KOSPI Turun 8%, Picu Circuit Breakers, saat Penjualan Besar Saham Teknologi Hantam Asia

  • Kospi anjlok lebih dari 4% karena investor asing melakukan dump saham senilai 2,18 triliun won.
  • Nikkei 225 menghentikan reli delapan sesi dan turun 1%.
  • Alphabet dan SpaceX memimpin kejatuhan teknologi Wall Street, memicu penurunan di Asia.
Promo

KOSPI Korea Selatan anjlok lebih dari 8% pada 23 Juni, memicu circuit breaker dua kali, sedangkan Nikkei 225 Jepang memutuskan rangkaian reli delapan sesi di tengah aksi jual besar-besaran yang didorong oleh saham teknologi AS.

Pergerakan ini memperpanjang periode gejolak bagi saham Asia, saat pembalikan yang dipicu teknologi pada hari Selasa menghapuskan kenaikan di seluruh kawasan. Indeks di Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang masing-masing sempat naik setidaknya 40% tahun ini, menjadikan sektor semikonduktor terpusat sebagai yang paling rentan ketika sentimen mega-cap AS berubah.

Disponsori
Disponsori

Circuit Breaker Aktif Saat Penurunan KOSPI Semakin Dalam

KOSPI dibuka di 9.083,54, turun 0,34% dari penutupan sebelumnya, lalu jatuh menembus level 9.000, 8.900, dan 8.800, hingga menyentuh 8.500 secara cepat. Bursa Korea memicu circuit breaker penjualan pada pukul 11.40 siang, lalu mengaktifkan circuit breaker tahap pertama sekitar pukul 2.40 sore ketika indeks turun ke 8.375,31, atau penurunan sebesar 8,11% dalam sehari.

Sejak pembukaan, KOSPI terus anjlok.
Sejak pembukaan, KOSPI terus anjlok. | Sumber: Trading View

Wall Street menjadi penentu arah. Saham Alphabet turun 4,99% setelah dua peneliti AI terkemuka meninggalkan perusahaan untuk pesaing lain. Saham SpaceX merosot 16%, menandai penurunan tiga sesi berturut-turut, setelah perusahaan mengumumkan penawaran obligasi investment grade dalam jumlah besar yang mengguncang kepercayaan terhadap belanja modal di sektor AI.

Di Tokyo, Nikkei 225 mengakhiri reli rekor terbarunya, dan juga tengah anjlok, turun hampir 3% pada waktu publikasi.

Samsung dan SK Hynix Pimpin Kerugian di Seoul

Investor asing jadi faktor utama kejatuhan ini, seiring terjadinya penjualan bersih di saham KOSPI. Saham Samsung Electronics terjun 8,77% ke 322.500 won. Penurunan ini memperpanjang sesi bersejarah sehari sebelumnya, ketika Samsung kehilangan posisi market-cap terbesar KOSPI ke SK Hynix untuk pertama kali dalam 26 tahun. SK Hynix sendiri anjlok besar hingga 11,55% ke 2,582 juta won, meski saham Micron naik 6,82% semalam.

Han Ji-young dari Kiwoom Securities menjelaskan, pelemahan Magnificent Seven dan kenaikan yield Treasury telah membebani saham-saham pertumbuhan, sedangkan harga minyak yang turun akibat negosiasi gencatan senjata AS-Iran bisa sedikit meredam beban kenaikan suku bunga.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori