Paris Blockchain Week 2026. Arcanum dan Mercuryo tentang Modal Institusional, MiCA, dan Kematangan Pasar Kripto

  • Investor institusional kini menanyakan pertanyaan operasional dan akuntabilitas, bukan lagi memperdebatkan apakah aset kripto pantas mendapat alokasi.
  • MiCA telah meningkatkan kepastian hukum di Eropa, sementara akses antara bank dan platform aset digital tetap menjadi tantangan komersial utama.
  • Trading algoritmik, produk yang siap untuk kepatuhan, dan arsitektur pasar yang tangguh menjadi semakin penting seiring dengan semakin matangnya sektor ini.

Pada Paris Blockchain Week 2026, pembicaraan tentang aset digital terasa berbeda. Jurang pemisah lama antara keuangan tradisional dan perusahaan kripto sudah tidak terlalu penting, sebab bahasannya kini berfokus pada penempatan modal, regulasi, eksekusi, dan struktur pasar.

BeInCrypto berbincang secara eksklusif dengan Arcanum dan Mercuryo untuk memahami apa yang diinginkan institusi saat ini, posisi Eropa setelah MiCA, dan bagaimana pasar kemungkinan akan berkembang dalam dua tahun ke depan.

Apa Hal yang Paling Mengejutkan Anda di PBW, dan Apa yang Diinginkan Modal Institusi Eropa dari Kripto?

Michael Ivanov, Chief Executive Director di Arcanum Foundation: Hal yang paling mengejutkan saya adalah dinamika “kami melawan mereka” antara keuangan tradisional dan perusahaan kripto asli kini benar-benar memudar. Saya merasa ini adalah perubahan struktural, bukan sekadar perubahan perasaan.

Minat dari sisi pembeli di PBW sangat spesifik. Privasi dan komposabilitas di chain sangat penting untuk arus modal institusional yang serius. Institusi di Eropa mulai bertanya apakah pasar bisa mendukung kebutuhan akuntabilitas yang mereka jalankan. Ini adalah percakapan yang sangat berbeda, yang membutuhkan jawaban di tingkat pasar, bukan sekadar promosi produk.

Apa yang Masih Penting dari Akar Retail Arcanum Pulse untuk Institusi?

Michael Ivanov: Lebih penting dari yang diduga banyak orang. Disiplin verifikasi publik secara real-time — setiap transaksi tercatat, tidak ada kotak hitam — berasal dari dunia retail yang menuntut kepercayaan diperoleh setiap hari. Kini kami melihat tim kepatuhan institusi datang ke tuntutan yang sama, hanya saja lewat jalur yang berbeda. Jejak rekam yang live dan dapat diaudit bukan fitur retail, namun justru yang dibutuhkan komite risiko sebelum menyetujui alokasi dana.

Dari sisi retail, kami juga dipaksa lebih awal untuk melewati pemeriksaan nyata. Untuk bisa beroperasi sebagai Official Broker di Bybit untuk seluruh lini produk kami, kami menjalani verifikasi KYB penuh — sekelas validasi kepatuhan institusi yang banyak produk algoritma tidak pernah lakukan karena mereka memang tak mengejar pengakuan formal dari exchange teregulasi.

Proses itu memang penting. Artinya, bukan hanya statistik perdagangan yang divalidasi. Entitas di balik statistik itu juga sudah lolos uji validasi.

Arsitekturnya tidak perlu berubah untuk institusi. Hanya caranya saja yang harus diatur ulang, sementara pengaturan kepatuhan sudah siap sejak awal. Ketika komite risiko bertanya, “Apakah performanya bagus?” dan “Siapa yang menjalankan, bisakah struktur di sekitarnya dipercaya?”, kami sudah punya jawaban, tak sekadar grafik.

Saat Likuidasi Oktober, Tak Ada Klien Anda yang Kehilangan Deposit. Apa yang Berhasil dari Arsitektur Ini?

Michael Ivanov: Strateginya memang tidak memakai stop-loss. Cara melindungi klien justru kebalikan dari kebanyakan sistem saat kondisi stres. Alih-alih mengurangi posisi, algoritme justru membaca volatilitas sebagai sinyal masuk dan melakukan pembelian terdiversifikasi saat harga turun.

Saat pasar pulih di malam hari, posisi itu sudah berbalik untung. Bulan itu berakhir dengan rata-rata imbal hasil lebih dari 6% — salah satu bulan terkuat dalam rekam jejak kami, dan itu tercapai persis karena peristiwa likuidasi, bukan meski ada likuidasi.

Arsitektur ini memang dibangun untuk memperlakukan volatilitas sebagai informasi, bukan ancaman. Manajemen risikonya ada pada logika entry dan penentuan ukuran posisi, bukan pada exit. Perbedaan ini lebih penting dari yang disadari kebanyakan orang. Sistem yang keluar di bawah tekanan justru mengunci kerugian. Sementara, jika sistem sudah tepat perhitungan sejak awal dan punya diversifikasi, dia bisa bertahan dan menangkap momen pemulihan harga.

Apa yang Diubah MiCA pada Permintaan Institusi, dan Di Mana Kini Titik Sumbat Utama antara Bank dan Exchange?

Arthur Firstov, Chief Business Officer di Mercuryo: Penerapan MiCA memberikan dasar hukum yang dibutuhkan institusi untuk mengadopsi layanan token digital. Peraturan ini menghilangkan ketidakjelasan yang sebelumnya ada.

MiCA telah membuka jalan bagi layanan token digital masuk ke sistem pembayaran TradFi. Untuk soal sumbatnya, di sini justru ada peluang, karena layanan konektivitas yang benar-benar patuh hukum sangat penting untuk pertumbuhan industri. Kunci suksesnya ada di jembatan antara layanan TradFi dan DeFi, dan peran Mercuryo sangat penting di sini.

Apakah Trading Algoritma Sudah Jadi Standar di Kripto, atau Ini Masih Pasar yang Berbeda?

Michael Ivanov: Sekarang memang sudah jadi standar, tapi kondisi yang membuatnya bisa diandalkan masih terus berkembang. Kedalaman likuiditas di pasangan utama sudah mendukung sistem algoritmik serius. Yang kurang, justru ada di pengaturan kustodi, transparansi counterparty, serta kepatuhan sesuai yurisdiksi masing-masing.

Di pasar tradisional, algoritma berjalan di infrastruktur yang dibangun selama puluhan tahun. Di kripto, operator langsung uji stres pengalaman itu secara real time. Ketimpangan ini membawa risiko sekaligus peluang. Dana yang sekarang membangun sistem dengan standar tinggi akan punya keunggulan struktural yang sulit disaingi bila pasar sudah stabil nanti.

Bagaimana Anda Menavigasi Fragmentasi Regulasi di Eropa, AS, dan Asia, serta Risiko Apa yang Masih Banyak Diabaikan?

Michael Ivanov: Fragmentasi regulasi bukan cuma masalah kepatuhan. Ini masalah desain produk juga.

Keputusan kami untuk beroperasi lewat Bybit, serta membatasi akses bagi pengguna di AS dan Uni Eropa, bukanlah jalan pintas. Itu pilihan sadar untuk tetap berada di batas hukum yang jelas, alih-alih mengambil resiko di zona abu-abu yang justru membahayakan klien.

Disiplin semacam itu memang membuat kami kehilangan beberapa pasar, tapi artinya kami tidak harus menanggung risiko regulasi tersembunyi yang bisa muncul pada saat terburuk.

Kami melihat di Asia, khususnya di Hong Kong, lingkungan regulator sangat aktif membangun kerangka hukum demi menarik modal institusi. Di situlah kami membangun fondasi.

Risiko yang menurut kami masih banyak diabaikan adalah konsentrasi counterparty. Kebanyakan dana belum sungguh-sungguh menguji apa yang terjadi jika exchange utama mereka mengalami peristiwa krisis likuiditas. Diskusi regulasi sering berpusat pada keterbukaan dan kustodi. Sementara, risiko operasional akibat konsentrasi counterparty sering terlewatkan dari pembahasan.

Di Mana Kebutuhan Infrastruktur antara Retail dan Dana Kecil Saling Bertemu, dan Di Mana Mereka Saling Berpisah?

Arthur Firstov: Kebutuhan infrastruktur antara retail dan dana kecil ternyata lebih banyak bertemu daripada yang diduga. Keduanya butuh sistem on- and off-ramp yang andal, kustodi yang aman, pembayaran patuh hukum, pelaporan jelas, serta pengalaman pengguna yang meminimalisasi hambatan operasional.

Tidak ada yang menginginkan infrastruktur yang terpecah-pecah, kepastian penyelesaian yang lemah, atau sistem yang memerlukan keahlian khusus hanya supaya aman digunakan. Prinsip-prinsip itu menjadi dasar pemikiran Mercuryo soal infrastruktur, dan itulah kenapa kami selalu mengutamakan intuisi, kepercayaan, serta integrasi alur kerja di setiap hal yang kami lakukan.

Perbedaan muncul pada tingkat kompleksitas, kontrol, dan akuntabilitas. Infrastruktur ritel berfokus pada kesederhanaan dan rasa percaya diri. Prioritasnya adalah kemudahan penggunaan, transaksi cepat, serta perlindungan yang membatasi risiko kesalahan pengguna.

Fund kecil memerlukan hal yang berbeda. Infrastruktur mereka harus mendukung persetujuan berlapis, izin berbasis peran, auditabilitas, rekonsiliasi, dan pelaporan yang lebih canggih. Mereka mengelola mandat, kontrol, rekanan, serta kewajiban fidusia. Artinya, infrastruktur harus mampu mendukung presisi operasional.

Ritel bisa menerima standarisasi dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh fund kecil. Pengguna ritel terbantu dengan produk sederhana dan pilihan yang terbatas. Sebaliknya, fund kecil mungkin perlu menyesuaikan alur kerja terkait eksekusi, pengaturan kustodian, kebijakan treasury, atau kebutuhan kepatuhan yang spesifik pada yurisdiksi tertentu.

Persamaannya adalah infrastruktur yang aman, lancar, dan patuh regulasi. Perbedaannya terletak pada seberapa besar kompleksitas produk yang perlu terlihat. Bagi ritel, infrastruktur yang baik justru menyembunyikan kompleksitas. Bagi fund kecil, infrastruktur yang baik adalah yang mampu mengelola kompleksitas tersebut. Platform paling kuat adalah yang bisa melayani keduanya tanpa memperlakukan mereka sebagai pengguna yang sama.

Apa yang Perlu Berubah sebelum PBW 2028 agar Cerita Adopsi Institusi Menjadi Berbeda?

Michael Ivanov: Produk-produk yang akan berpengaruh pada 2028 nantinya bukanlah yang hanya menyelesaikan satu masalah dengan baik. Justru, produk yang membangun penghubung antara infrastruktur trading, distribusi, dan arus modal on-chain — serta melakukan itu dengan cara yang bisa dikembangkan untuk berbagai jenis pelaku, mulai dari alokator individu, fund institusi, sampai exchange yang membangun produk bermerek mereka sendiri — itulah yang akan penting.

Itulah arah yang sedang ditempuh Arcanum Foundation. Arcanum Pulse memang tidak dirancang menjadi bot tunggal yang berdiri sendiri. Ini adalah lapisan dasar dari infrastruktur yang lebih luas — yang sekarang sudah menggerakkan produk white-label untuk exchange dan fund, dan saat ini kami terus mengembangkannya.

Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan menghadirkan produk-produk baru ke pasar untuk memperluas apa yang dapat dilakukan oleh infrastruktur itu dan siapa saja yang bisa dilayani. Kami belum mengumumkan detailnya hari ini, tetapi arahnya tetap sama. Kami membangun fondasi yang akan digunakan pihak lain untuk membangun, bukan sekadar produk yang mereka alokasikan.

Pada 2028, cerita adopsi institusi akan berubah ketika infrastrukturnya tidak kelihatan — saat sistem sudah sangat terintegrasi dalam pergerakan modal di pasar aset kripto sehingga pertanyaannya bukan lagi “haruskah kita memakai infrastruktur algoritmik” melainkan menjadi “di lapisan mana dari infrastruktur itulah kita ingin berada.” Kami bertekad untuk menjadi lapisan tersebut.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori