Kembali

Nvidia Catat Laba Tertinggi, Saham Sempat Sentuh US$200 sebelum Koreksi

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

26 Februari 2026 06.50 WIB
  • Nvidia melampaui ekspektasi pendapatan, didorong oleh permintaan chip AI yang kuat.
  • Saham reli setelah jam perdagangan dan sempat melewati US$200 sebelum mengalami koreksi.
  • Outlook tetap kuat, menandakan pertumbuhan berkelanjutan dari pengeluaran infrastruktur AI.
Promo

Saham Nvidia melonjak dalam perdagangan setelah jam bursa pada hari Rabu setelah perusahaan ini mencatatkan hasil keuangan yang kembali kuat karena permintaan chip artificial intelligence yang terus meningkat.

Saham Nvidia sempat menembus level US$200 sebelum terkoreksi, mencerminkan rasa optimistis para investor sekaligus aksi ambil untung setelah pengumuman tersebut.

Grafik harga saham Nvidia
Harga Saham Nvidia Sempat Sentuh US$200 di Pasar Setelah Jam Bursa | Sumber: Google Finance

Pendapatan Nvidia Lampaui Semua Prediksi Wall Street

Perusahaan melaporkan pendapatan kuartal sebesar US$68,1 miliar, naik drastis dari tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi Wall Street. Laba per saham setelah penyesuaian tercatat US$1,62, juga di atas perkiraan analis.

Disponsori
Disponsori

Hasil ini memperkuat posisi dominan Nvidia sebagai pemasok utama perangkat keras komputasi AI yang digunakan oleh penyedia cloud, startup, dan perusahaan yang mengembangkan artificial intelligence.

Tapi, reaksi di pasar saham menunjukkan sentimen campuran. Saham Nvidia awalnya melonjak setelah laporan keluar, bahkan menembus US$200 di perdagangan setelah jam bursa.

Namun, kenaikan tersebut cepat terkikis dan saham kembali turun ke kisaran US$190-an karena para trader melakukan aksi ambil untung dan menilai kembali ekspektasi pertumbuhan ke depan.

Pendapatan Kuartal Nvidia
Pendapatan Kuartal Nvidia | Sumber: Nvidia Newsroom

Investor banyak fokus pada proyeksi Nvidia ke depan. Perusahaan ini memperkirakan pendapatan sekitar US$78 miliar untuk kuartal berikutnya, melampaui estimasi analis.

Ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk infrastruktur AI tetap kuat, walaupun ada kekhawatiran baru-baru ini soal perlambatan permintaan atau pemborosan di sektor ini.

Di sisi lain, bisnis data center Nvidia tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan. Perusahaan cloud dan pemerintah berlomba membangun infrastruktur AI, dan chip Nvidia masih menjadi pilihan utama untuk ekspansi tersebut.

CEO Jensen Huang mengatakan pelanggan saat ini berinvestasi secara agresif di komputasi AI untuk mendukung layanan masa depan dan otomatisasi.

Meski begitu, koreksi harga setelah lonjakan awal ini menunjukkan kehati-hatian investor. Nvidia sudah mencetak kenaikan besar dalam dua tahun terakhir, sehingga harapan pasar kini sangat tinggi.

Bahkan hasil yang solid pun bisa menimbulkan volatilitas jika para trader berharap kejutan yang lebih besar.

Pada akhirnya, laporan keuangan ini menegaskan satu hal penting: pengeluaran untuk AI masih tinggi, dan Nvidia masih menjadi perusahaan yang memperoleh permintaan terbesar di sektor tersebut.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori