Trusted

Apa yang Bisa Investor Nantikan dari Pi Network (PI) di April?

3 menit
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • PI anjlok 78%, dari US$3 ke US$0,67, akibat aksi jual masif pasca-migrasi.
  • Token ini terperangkap dalam descending channel bearish, dengan Balance of Power negatif yang mengindikasikan dominasi penjual dan lemahnya dorongan beli.
  • Prospek PI di April masih diliputi ketidakpastian—potensi rebound ada jika minat beli kembali, tetapi aksi jual yang berlanjut bisa memperdalam penurunan.
  • promo

Pasca berakhirnya tenggat migrasi Pi Network—yang mewajibkan pengguna menyelesaikan KYC dan memindahkan saldo mereka—pada 14 Maret 2025, native token PI mengalami guncangan besar di pasar.

Para holder yang sejak lama menunggu listing di exchange langsung membanjiri pasar dengan aksi jual dalam jumlah besar selama sebulan terakhir. Dengan tekanan beli yang semakin surut, muncul pertanyaan apakah tren turun ini akan terus mendominasi sepanjang April.

PI Terperosok dalam Tren Bearish

PI telah bergerak dalam descending parallel channel sejak mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high / ATH) di US$3 pada 26 Februari, menandakan tren turun harga yang kian dalam. Saat ini, PI bertengger di US$0,67, mencerminkan koreksi drastis sebesar 78%.

Sebagai informasi, descending channel adalah pola bearish yang terbentuk ketika harga aset terus melandai dalam koridor dua garis tren paralel, membentuk pola lower high (LH) dan lower low (LL). Struktur ini mengindikasikan pasar yang masih dikuasai penjual, yang berarti potensi pelemahan lebih lanjut akan tetap membayangi kecuali terjadi breakout ke atas resistance.

PI Descending Parallel Channel.
Descending Parallel Channel PI | Sumber: TradingView

Menurut grafik terbaru dari TradingView, PI kini berada di ambang menembus garis tren bawah channel-nya, yang bisa membuka jalan bagi kemerosotan lebih lanjut di bulan April.

Dalam wawancara eksklusif dengan BeInCrypto, Alvin Kan, COO Bitget Wallet, menegaskan bahwa tekanan jual yang terjadi setelah migrasi ke mainnet telah memicu guncangan besar di pasar.

“Pi Network tengah berada di persimpangan krusial. Migrasi ke mainnet telah memicu gelombang aksi jual dari holder awal. Di sisi lain, kecepatan token unlock menimbulkan pertanyaan serius terkait inflasi dan apakah pasar bisa menyerap pasokan baru yang terus mengalir. Indikator on-chain masih mencerminkan lemahnya akumulasi serta dominasi penjual, yang berarti tekanan jual bisa terus berlanjut kecuali ada perubahan fundamental,” terang Kan.

Volume perdagangan harian PI yang merosot tajam juga selaras dengan pernyataan Kan. Saat ini, volume transaksi hanya mencapai US$156 juta, anjlok 89% dibandingkan puncaknya di US$1,38 miliar pada 2 Maret.

PI Price and Trading Volume.
Harga dan Volume Perdagangan PI | Sumber: Santiment

Ketika volume perdagangan mengalami penyusutan seperti ini, hal itu menandakan partisipasi pasar yang melemah, yang berpotensi mempercepat penurunan harga jika tekanan beli terus melemah.

Prospek Pi Network di April: Ketidakpastian Masih Membayangi

Mengenai apa yang bisa diantisipasi holder PI di bulan April, Kan menegaskan bahwa prospek PI masih penuh tanda tanya.

“Sebagian pengamat pasar memperkirakan kemungkinan rebound jangka pendek jika minat beli kembali menguat, tetapi ada pula yang mengingatkan risiko penurunan lebih dalam jika tren jual tetap dominan dan momentum melemah,” ujar Kan kepada BeInCrypto.

Indikator Relative Strength Index (RSI) PI turut mendukung kemungkinan terjadinya rebound jangka pendek. Saat ini, RSI berada di 37,20, yang menunjukkan tren melemah. Jika turun di bawah level 30, PI akan memasuki wilayah oversold, yang bisa menjadi pemicu pemulihan harga.

Apabila tekanan jual mulai melemah, PI bisa mendapatkan dorongan beli yang cukup untuk memicu rebound ke kisaran US$0,90.

Namun, indikator Balance of Power (BoP) PI yang masih negatif mengindikasikan bahwa tekanan bearish di pasar spot masih mendominasi. Saat ini, BoP berada di -0,69, yang mencerminkan bahwa kekuatan bear masih jauh lebih besar dibandingkan bull.

PI Price Analysis
Analisis Harga PI | Sumber: TradingView

Ketika BoP menunjukkan angka negatif seperti ini, artinya penjual masih memiliki kendali penuh atas pergerakan harga, menandakan tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Apabila tren ini terus berlanjut, harga PI berpotensi turun lebih jauh ke level US$0,62.

“Masih ada peluang untuk pulih—jika jaringan mampu mengatasi kendala skalabilitas, mengembalikan kepercayaan, serta menghadirkan utilitas nyata bagi tokennya. Sentimen pasar bisa berbalik jika pasokan dan permintaan mulai menemukan keseimbangan,” pungkas Kan.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis harga Pi Network (PI) Coin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia
Platform kripto terbaik di Indonesia

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

untitled-1.png
Abiodun Oladokun
Abiodun Oladokun adalah analis teknis dan on-chain di BeInCrypto, di mana ia berspesialisasi dalam laporan pasar tentang cryptocurrency dari berbagai sektor, termasuk keuangan terdesentralisasi (DeFi), aset dunia nyata (RWA), kecerdasan buatan (AI), jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN), Layer 2, dan koin meme. Sebelumnya, ia melakukan analisis pasar dan penilaian teknis berbagai altcoin di AMBCrypto, memanfaatkan platform analitik on-chain seperti Messari, Santiment...
BACA BIO LENGKAP
Disponsori
Disponsori