdampak pada pendapatan data center. Untuk saat ini, investor harus mempertimbangkan keyakinan Cramer di tengah chart yang tertinggal dan peringatan rantai pasok dari SemiAnalysis.









