Michael Burry memberikan peringatan baru tentang pasar saham, mengatakan bahwa saham-saham berada dalam kondisi penyangkalan meskipun indeks Nasdaq hampir menyentuh rekor. Investor “Big Short” ini menyebut penyangkalan sebagai tahap pertama dalam proses berduka, dan ia memperkirakan tahap ini akan berlangsung selama enam hingga sembilan bulan.
Jika melihat sekilas, data pasar terbaru memang seolah-olah menyangkal peringatannya. Tapi, Burry menyoroti tahun 2000 dan 2008, ketika di awal pasar tampak kuat, namun akhirnya terjadi penurunan yang jauh lebih dalam.
Peringatan Pasar Saham Michael Burry Mengacu pada Sejarah Dot-Com dan 2008
Burry, yang pernah bertaruh melawan pasar perumahan AS sebelum krisis 2008, membagikan pandangannya ini di sebuah postingan di X.
Cara berpikir ini diambil dari lima tahap berduka, sebuah model yang dikembangkan oleh psikiater Elisabeth Kübler-Ross. Penyangkalan adalah tahap pertama, kemudian diikuti oleh kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan akhirnya penerimaan.
Dalam konteks pasar saham, penyangkalan biasanya menggambarkan investor yang menganggap pelemahan awal sebagai peluang beli dan bukan sebagai titik balik pasar.
Secara historis, kedua krisis besar itu dimulai secara perlahan. Setelah puncak dot-com pada Maret 2000, S&P 500 akhirnya kehilangan hampir 50% nilainya.
Begitu pula, pasar saham sempat reli sampai Mei 2008. Namun, kejatuhan Lehman Brothers pada September menyebabkan aksi jual terburuk.
Peringatan pasar saham dari Burry ini juga sejalan dengan aksi trading terbarunya. Pada akhir September, ia menukar posisi short menjadi opsi put pada saham Micron, Nvidia, dan Palantir.
Pada saat itu, dia menyampaikan bahwa riset terbaru telah membuatnya mempercepat perkiraan gelembung AI akan pecah. Ia bahkan menegaskan bahwa pasar seharusnya turun cukup dalam hingga bisa menghentikan OpenAI dan Anthropic untuk melantai di bursa.
Apakah Wall Street Mengabaikan Tanda-Tanda Peringatan?
Untuk saat ini, investor masih membeli saham. Indeks Nasdaq Composite yang berbasis teknologi naik 1,05% menjadi 27.477 pada 5 Oktober, setelah sebelumnya menyentuh rekor intraday di sesi sebelumnya.
Sebaliknya, 75% saham S&P 500 turun selama September, meskipun indeks S&P 500 sendiri sedikit naik pada akhir bulan.
Sementara itu, kondisi ekonomi juga terlihat semakin rapuh. Pengusaha di AS hanya menambah 29.000 pekerjaan di bulan September, jauh di bawah perkiraan 84.000 pekerjaan.
Pasar obligasi memberikan tekanan tambahan, di mana imbal hasil Treasury 10 tahun tetap di atas 5% sehingga membuat biaya pinjaman ikut naik.
Meskipun begitu, tidak semua orang mengikuti peringatan Burry soal pasar saham. Analis Wedbush Securities, Dan Ives, masih mendukung Nvidia sebagai penggerak utama reli AI.
Jika prediksi waktu dari Michael Burry tepat, maka tahap penyangkalan akan berakhir pada pertengahan 2027. Periode ini juga bertepatan dengan jatuh tempo opsi put Micron dan Nebius miliknya pada Juni.
Selain itu, periode tersebut bersamaan dengan rencana IPO Anthropic yang semakin dekat. Jadi, perdagangan AI bisa menjadi ujian paling jelas atas prediksinya.









