Terkait topik iniLaporan Exodus Economy

5 Katalis Pasar Teratas yang Bisa Gerakkan Saham dan Aset Kripto Minggu Ini

  • The Fed menaikkan suku bunga dua minggu lalu. Minggu ini menentukan apakah akan melakukannya lagi.
  • Para peramal memperkirakan ada 90.000 pekerjaan pada September, turun dari 162.000 di Agustus.
  • Inflasi Core PCE diperkirakan sebesar 3,4%, jauh di atas target The Fed sebesar 2%.
Promo

Dua minggu lalu, The Fed menaikkan suku bunga. Minggu ini, lima rilis data akan menunjukkan apakah mereka akan melakukannya lagi di bulan Oktober.

Ketua The Fed menegaskan bahwa satu angka saja sebaiknya tidak menjadi penentu kebijakan. Tapi, trader masih menentukan langkah berikutnya berdasarkan data minggu ini.

The Fed Naikkan Suku Bunga dan Enggan Beri Sinyal Langkah Selanjutnya

Pada 16 September, The Fed menaikkan suku bunga acuannya ke kisaran 3,75% sampai 4%. Inflasi “masih tinggi,” terang pernyataan kebijakan mereka.

Disponsori
Disponsori

Pada bulan Juni, BeInCrypto melaporkan Bank of America memproyeksikan tiga kali kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, dimulai pada September.

Pada konferensi pers-nya, Ketua Kevin Warsh menolak untuk menjanjikan kenaikan kedua.

“Tren itu penting. Data titik sangat bising. Ketergantungan pada satu data titik adalah obsesi yang berbahaya.”

Trader suku bunga mematok kemungkinan sekitar 64% kenaikan berikutnya pada 28 Oktober.

Probabilitas Target Suku Bunga untuk Rapat 28 Oktober. Sumber: CME FedWatch Tool
Probabilitas Target Suku Bunga untuk Rapat 28 Oktober | Sumber: CME FedWatch Tool

Suku bunga yang lebih tinggi akan membuat tabungan dan obligasi lebih menguntungkan. Akibatnya, dana berpindah dari instrumen berisiko seperti saham teknologi dan Bitcoin (BTC). Saat ini, Bitcoin bergerak di sekitar US$84.728, menurut data BeInCrypto.

1. Senin, Notulen Bank of Japan

Bank of Japan (BOJ) akan merilis notulen rapat tanggal 30 sampai 31 Juli pada Senin pagi waktu Jepang, sebagaimana tercantum di kalender resminya.

Notulen berisi catatan tertulis argumen para anggota dewan. Notulen ini membahas pertemuan yang terjadi di antara dua kenaikan suku bunga. BOJ menaikkan suku bunganya jadi sekitar 1% pada bulan Juni, lalu ke sekitar 1,25% pada 18 September.

Pada pernyataan bulan September, bank ini menegaskan “akan terus menaikkan suku bunga kebijakan.” Suku bunga Jepang masih lebih dari 2,5 poin persentase di bawah suku bunga The Fed. Bila Tokyo menandakan laju kenaikan yang lebih cepat, selisih tersebut dapat menyempit yang berpotensi memengaruhi pasar obligasi global.

Disponsori
Disponsori

Aset yang terpengaruh. Obligasi pemerintah Jepang, yen, yield US Treasury, dan Bitcoin.

2. Rabu, Inflasi PCE

Personal Consumption Expenditures (PCE) adalah angka inflasi yang paling dipercaya The Fed. Indeks ini juga melacak seberapa besar pengeluaran masyarakat Amerika. Versi “inti” dari PCE ini tidak menghitung harga pangan dan energi yang bergejolak.

PCE inti naik 3,3% (year-on-year) hingga Juli, menurut Biro Analisis Ekonomi (BEA). Perkiraan pembacaan Agustus sekitar 3,4%. Target The Fed adalah 2%.

Prediksi pengeluaran meningkat 0,5% di bulan Agustus. Kenaikan ini akan menjadi lonjakan bulanan terbesar dalam lebih dari setahun terakhir.

Aset yang terpengaruh. Yield Treasury, dolar AS, S&P 500, Nasdaq, dan Bitcoin.

3. Rabu, PDB

Pada pagi yang sama, BEA juga akan merilis estimasi ketiga sekaligus final untuk pertumbuhan kuartal kedua. Produk domestik bruto (PDB) mengukur nilai total semua yang diproduksi oleh ekonomi.

Estimasi kedua menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,5% (tahunan), turun dari 2,1% di kuartal pertama, berdasarkan data BEA. Bila revisinya lebih kuat, The Fed akan punya lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi.

Aset yang terpengaruh. Yield Treasury, dolar AS, dan S&P 500.

4. Kamis, Indeks Manufaktur ISM

Institute for Supply Management (ISM) secara rutin mewawancarai manajer pembelian pabrik setiap bulan. Hasil di atas 50 menandakan sektor manufaktur tumbuh.

Indeks bulan Agustus ada di angka 54,6, lebih rendah dari Juli yang mencapai 55,6, terang ISM. Sementara, indeks harga tetap di 71,1 yang artinya biaya yang harus dibayar pabrik masih naik.

Aset yang terpengaruh. Saham industri, yield Treasury, dolar AS, dan minyak.

5. Jumat, Data Payroll

Minggu ini diakhiri dengan rilis laporan ketenagakerjaan bulan September. Para analis memperkirakan ada sekitar 90.000 pekerjaan baru, lebih rendah dari 162.000 di bulan Agustus. Tingkat pengangguran diproyeksikan tetap di 4,1%.

Upah per jam naik 0,3% di bulan Agustus, menurut data dari Bureau of Labor Statistics. Laporan yang kuat menunjukkan pasar tenaga kerja tetap solid dan memberi alasan untuk suku bunga lebih tinggi.

Bitcoin melonjak sesudah laporan pekerjaan bulan Juni yang lemah, menurut BeInCrypto.

Aset yang Dipantau: Yield Treasury, dolar AS, S&P 500, Nasdaq, emas, dan Bitcoin.

Apa Arti Minggu Ini untuk Yield Treasury

Semua rilis data ini akan dipertimbangkan The Fed saat mengambil keputusan pada 27 sampai 28 Oktober. Data ini juga akan menentukan pergerakan besar berikutnya pada yield Treasury AS, yaitu suku bunga yang dibayar pemerintah saat meminjam dana.

Yield 10-tahun baru-baru ini turun dari level tertinggi dalam 19 tahun, menurut BeInCrypto. Sampai Jumat malam, The Fed sudah memiliki semua bukti. Apakah mereka akan bertindak berdasarkan data itu masih menjadi pertanyaan yang belum dijawab oleh Warsh.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori