Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

Michael Burry Bidik Lagi Trade Era Trump

  • Michael Burry mengatakan grafik Fannie Mae dan Freddie Mac menunjukkan saham yang tidak berharga.
  • Kedua saham turun sekitar 74% dari puncaknya pada September 2025.
  • Burry memperingatkan bahwa konversi kepemilikan Treasury bisa mendilusi para holder biasa hingga 90%.
Promo

Michael Burry, investor yang terkenal lewat The Big Short, mengatakan grafik Fannie Mae dan Freddie Mac sekarang menunjukkan saham yang tidak bernilai. Kurang dari setahun lalu, ia sempat mengungkapkan kepemilikan besar di dua raksasa hipotek ini.

Kedua perusahaan tersebut menopang sebagian besar kredit rumah di AS dan berada di bawah kendali pemerintah sejak krisis 2008. Saham mereka sempat melonjak tinggi setelah Donald Trump menang dalam pemilu 2024 karena pasar berspekulasi ia akan membebaskan perusahaan itu.

Sejauh Apa Saham Fannie dan Freddie Sudah Turun

Fannie Mae ditutup di US$1,39 pada Hari Pemilu 2024, menurut data Yahoo Finance. Harga sahamnya sempat memuncak di US$15,31 pada 11 September 2025 lalu turun, dan pada hari Jumat ditutup di US$4,04.

Kinerja Saham Federal National Mortgage Association (FNMA)
Kinerja Saham Federal National Mortgage Association (FNMA) | Sumber: Yahoo Finance
Disponsori
Disponsori

Itu artinya turun 74% dari harga tertinggi, memangkas sekitar 80% dari hasil reli pasca pemilu. Freddie Mac juga mengalami pola yang sama, dari US$1,20 ke US$14,15 lalu jatuh ke US$3,68.

Dalam newsletter hari Minggu, Burry menyampaikan bahwa kedua saham tersebut telah membentuk pola head-and-shoulders top, bentuk grafik yang biasanya dibaca trader sebagai sinyal akhir sebuah reli.

“Secara teknis, grafik itu memprediksi, saham ini tidak bernilai,” tulis Burry.

Burry juga menyebut ia telah mengambil langkah pada kedua saham ini pekan ini. Tapi arah transaksinya hanya bisa diakses lewat paywall miliknya. Pada Desember 2025, ia menuturkan kepada pembacanya bahwa ia memperkirakan pencatatan publik akan mendorong harga kedua saham lebih tinggi.

Mengapa Burry Menilai Pemegang Saham Umum Bisa Kehilangan 90%

Risikonya berasal dari bailout 2008 lalu. Treasury memiliki saham preferen senior, yaitu kelas saham yang wajib dibayar duluan sebelum pemegang saham biasa memperoleh apa pun. Tuntutan pembayaran Treasury ini makin besar setiap kuartal.

Merujuk pada harga saham serta komentar dari bank investasi KBW, Burry menyebut Wall Street kini makin yakin Treasury akan mengonversi kepemilikan tersebut menjadi saham biasa. Ia memperkirakan aksi itu akan memangkas porsi pemilik lama hingga setidaknya 90%.

Ia juga mengatakan musim panas ini menghantam hampir semua saham di luar sektor AI. Menurut pandangannya, jumlah saham yang ikut reli kini semakin sedikit dan mendekati level yang terakhir terjadi jelang tahun 2000.

Peringatan ini hadir setelah sebelumnya ia menyatakan bahwa valuasi Anthropic adalah sebuah bubble. Beberapa hari sebelumnya, dia juga menyebut saham-saham kini berada dalam penyangkalan, sama seperti sebelum crash tahun 2000 dan 2008, papar Burry.

Burry pernah menulis bahwa pemegang saham biasa membutuhkan dua hal: berakhirnya kendali pemerintah dan pengurangan tajam tuntutan Treasury. Kenyataannya, keduanya belum terjadi, dan semuanya sangat bergantung pada keputusan di Washington.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori