Kembali

Koreksi 40% Bitcoin Bisa Masih Lebih Buruk: 4 Alasan Mengapa

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Ananda Banerjee

27 Maret 2026 12.45 WIB
  • Bitcoin bergerak di dalam channel naik setelah penurunan 40%, namun sebuah hidden divergence memperingatkan potensi penurunan lanjutan.
  • Perubahan posisi bersih holder turun 24% sejak 15 Maret, menunjukkan keyakinan jangka menengah mulai memudar
  • Lebih dari US$3,55 miliar dalam leverage likuidasi long berada di bawah US$64.100, dan sebuah channel break bisa memicunya
Promo

Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di sekitar US$68.500 setelah turun sekitar 40% dari level tertinggi di Januari pertengahan yaitu US$98.000, dan reli harga dari level terendah US$60.000 pada Februari lalu kini mulai menunjukan tanda-tanda mengalami kelelahan.

Channel naik yang terbentuk setelah penurunan tajam mungkin terlihat seperti pemulihan. Namun, adanya hidden bearish divergence pada RSI, keyakinan holder yang menurun, kerugian holder jangka pendek yang makin tipis, serta peta likuidasi yang masih penuh harapan, semuanya mengarah ke satu arah yang sama.

Disponsori
Disponsori

Hidden Divergence Muncul di Dalam Channel Naik

Harga Bitcoin sudah diperdagangkan di dalam channel paralel naik pada grafik harian sejak awal Februari, sebuah pola yang terbentuk usai penurunan hampir 40% dari US$98.000 ke level US$60.000. Channel naik yang muncul setelah koreksi tajam sering kali berujung menjadi pola kelanjutan tren, artinya fase konsolidasi ini cenderung berakhir dengan penurunan harga, bukan kenaikan.

Relative Strength Index (RSI), oscillator momentum, saat ini membentuk hidden bearish divergence pada waktu harian. Pada rentang waktu 2 Februari hingga 25 Maret, harga membentuk high lebih rendah sementara RSI justru membuat high lebih tinggi. Hidden bearish divergence ini menandakan tren utama, yaitu tren turun yang lebih luas, sepertinya akan kembali berlanjut walaupun muncul pemulihan harga.

Divergensi sejenis juga pernah terbentuk pada 2 Februari hingga 4 Maret. Setelah sinyal itu terkonfirmasi, harga BTC terkoreksi hingga 11% dalam beberapa hari berikutnya. Divergensi terbaru dikonfirmasi pada 25 Maret, dan sejak itu Bitcoin sudah mengalami penurunan.

Divergensi Bearish Tersembunyi RSI
Divergensi Bearish Tersembunyi RSI: TradingView

Ingin wawasan token lain seperti ini? Daftar untuk menerima Crypto Newsletter harian dari Editor Harsh Notariya di sini.

Garis tren bawah channel tersebut juga tidak terlalu jauh. Jika ada penutupan harian di bawah level itu, maka struktur channel naik bisa patah dan mengonfirmasi prediksi bearish. Namun, sinyal RSI saja belum cukup untuk memastikan apakah koreksi harga kali ini cukup dalam sampai ke lantai channel. Data on-chain tentang keyakinan pasar memberikan gambaran lebih lengkap.

Keyakinan Mulai Memudar sementara Kerugian Jangka Pendek Tetap Tipis

Perubahan posisi bersih hodler Bitcoin, yaitu metrik Glassnode yang memantau akumulasi 30 hari oleh wallet yang menyimpan BTC lebih dari 155 hari, sempat memuncak di 46.462 BTC pada 15 Maret. Namun per 26 Maret, angka tersebut turun menjadi 35.278 BTC, atau merosot sekitar 24%.

Disponsori
Disponsori

Sekalipun angka ini sempat sedikit naik sejak 24 Maret, tren besar sejak pertengahan Maret tetap berada dalam jalur turun. Para holder jangka menengah, yang sering disebut sebagai tulang punggung keyakinan pasar, mengurangi laju akumulasi meskipun harga Bitcoin masih bergerak di dalam channel naik. Perilaku ini menunjukkan mereka tidak yakin bahwa rebound harga benar-benar punya potensi kenaikan lanjutan.

Perubahan Posisi Bersih Hodler
Perubahan Posisi Bersih Holder BTC: Glassnode

Perilaku holder jangka pendek juga menambah satu lagi potensi risiko. Indikator net unrealized profit/loss (NUPL) holder jangka pendek, yang mengukur profitabilitas total wallet yang menyimpan BTC kurang dari 155 hari, kini bernilai -0,21. Ini menempatkan nilai NUPL di zona kapitulasi.

Meski begitu, saat Bitcoin menembus US$62.800 pada awal Februari, NUPL holder jangka pendek pernah jatuh ke -0,47, atau jauh lebih dalam ke zona kapitulasi. Saat ini, nilai NUPL sebesar -0,21 walaupun harga hanya naik sedikit menjadi US$68.500, artinya holder jangka pendek menanggung kerugian yang jauh lebih kecil dibanding waktu harga terbawah pada Februari lalu. Jika keyakinan holder melemah terus dan channel naik tersebut jebol, holder jangka pendek bisa saja melihat minimnya dukungan ini sebagai alasan untuk menjual dan mempercepat penurunan harga.

NUPL Holder Jangka Pendek
NUPL Holder Jangka Pendek BTC: Glassnode

Data on-chain mengungkapkan pasar yang keyakinannya perlahan-lahan makin luntur. Sementara itu, pasar derivatif menunjukkan apakah para trader sudah mengantisipasi kemungkinan itu atau justru masih terjebak di posisi yang salah.

Harga Bitcoin Menghadapi Tembok Likuidasi Panjang di US$64.000

Peta likuidasi Gate BTC/USDT perpetual untuk posisi aktif 30 hari memperlihatkan pasar yang masih penuh harapan. Jumlah leverage likuidasi long kumulatif mencapai US$4,21 miliar, sedangkan leverage likuidasi short tercatat US$4,13 miliar. Walaupun situasinya nampak seimbang, leverage long besar di tengah pasar yang volatil membawa sejumlah risiko, sehingga menjadi alasan keempat mengapa penurunan lebih dalam masih mungkin terjadi.

Meski sudah terkoreksi hampir 40% dan harga masih mengalami pullback, mayoritas posisi leverage tetap berpihak pada sisi bullish.

Peta Likuidasi BTC
Peta Likuidasi BTC: Coinglass

Klaster terpadat untuk likuidasi long berada di US$64.100, di mana akumulasi leverage long mencapai US$3,55 miliar. Artinya, sekitar 84% dari seluruh leverage long likuidasi yang masih terbuka akan terpicu di atau di atas level harga tersebut.

Klaster Likuidasi BTC di US$64.100
Klaster Likuidasi BTC di US$64.100 | Sumber: Coinglass

Pergerakan ke US$64.100 (zona 64.000) juga sejalan dengan level 0,618 Fibonacci retracement. Hal ini menjadikan area ini sebagai titik penting secara teknikal maupun derivatif.

Untuk prediksi harga Bitcoin dengan struktur saat ini, level penentu terdekat ada di US$68.700. Saat ini BTC sedang menguji level ini. Jika gagal bertahan di atasnya, harga bisa turun menuju US$66.400 yang berdekatan dengan garis tren bawah channel naik.

Jika channel ini jebol, US$64.100 menjadi target utama berikutnya. Penurunan ke sana akan melikuidasi sebagian besar leverage long, sehingga bisa memicu efek berantai yang mendorong BTC turun ke US$60.900 bahkan hingga US$56.800, di mana level tersebut akan memperburuk penurunan 40% yang telah disorot sebelumnya.

Analisis Harga Bitcoin
Analisis Harga Bitcoin | Sumber: TradingView

Jika naik, BTC perlu menembus kembali US$71.500 untuk meredakan tekanan bearish jangka pendek. Kekuatan bullish baru akan muncul jika harga berada di atas US$76.100.

Penutupan harian di bawah US$66.400 akan mematahkan channel naik dan mengekspos total likuidasi long sebesar US$3,55 miliar di US$64.100. Akan tetapi, jika bisa merebut kembali US$71.500, maka prediksi bearish akan tertunda dan peluang rebound tetap terbuka.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori