Kerangka baru saham tokenisasi dari SEC membantu memicu reli aset kripto secara luas minggu ini. Tapi, ledakan tokenisasi itu hanya mengandalkan pengecualian khusus, bukan undang-undang, dan ketua SEC di masa depan bisa saja menghapusnya cukup dengan satu perintah.
SEC mengeluarkan pengecualian ini dua hari setelah Senat memblokir Clarity Act, yaitu RUU yang bertujuan memperjelas pengawasan aset kripto secara federal. Regulasi ini memperbolehkan platform yang memenuhi syarat untuk melakukan perdagangan saham AS versi token tanpa wajib mendaftar sebagai exchange, selama maksimal lima tahun.
Detail Penting di Balik Ledakan Tokenisasi
Ketua SEC Paul Atkins menggambarkan perintah tersebut sebagai jembatan sementara Kongres masih mandek. Analis senior pemerintahan dari Bloomberg Intelligence, Nathan Dean, mengungkapkan kepada Bloomberg bahwa aturan ini disusun hanya sebagai pedoman, bukan sebagai pembuatan aturan formal.
Perbedaan ini sangat penting. Aturan formal memerlukan proses publik yang panjang jika ingin dibatalkan. Pedoman tidak membutuhkan itu.
“Ini bukan pembuatan aturan. Ini adalah pedoman sehingga SEC di masa depan bisa saja dengan mudah menghapusnya cukup lewat satu tanda tangan yang memungkinkan tokenisasi sekuritas.”
Nathan Dean, Bloomberg Intelligence, Bloomberg
Hitung Mundur Lima Tahun
Jamie Cellway, direktur SEC untuk Divisi Perdagangan dan Pasar, berpendapat bahwa pembalikan aturan ini akan semakin sulit seiring waktu. Dia menerangkan kepada Bloomberg bahwa pengecualian ini akan “sangat sulit dihapus” jika perdagangan sudah semakin berkembang.
Meski begitu, perintah ini punya masa berlaku jelas selama lima tahun. Tanggal kadaluarsa ini menjadi patokan tegas, padahal infrastruktur yang diminta untuk dibangun oleh bank, exchange, dan penerbit kini bergantung pada aturan ini.
Kelompok perbankan komunitas juga sudah menyoroti risiko simpanan dan pinjaman yang terkait dengan dorongan tokenisasi secara umum. Ini memberi alasan tambahan bagi kelompok tersebut untuk menginginkan aturan ini dicabut.
Apakah aturan ini akan menjadi jembatan menuju undang-undang permanen atau justru hitung mundur menuju pencabutan, sepenuhnya tergantung Kongres. Chief Strategy Officer dari Circle, Dante Desparte, menyampaikan kepada Bloomberg bahwa aturan baru masih mungkin disahkan pada akhir tahun ini atau di tahun 2027 nanti.











