Lisk (LSK) berhasil naik di atas US$2 pada hari Minggu, naik lebih dari 900% dari titik terendah bulan Agustus. Pada hari Minggu saja, LSK melonjak lebih dari 500% sebelum akhirnya kembali turun drastis dalam hitungan jam dan sekarang diperdagangkan mendekati US$0,80.
Pergeseran harga tersebut menjadikan LSK sebagai aset kripto dengan peristiwa likuidasi tunggal terbesar dalam 24 jam terakhir. Trader yang memasang posisi di kedua arah terpaksa keluar dari pasar.
Short Seller Menjadi Korban Lonjakan Harga LSK
Coinglass mencatat likuidasi LSK sebesar US$41,13 juta selama hari itu. Dari jumlah tersebut, posisi short menyumbang US$33,68 juta, sedangkan posisi long sebesar US$7,44 juta.
Rasio empat banding satu ini menunjukkan adanya pembelian paksa, bukan permintaan baru. Short seller yang bertaruh harga akan turun terpaksa membeli kembali token saat harganya naik. Setiap pembelian ulang ini mendorong harga naik lebih tinggi.
Open interest—artinya nilai posisi futures yang masih terbuka—mencapai sekitar US$42 juta melawan volume futures harian sebesar US$501 juta. Order book spot jauh lebih tipis. Harga dan volume LSK saat ini menunjukkan token ini bertahan di sekitar US$0,81, masih naik lebih dari 300% dalam sehari.
BeInCrypto sudah menyoroti kondisi ini sejak Juli, ketika Binance menambahkan LSK ke dalam Monitoring Tag, yaitu label peringatan risiko delisting yang diterapkan pada listing dengan volatilitas tinggi.
Rencana Burn yang Dibeli Trader Belum Disetujui
Kebanyakan posisi trader berasal dari 25 Agustus, ketika Lisk mengumumkan akan menutup blockchain mereka pada 31 Oktober dan bertransformasi menjadi layanan pembayaran stablecoin untuk tim keuangan perusahaan.
Rencana tersebut memuat usulan untuk membakar 100 juta LSK yang ada di treasury, sehingga pasokan maksimum berkurang seperempat. Tapi, para holder token belum melakukan voting terkait hal itu.
LSK tetap berjalan sebagai loyalty token di Ethereum dan Base. Siapa pun yang masih memegang LSK di chain lama harus melakukan bridge sebelum tenggat waktu.
Token ini masih lebih dari 97% di bawah puncaknya pada tahun 2018, dan apakah reli hari Minggu ini akan bertahan setelah voting adalah pertanyaan yang akan terjawab dalam tiga minggu ke depan.









