Kembali

Aksi Akumulasi Besar Bitcoin Whale Ternyata Merupakan Housekeeping Exchange, Data Menunjukkan

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

03 Januari 2026 20.35 WIB
Tepercaya
  • Data terbaru yang awalnya dianggap sebagai akumulasi whale secara agresif ternyata hanyalah pemeliharaan rutin wallet internal exchange.
  • Jika tidak memasukkan transfer teknis ini, data menunjukkan bahwa investor besar sebenarnya menjadi penjual bersih di bulan Desember.
  • Divestasi ini sejalan dengan data Glassnode yang menunjukkan arus bersih modal negatif dan rekor kerugian terealisasi oleh holder jangka panjang.
Promo

Data pasar terbaru yang menunjukkan akumulasi Bitcoin secara agresif oleh investor besar sepertinya merupakan salah tafsir atas aktivitas internal dari exchange.

Pada 2 Januari, Julio Moreno, kepala riset di perusahaan analitik CryptoQuant, melaporkan bahwa sinyal on-chain yang awalnya dianggap sebagai aksi beli oleh “whale” sebenarnya sebagian besar berasal dari aktivitas yang berkaitan dengan exchange.

Sponsored
Sponsored

Crypto whale kurangi kepemilikan Bitcoin saat arus modal jadi negatif

Dia menjelaskan bahwa akumulasi yang terlihat itu utamanya dipicu oleh exchange aset kripto yang sedang mengonsolidasi aset mereka.

Exchange sering merapikan brankas digital mereka dengan memindahkan dana dari beberapa alamat deposit kecil ke dalam wallet cold storage yang lebih sedikit namun lebih besar.

Perpindahan teknis seperti ini bisa menyerupai jejak dari investor besar yang membeli Bitcoin dalam jumlah masif sehingga menciptakan sinyal positif palsu bagi pelacak pasar.

Namun, Moreno menyoroti tren bearish di antara holder besar yang sebenarnya setelah menyaring transfer internal di exchange.

Menurutnya, para “whale” Bitcoin—entitas yang memegang lebih dari 1.000 koin—dan investor tingkat menengah alias “dolphin” justru menjadi net seller sepanjang Desember.

Sponsored
Sponsored

Total saldo yang dipegang kelompok ini turun dari sekitar 3,2 juta Bitcoin menjadi kurang dari 2,9 juta pada Desember, sebelum terkoreksi sedikit ke 3,1 juta.

Begitu juga, wallet-walet menengah yang memegang antara 100 hingga 1.000 Bitcoin mengalami penurunan kepemilikan secara kolektif hingga 4,7 juta BTC.

Menariknya, aktivitas distribusi ini berlangsung bersamaan dengan periode harga aset yang bergejolak. Bitcoin terkoreksi tajam di bulan Desember, jatuh dari level tertinggi US$94.297 ke level terendah US$84.581, menurut data BeInCrypto.

Sementara itu, data terpisah dari perusahaan intelijen blockchain Glassnode mendukung adanya aksi jual ini. Data mereka menunjukkan arus bersih modal bulanan ke dalam jaringan Bitcoin berubah menjadi negatif di akhir Desember.

Pembalikan ini mengakhiri periode dua tahun arus masuk positif yang konsisten sejak akhir 2023.

Pada saat yang sama, holder jangka panjang yang biasanya tetap bertahan di tengah volatilitas, kini justru merealisasikan kerugian dalam laju yang bahkan melebihi rekor sebelumnya di 2024.

Lonjakan realisasi kerugian ini menandakan adanya gelombang “kelelahan investor” serta aksi kapitulasi di antara kelompok pasar yang selama ini dianggap paling tangguh.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori